Gigolo Milik Almera

Gigolo Milik Almera
55.Tragedi.


__ADS_3

Almera turun beberapa menit kemudian setelah selesai memakai baju tersimpel yang ada didalam koper,karena Alex bilang perjalanan hari ini akan lama jadi Almera sengaja memakai bajunya yang paling nyaman dipakai.


"Selamat pagi nyonya muda"sapa Dolores pada Almera saat melihatnya berjalan kearah meja makan.


"pagi Dolores,dimana Alex"tanya Almera karena tidak melihat Alex,berada disana.


"tuan muda berada di halaman,anda ingin sarapan lebih dulu atau nanti "ucap Dolores pada Almera.


"tidak aku akan menunggu Alex tolong kau ambilkan saja aku segelas teh madu"pinta Almera pada Dolores sambil duduk dikursi makan.


"anda masih merasa tidak nyaman nyonya?"tanya Dolores agak khawatir.


"sedikit tapi tidak papa, aku akan memeriksakan diri nanti saat sampai di New York"ucap Almera.


"ya,semoga hasilnya baik baik saja,saya akan buatkan anda secangkir teh madu"ucap Dolores sambil meninggalkan Almera sendiri diruang makan.


Sambil menunggu Dolores ,Almera bangkit dari duduknya berjalan kearah jendela besar yang ada diruang makan ,yang menghadap langsung kehalaman vila


Dari jendela dilihatnya Alex sedang berbicara dengan beberapa orang,yang Almera duga itu adalah pengawal yang menjaga vila.


Apakah perjalanan pulang mereka nanti akan dikawal oleh orang sebanyak itu,pikirnya. Karena dilihat dari jumlahnya para pengawal yang sedang berdiri disekitar Alex itu ada sekitar 10orang.


Kalau memang iya,itu terlalu berlebihan menurut Almera.


Almera kembali ke meja makan saat dilihatnya Alex berjalan masuk untuk kembali kedalam Vila.


"halo sayang,kau sudah siap"sapa Alex karena melihat Almera sudah duduk didepan meja makan dengan secangkir teh madu dihadapannya.


"iya,sudah dari tadi aku sedang menunggu Dolores selesai menyiapkan sarapan untuk kita"jawab Almera.


"apa yang Dolores masak untuk sarapan kita sekarang"tanya Alex karena melihat sepertinya istrinya itu sudah tidak sabar untuk segera mengisi perutnya.


"aku menyuruh Dolores membuatkan dua piring omelet isi daging dan sayuran"


"sepertinya enak"ucap Alex.


Tak berapa lama Dolores keluar membawa dua piring omelet seperti yang diminta Almera.


Tanpa menunggu lama Almera segera menyendok omelet itu dari piring dan memasukannya kedalam mulutnya,mengunyah sambil menikmati rasa yang terasa sangat lezat pagi ini dimulutnya.


Melihat Almera begitu menikmati memakan omeletnya Alex pun ikut menyendok omelet yang ada dipiringnya,ternyata memang enak.


Tak perlu waktu lama akhirnya mereka berdua sudah selesai memakan sarapannya.


"ah,aku kenyang sekali,apakah setelah ini kita akan langsung berangkat"tanya Almera sambil berdiri dari meja makan.


"Iya,ayo kita berangkat barang barang kita sudah dimasukkan Scot kedalam mobil"


Lalu Almera dan Alex berjalan keluar menuju mobil offroad yang pernah dikendarai Alex dan Almera waktu piknik beberapa waktu lalu.


"kita akan ke New York menggunakan ini"tanya Almera.

__ADS_1


"tidak kita hanya akan memakai ini sampai di Colorado,setelah itu kita akan berganti kendaraan"


"berapa lama kita sampai di Colorado"tanya Almera.


"mungkin sekitar 2 sampai 3 jam perjalanannya"


"selama itu"tanya Almera"


"ya,kau tidak papa kan menempuh perjalanan selama itu dengan mobil ini"tanya Alex agak khawatir kalau ternyata kondisi Almera


tidak cukup kuat untuk naik mobil dwngan kap terbuka.


"tidak papa,aku baik baik saja"ucapnya berusaha menenangkan Alex.


"kalau kau merasa tidak nyaman diperjalan kau harus mengatakannya"


"iya,ayo kita berangkat "ajak Almera mulai berjalan kearah mobil yang akan mereka naiki.


Alex membantu Almera untuk naik kedalam mobil dan menyuruhnya untuk duduk senyaman mungkin karena medan yang akan mereka lewati nanti lumayan sulit.


