Gigolo Milik Almera

Gigolo Milik Almera
84. Kembali ke Rumah.


__ADS_3

Alex menghempaskan tubuhnya di kursi jet pribadi yang dinaikinya.


"Istirahatlah Miller kau juga pasti lelah setelah semua yang terjadi pada kita selama beberapa waktu ini".


"Anda benar benar tidak ingin memberi tau nona Almera tentang kepulangan anda ini tuan muda".


"Tidak aku ingin sedikit memberi kejutan padanya".


"Bukankah yang waktu itu anda sudah melakukannya".


Alex langsung memandang Miller tanpa ekspresi.


"Maaf saya hanya..".


"Jangan khawatir,aku tidak masalah dengan ucapanmu,tapi Miller kalau boleh tau berapa usiamu sekarang?"


"Kenapa tuan muda,anda menanyakan itu pada saya?"


"Kurasa saat orang berada diusia sepertimu harusnya sudah menimang cucu bukan?"


"Benar apa yang anda katakan tapi tidak semua seberuntung anda bisa menikah dan segera punya anak,ada orang yang hanya ditakdirkan untuk berguna bagi orang lain tanpa pernah merasa rasanya punya keluarga sebenarnya".


"Maksudmu?"


"Saya sudah tidak punya rencana untuk punya keluarga lain selain keluarga anda."Ucap Miller lalu mulai memejamkan matanya tidak lagi mengajak Alex bicara.


Alex menatap sekilas kearah Miller,sebelum ikut merebahkan tubuhnya yang terasa sangat lelah.


Selama hampir sebulan ini berada di Amerika Alex memang tidak menghubungi Almera bukannya tidak ingin tapi Alex sengaja melakukannya,Alex takut saat dia melihat wajah Almera meskipun hanya fotonya saja membuatnya sangat ingin segera pulang ke Indonesia sebelum masalah dengan Mike selesai.


Dan sekarang dia bisa bernafas lega karena,meskipun Mike tidak Mati seperti keinginan awalnya tapi,sekarang dia tidak bisa lagi keluar dari penjara pihak Interpol Amerika dan wanita yang bersamanya juga sudah menerima akibat dari perbuatan jahatnya dia harus dipenjara dengan kondisi cacat.


Dan untuk sisa komplotan Mike yang masih berkeliaran Scoth berjanji akan membereskannya sampai bersih,jadi sekarang Alex benar benar sudah bisa tenang pulang untuk menemui Almera di Indonesia.


Meskipun diIndonesia banyak masalah perusahaan yang menunggu untuk dibereskan tapi paling tidak ada Miller yang bisa diandalkannya.


*******


Setelah menempuh perjalanan panjang untuk kembali keIndonesia akhirnya Jet pribadi yang ditumpangi Alex sampai di Bandara.


Perbedaan waktu antar Indonesia dan Amerika yang cukup lama membuat Alex sampai saat hari menjelang tengah malam baru pesawat mendarat di Bandara.

__ADS_1


Sebuah mobil sedan hitam sudah menunggunya,saat dia dan Miller baru turun dari pesawat.


Sang sopir menunduk hormat saat membukakan pintu untuknya.


"Selamat malam tuan muda"sapanya sambil mempersilahkan Alex untuk masuk kedalam mobil.


Alex hanya mengangguk membalas sapaan sang supir padanya.


"Langsung ke Mansion saja"ucap Alex setelah berada didalam mobil.


"Siap tuan muda".


Jalanan malam yang sudah sunyi membuat perjalanan Ke Mansion tidak memerlukan waktu lama mereka sudah sampai.


Sebelum sang supir membukakan pintu mobil, Alex sudah lebih dulu membuka pintunya dan berjalan keluar dari mobil.


"Besok aku belum akan kekantor ucap Alex sebelum dia berlalu dari sana.


"Baik tuan muda "jawab Miller.


Setelah itu Alex berjalan masuk kedalam Mansion besar keluarga Wijaya dan langsung menuju lantai dua dimana kamar Almera berada.


Diputarnya pelan kenop pintu kamar itu,lalu Alex masuk kedalam kamar dengan langkah pelan ,supaya tidak membangunkan Almera yang sedang tertidur pulas diatas ranjangnya.


Dengan pelan Alex naik keatas tempat tidur dan langsung memeluk tubuh wanita yang sangat dirindukannya itu.


