
"Alex lo harus segera datang ke bar cewek cantik yang waktu itu ada disini"
"Do tolong tahan dia aku akan segera kesana"
setelah menerima telpon dari Aldo,aku segera meluncur ke bar dengan kecepatan tinggi,jalan malam itu yang lumayan padat dengan mudah dapat ku lewati menggunakan motorku,dalam setengah jam aku berhasil sampai di bar.
segera ku cari Aldo di belakang bar yang sudah menungguku.
"Do,dimana dia"
"ayo kuantar,tadi dia dikursi ujung dekat lantai dansa"
aku segera berjalan menuju kursi yang dikatakan Aldo,tapi Almera tidak ada disana.
"tadi dia disini waktu aku ngantar minuman,ini minumannya yang kuantar"kulihat sebotol whiskie yang isinya tinggal setengah terletak diatas meja yang ditunjuk Aldo.
"dia pesan ini,"kataku sambil menunjuk botol diatas meja.
"iya"
"dengan siapa dia tadi disini"tanyaku dengan nada khawatir
"sendiri sih kayanya"
oh shitt,aku mulai khawatir memikirkan kemungkinan buruk yang bisa terjadi padanya,dia pergi kebar sendirian dan minum setengah botol whiskie,semoga dia baik baik saja pikirku cemas.
"Do bantu aku cari cewek itu ya,aku yakin dia belum pergi"
"oke gue bantu,sepertinya lo khawatir banget ma tu cewek"
"iya Do,dia orang yang paling penting buat aku sekarang karena itu aku nggak mau sampai terjadi hal buruk padanya".
"percayalah dia akan baik baik aja,lex"
aku dan Aldo berpencar mencari Almer diseluruh ruangan yang ada di bar,tapi aku belum juga melihat sosoknya,sampai kudengar para pria dilantai dansa bersorak keatas panggung.
Almer,desisku saat melihatnya naik keatas panggung dan mulai menari,segera kutarik tubuhnya agar turun dari panggung tapi dia menolaknya malah semakin liar dia menari,tanpa pikir panjang kuangkat paksa tubuhnya turun dari panggung.
"Alex lepas,aku mau bersenang senang malam ini"katanya sambil meronta diatas pundakku.
"no,kita pulang sekarang"kataku sambil menggendongnya keluar menuju tempat parkir mobil.
"Alek,sialan kamu aku nggak mau pulang,turunkan aku"teriaknya sambil berusaha mendorong tubuhku yang sedang memasangkan sabuk pengaman untuknya,aku benar benar agak kualahan menghadapi sikapnya yang liar karena mabuk.
Dengan susah payah akhirnya aku bisa membawanya pulang sampai keapartemennya.
untung pintu Apartemen ini menggunakan sidik jari,huft,dengusku lega.
karena saat sampai disana Almera sudah mulai tertidur karena lelah.
kubaringkan tubuhnya diatas kasur besar yang ada dikamarnya aku berencana pulang setelah menidurkannya.
__ADS_1
Dasar gadis nakal,batinku sambil membelai pipinya yang putih terawat itu,kukecup keningnya sebagai tanda pamit pulang.
tapi baru saja aku akan beranjak dari samping tempat tidurnya tiba tiba,"hoek....hoek..."Almera memuntahkan seluruh isi perutnya diatas pakaian yang ku pakai.
oh sial dalam hatiku,aku nggak mungkin pulang dalam keadaan seperti ini,segera kupergi kekamar mandi untuk membersihkan diri dari bekas muntahannya,kulihat disana hanya ada handuk dan sebuah bathrobe milik Almera yang tidak muat ditubuhku,jadi terpaksa aku hanya melilitkan handuk dibagian bawah tubuhku.
aku berniat minta tolong Aldo untuk datang nanti kesini dengan membawakan ku pakaian ganti.
"halo Do bisa minta tolong ngga
"apa lex,"
"nanti tolong bawakan aku baju ganti ya ke alamat ini"kusebutkan alamat kawasan apartemen milik Almera.
"oke nanti setelah gue selesai gue meluncur kesitu"
"makasih banyak ya Do"
"oke nggak masalah"jawabnya mengakhiri panggilan itu.