Setelah siap,Alex mulai melajukan mobilnya kearah jalan berbatu menerobos jalan setapak hutan,meninggalkan area vila miliknya.


Almera melihat sekilas kebelakan ternyata hanya ada satu mobil yang mengikuti mereka dan itupun hanya membawa satu orang yaitu pengemudinya.


"kenapa?"tanya Alex karena melihat Almera menengok kebelakang mobil mereka.


"kupikir,kau akan membawa semua pengawal yang ada di vila bersama kita"


"jadi hanya seorang yang kau bawa untuk mengawal kita"


"ya dan itu sudah lebih dari cukup"


"kau tidak khawatir kalau ada orang jahat dalam perjalanan nanti"


"tidak,kita hanya melakukan perjalanan singkat selama 3 jam dan sekarang hari masih siang jadi,kemungkinannya kecil kalau ada penjahat yang menyerang kita,kecuali itu kejahatan yang sudah direncanakan"


"maksudmu,Lex?"


"maksudku berhentilah berpikir tentang hal hal yang mengerikan selama perjalanan kita ini,oke"


"ya,baiklah"


"jadi, bolehkah aku bertanya"


"hem,apa?"


"siapa,nama orang yang mengawal kita itu"


Alex melirik kekaca spion,kearah mobil Scot


"kenapa?"

__ADS_1


"hanya sebagai formalitas,jadi saat aku bertemu dengannya nanti aku bisa mengenalinya"


"namanya Scot,dia pengawal yang ikut aku kemana pun aku pergi"


"sudah lama dia bekerja untukmu,karena sepertinya usianya sangat muda"


"lebih dari setahun yang lalu,sejak aku bertemu lagi dengan Grandpa,dan dia tidak semuda yang kau katakan"


"jadi berapa usianya"


"sekitar 28 tahun,tidak terlalu muda bukan"


"ya,usia yang matang"


Seketika Almera menyesali apa yang baru saja diucapkannya.


Tapi saat dilihatnya Alex tidak terlalu menanggapi apa yang dikatakannya,Almera menarik nafas lega.


"jangan bernafas lega dulu,aku memang tidak menanggapi,tapi bukan berarti aku tidak cemburu"


"aku tidak serius saat mengatannya tadi"


ucap Almera berusaha membela diri.


"tapi bukan berarti kau boleh memuji seorang pria didepanku"


"Alex aku hanya mengatakan apa yang baru saja terlintas diotakku,dan itu bukan sesuatu yang harus kita permasalahan,jadi kenapa kau marah"


"aku tidak marah,aku hanya tidak suka kau memuji pria lain didepanku"


"aku tidak memujinya,aku hanya mengatakannya secara reflek kenapa kau tidak mengerti,"ucap Almera mulai emosi,karena Alex sama sekali tidak mau mendengar apa yang dia katakan.


karena marah Almera tiba tiba melepas sabuk pengaman yang dipakainya membuat Alex terkejut,apalagi jalan yang mereka lewati saat ini sangat terjal dan curam dengan jurang disepanjang sisi jalan.


"apa yang kau lakukan Mer...,pasang kembali sabuk pengamanmu,disini jalannya curam,dan sangat berbahaya kalau sampai tidak memakai sabuk pengaman"


"tidak,aku mau turun,dan pindah ke mobil Scot"


"apa maksudmu?"


"aku tidak mau satu mobil denganmu jadi berhenti sekarang dan aku akan pindah ke mobil Scot"


"jangan macam macam!!"teriak Alex dengan emosi.


"berhenti sekarang juga!!"Almera membalas teriakan Alex dengan sama marahnya.


Alex bermaksud mengerem mobilnya agar berhenti, tapi tiba tiba mobil itu malah meluncur kedepan membentur batu besar dipinggir jurang, Almera yang sudah tidak memakai sabuk pengaman terpelanting keluar dari mobil off-road kap terbuka yang dikendarai Alex,karena saking kerasnya benturan mobil yang menabrak batu besar itu,sebelum semua orang menyadari tiba tiba mobil Alex sudah oleng dan mulai terjatuh terguling kedalam jurang yang ada ditebing itu.


Almera sempat menyaksikan kejadian mengerikan yang terjadi pada Alex,dengan sisa tenaganya Almera memanggil nama Alex sekuatnya sebelum dia jatuh pingsan karena terlempar dari dalam mobil.


"Aleeeex!!!"

__ADS_1


__ADS_2