Diselusupkannya wajahnya keleher sang istri untuk meresapi aroma harum dari tubuh Almera.


"Aku sudah pulang sayang,aku sangat merindukanmu"bisik Alex diceruk leher sang istri.


Merasa ada yang menimpa tubuhnya Almera membuka matanya ynag masih setengah mengantuk itu.


Antara sadar dan masih bermimpi Almera menggumamkan nama Alex.


"Alex aku merindukanmu"gumamnya sambil masuk kedalam pelukan Alex.


"Aku juga merindukanmu sayang"jawab Alex sambil mencium puncak kepala Almera dan menarik tubuhnya semakin dalam kepelukannya sebelum ikut memejamkan matanya bersama sang istri.


*****


Hari sudah pagi tapi sepasang suami istri itu masih tetap bergelung didalam selimut hangat mereka,sampai seseorang masuk dan membuat mereka terlonjak bangun karena mendengar teriakannya yang terkejut melihat nona mudanya tidur bersama seorang pria yang biasa jadi pengawal nonamudanya.

__ADS_1


Almera lansung teelonjak saat Lili berteriak dengan keras.


"Lili ada kau berteriak pagi pagi dikamarku!"ucap Almera dengan kesal.


"Maaf nona muda tapi itu Andreas kenapa tidur diatas ranjang anda"ucapnya dengan bingung.


Almera langsung menengok kesampingnya,dan saat melihat Alex tertidur seperti bayi tanpa terganggu dengan suara gaduh yang disebabkan oleh Lili itu,Almera langsung terpekik karena sangat bahagia.


"Alex!!!,aku mencintaimu!"ucap Almera sambil menjatuhkan tubuhnya ketubuh Alex yang masih tertidur itu seketika itu juga Alex terbangun karena merasakan ada yang menimpa tubuhnya.


Alex!!"pekik Almera lagi karena Alex tidak merespon panggilannya.


"Sayang kenapa kau menjatuhkan tubuhmu seperti itu kearahku bagaimana kalau perutmu sakit"ucap Alex sambil menarik Almera bangun dan memeluknya sambil bersandar, di sandaran tempat tidur.


Melihat kemesraan antara nona mudanya dan bekas pengawalnya itu,Lili bermaksud mengundurkan diri.


"Ah,Lili ini bukan Andreas ini Alex suamiku"ucap Almera memberitahukan hal itu pada Lili.


Lili hanya mengangguk sambil masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.


"Kalau begitu saya permisi nona muda tuan muda maaf mengganggu anda berdua"ucapnya sambil mengundurkan diri.


Almera hanya mengangguk sebelum Lili keluar sambil menutup pintu kamar itu lagi.


Setelah Lili pergi,Almera segera menatap kearah Alex dengan sangat bahagia.


Dipeluknya erat tubuh Alex, rasanya kalau bisa Almera tidak ingin melepaskan tubuh suaminya itu selamanya, agar tidak pergi lagi meninggalkannya.


"Sayang jangan memelukku seerat itu ,seolah olah aku akan menghilang kalau kau lepas pelukanmu".


"Itu memang benar,karena itu aku akan mengikatmu ketubuhku agar kau tidak bisa pergi lagi"ucap Almera.


"Jangan khawatir meskipun kau lepaskan aku tidak akan pergi lagi"ucap Alex sambil mengecup pipi sang istri yang mulai terlihat berisi itu.


"Kau bohong,aku tidak percaya Lex,"ucap Almera mulai tersedu sedu dipelukan Alex.


"Aku tidak bohong,aku tidak akan meninggalkanmu dan Anak kita mulai sekarang dan selamanya"ucap Alex berusaha menenangkan Almera yang semakin keras menangis.


"Kau janji,tidak akan pergi lagikan"ucap Almera sambil mendongak memandang wajah Alex.


"Aku janji,istriku Almera Chaterine Wijaya bahwa mulai sekarang aku Alexis grand Smith tidak akan pernah pergi meninggalkanmu sendirian lagi sampai maut memisahkan kita".

__ADS_1


"Aku mencintaimu tuan Smith,"ucap Amera sambil mendekatkan bibirnya untuk mencium sang suami".


"Aku juga mencintaimu nyonya Smith"ucap Alex sambil membalas ciuman bibir sang istri .


__ADS_2