
Senin pagi jam baru menunjukan pukul 06.30 saat Almera melangkah masuk kedalam gedung kantor wijaya corp.hari itu.
Dia sengaja berangkat kekantor lebih pagi hari ini, karena dirumah pikirannya selalu teringat kejadian akhir pekan dengan Alex di parkiran bar malam kemaren.
Dan itu sangat mempengaruhi otaknya yang biasanya selalu rasional menjadi kacau.
sebagai perempuan dewasa Almera sudah sering berciuman dengan laki laki,tapi entah mengapa saat berciuman dengan Alex dia merasakan perasaan yang berbeda dari biasanya.
karena itu hari ini pagi pagi sekali dia sudah berangkat kekantor, dia berharap dengan sibuk bekerja dapat menghilangkan bayangan Alex dari otaknya.
saat masih dirumah tadi dia sudah menelpon Anggel untuk berangkat kekantor lebih pagi dengan alasan banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
"selamat pagi bu Almera,"sapanya dengan muka ditekuk,sedang berdiri menungguku didepan pintu lift khusus direktur.
"pagi,kamu sudah menyiapkan berkas berkas untuk pertemuan kita dengan mr.Ronald nanti siangkan"
"sudah bu,bahkan saya hanya tidur beberapa jam saja agar berkasnya siap pagi ini"
aku hanya melirik kearahnya,sambil melangkah masuk kedalam lift yang sudah terbuka itu,
"kamu mau masuk atau tetap disitu sambil menggerutu"kataku
"iya,bu saya ikut"katanya sambil mengikuti langkahku kedalam lift.
"Anda mau sarapan bu "kata Angel saat kami sudah berada diruangan kantorku
"Tolong kopi saja"
"anda sedang diet bu"
kutatap Angel dengan tajam sambil duduk dikursi kerjaku.
"maaf"katanya sambil berjalan keluar dari ruang kantorku.
"suruh OB saja mengantar kopiku kesini"kataku tak ingin mendengar omongannya lagi,yang membuat pagiku tambah suram.
"baik bu,ada lagi yang ibu inginkan"
"kembali saja keruanganmu,nanti akan aku panggil kalau perlu".kataku berusaha mengusirnya pergi.
"iya bu".
kuhempaskan tubuhku dikursi kerja milikku'.
Ayo fokus Almer,jangan terpengaruh hanya karena satu ciuman 'gumamku pada diriku sendiri.
Mulai kusibukkan diriku dengan memeriksa berkas berkas yang menumpuk diatas meja.
Tok..tok..
"masuk"
"permisi bu ini kopinya"
"iya letakkan saja disitu"kataku kulirik jam dipergelangan tanganku ternyata sudah pukul 10 pagi,kuraih gagang telpon dan menghubungi Anggela.
__ADS_1
"halo Anggel,kamu sudah memastikan jam berapa pertemuan kita dengan mr.Ronald kan"
"sudah tadi saya sudah menelpon asistennya dan meminta untuk bertemu saat makan siang"
"kamu sudah pilih restorannya seperti yang aku katakan kemaren"
"sudah bu, saya tadi sudah meminta untuk reservasi pukul 11.00 wib"
"baiklah,sebentar lagi kita berangkat"
"baik bu"
setengah jam kemudian kami bedua sudah meluncur menuju restoran tempat pertemuan dengan mr.Ronald.
Anggel memesan sebuah restoran yang mengusung konsep alam dengan roftof dibagian atasnya yang membuat pengunjung bisa menikmati pemandangan indah disekitar restoran dari tempat duduk mereka.
"meja kita berada dibagian roftof"
aku hanya mengangguk sambil melangkah keluar dari mobil.
"tolong kamu telpon mr.Ronald,katakan kita sudah sampai di sini"
"baik bu"
sambil menunggu Anggel menelpon kuedarkan pandanganku kesekeliling restoran itu.
Restoran yang bagus,pasti menyenangkan kalau pergi kesini dengan pasangan'batinku'.
Tiba tiba bayangan alex muncul dipikiranku shitt.. makiku, kenapa harus bayangan dia yang muncul,batinku dengan kesal.
"bu,mr. Ronald sudah dijalan,sebentar lagi akan sampai"
pelayan mengantarkan kami ketempat duduk yang sudah kami pesan,
Tak lama menunggu mr.Ronald dan asistennya sudah sampai,dan kami mulai membahas kerjasama sambil menikmati menu makan siang yang menyenangkan.