Untuk sementara aku hanya bisa menggunakan handuk ini disini.
untung saja Almera sedang tidak sadar batinku kalau sadar benar benar gawat pikirku,sambil merebahkan tubuhku yang terasa lelah diatas kasur disamping Almera yang tampak tidur dengan damai.
Dasar gadis nakal,bisikku sambil membelai wajahnya yang tidur menghadap kearahku.
ku kecup sekilas bibirnya yang merah itu,tapi tiba tiba tangannya telulur dan memeluk leherku membuat posisi wajah kami sangat dekat,aku berusaha melepaskan belitan tangannya dileherku,tapi bukannya terlepas dia semakin erat memeluknya.
"mer..lepas ya"aku berusaha menahan diri agar tetap sadar.
"emm"
dia hanya menggeliat,dan mengeratkan pelukannya ditubuhku.
"Mer..jangan begini"
"diam! aku ngantuk"katanya semakin menyelusupkan kepalanya ditubuhku.
Baiklah malam ini sepertinya kita harus tidur seperti ini,bisikku ditelingannya sambil membalas pelukannya tak kalah erat.
********
pagi hari......
Almera merasa tidurnya sangat nyaman karena ada guling besar hangat yang dipeluknya.bukannya bangun dia malah semakin erat memeluk gulingnya sampai dirasa ada sesuatu yang basah merayap diatas dadanya dengan gerakan reflek ditendangnya gulingnya itu.
bruk..aduh"
hek..,tiba tiba dia lansung bangun dengan posisi terduduk.
Aaaa.....teriaknya saat melihat ada seorang pria didalam kamarnya,dia melemparkan apa saja yang ada didekatnya kearah pria itu."
__ADS_1
"Almer stop!!"
"hek...Alex,kenapa kau ada dikamarku dan kenapa kau tidak memakai baju,apa yang sudah kita lakukan!!" teriakku mulai histeris,aku mulai berpikir apakah tadi malam kami melakukannya.
kulihat Alex sekarang hanya mengenakan celana boxernya,sedangkan aku,masih berpakaian tapi dimana bawahanku kenapa aku hannya mengenakan cd.
oh..tidak mungkin kami melakukannya kan tadi malam pikirku.
Sial,kenapa aku harus mabuk membuatku lupa apa yang sudah terjadi.
Tenang Almer kalian dua orang dewasa jadi kalau memang iru terjadi berpikirlah secara dewasa.
Aku mencoba menenangkan diriku,"jadii.."
"ehem.."kau duluan Alex,"kataku berusaha bersikap setenang mungkin saat ini.
"Almer,katanya sambil duduk disampingku"kita.."
ting..tong..
aku dan Alex sama sama terkejut,
"siapa yang datang "bisikku
"mungkin Aldo"jawab Alex
"what!!!"
"aku memintanya mengantarkan baju ganti tadi malam tapi sampai sekarang belum datang"
"kenapa dengan bajumu"kataku baru sadar kalau Alex sedang tidak memakai baju dan posisi kami sangat dekat sekarang,tapi bukankah tadi malam kami juga sangat dekat bahkan kami mungkin sudah melakukan itu..,pikirku.
untung saat ini dia sudah memakai handuk milikku yang entah didapatnya dari mana.
"bajuku kotor"
ting...tong..
"sebaiknya aku bukakan pintu untuk Aldo dulu"
aku hanya mengangguk padanya,saat Alex berjalan menuju pintu depan.
kudengar suara pintu terbuka dari dalam kamar karena tadi Alex keluar tanpa menutup pintunya kembali.
Sebaiknya aku segera kekamar mandi untuk membersihkan diri mumpung Alex masih didepan pikirku.
aku ingin memastikan apakah tadi malam kami melakukannya atau tidak,saat aku berjalan turun dari ranjang aku tidak merasakan apa apa dibagian inti tubuhku,aneh batinku.
Aku masih sibuk dengan pikiranku untuk mengingat apa yang sudah terjadi tadi malam Tiba tiba aku dikejutkan dengan teriakan Anggela.
"Almera apa yang terjadi denganmu!!!"
__ADS_1