"Mrs.Almera senang sekali bisa bekerja sama dengan perusahan anda.
"sama sama Mr."
"sampai jumpa minggu depan diBandung untuk melihat proyek kerja sama kita"
"oke,saya sangat menantikannya Mr. kebetulan saya sudah lama tidak pernah pergi kesana"
"oh benarkah, berapa lama?"
"well...sudah bertahun tahun sejak saya tinggal diJerman"
"kalau begitu minggu depan anda harus berkunjung dan saya akan menjadi pemandu sementara anda disana"katanya dengan tersenyum.
"saya sangat menantikannya kalo begitu"
"oke,karena sekarang sudah siang saya permisi dulu"katanya sambil beranjak berdiri dari kursinya sambil mengulurkan tangan untuk menjabat tanganku.
"oke,tank you"jawabku tersenyum sambil menerima uluran tangannya.
__ADS_1
Setelah itu mr Ronanld pergi meninggalkan restoran.
Saat aku bermaksud untuk beranjak pergi juga tiba tiba mataku melihat orang yang tak ingin aku temui saat ini,Alex, batinku.
Dia nampak bangkit dari kursi restoran yang ada didepan kami bermaksud untuk pergi juga dari situ, didepan Alex duduk seorang perempuan setengah baya yang masih terlihat cantik.
Saat perempuan itu bankit, ternyata itu perempuan yang aku lihat bersamanya dibar waktu itu,dasar laki laki menyebalkan,rutukku.
kemaren dia bilang menyukaiku dan menciumku dengan ganas sekarang dia sudah bersikap akrab dengan perempuan lain, sial,batinku marah melihatnya.
"Ayo kita pulang"
"oke,Almer"
untung saja Anggela tidak melihat adaAlex disana kalau melihat pasti repot jadinya.
Dengan cepat kutarik tangan Anggela meninggalkan restoran itu.
"tunggu Almer,pelan pelan"
"cepatlah kita harus tiba dikantor,sebentar lagi aku ada rapat dengan para staf bagian keuangan"
"tapi rapatnya kan besok dijadwal"
"aku mau mengadakannya hari ini,karena minggu depan aku mau pergi dinas ke bandung"kataku sambil berjalan cepat,menuruni tangga yang tadi dipakai juga dipakai turun oleh mereka berdua.
aku berharap tidak berpapasan lagi dengan Alex saat turun ke area parkir nanti.
Tapi ternyata alex masih disana berbicara dengan lembut dan akrab pada wanita itu dan membantunya naik kemobil honda civic warna merah.
kupikir Alex akan ikut naik kemobil ternyata dia hanya mengantarnya masuk kedalam mobil dan melambai kearah mobil wanita itu yang melaju keluar restoran.
"Almer itu Alex kan"
sial,kenapa Anggel harus melihatnya sebelum kami masuk kedalam mobil,batinku.
"ayo pergi"aku berusaha memaksanya untuk segera naik kedalam mobil sebelum Alex melihat kami,tapi terlambat ,tiba tiba Alex menengok kebelakang,kearah kami.
deg..dadaku berdesir melihat dia menatap kearahku,
Tampan,bahkan dia terlihat lebih tampan sekarang,batinku.
"Almer"panggilnya,membuat dadaku semakin berdebar tak karuan mendengar suaranya
"hay,Alex"sapa Anggel sambil melambai kearahnya.
cepat cepat kutarik Anggela masuk mobil dan pergi dari sana,
masih kudengar suara Alex yang berteriak memanggil namaku.
"Almer,Alex mengejar kita,"
masih kulihat dari spion mobil Alex berusaha mengejar kami dengan naik keatas motor,segera kutambah kecepatan mobilku supaya dia tidak berhasil mengejar mobilku, sekarang aku tidak siap kalau harus bertemu dengannya.
"sepertinya Alex tidak jadi mengejar kita,Mer"
__ADS_1
aku merasa kecewa ternyata dia tidak benar benar bermaksud untuk menemuiku,apalagi kudengar Anggel berceloteh terus tentang Alex,membuat emosiku naik mendengarnya.
dasar laki laki sialan,suka sekali tebar pesona kesana kemari,batinku merutukinya dalam hati dengan kesal.💜💜