Gigolo Milik Almera

Gigolo Milik Almera
60. Jerat Tipu Daya Mike.


__ADS_3

Rapat pemegang saham baru selesai saat waktu makan siang jadi Mike mengajak Anton Wijaya dan Angela untuk makan siang bersama direstoran bintang lima yang ada di Jakarta.


"Silahkan duduk tuan Wijaya"ucap Mike dengan sopan.


"berhentilah bersikap formal padaku kau bukan orang lain lagi bagiku,kau sudah kuanggap seperti anakku sendiri mulai sekarang aku titipkan perusahaan padamu,karena aku tidak tau kapan Almera bisa memimpin perusahaan lagi"


"maksud anda tuan eh om"tanya Mike.


"kau tau bagaimana kondisi Almera saat ini bukan?"ucap ayah Almera dengan wajah sedih.


"Almera sekarang sudah sadar,jadi pasti sebentar lagi akan pulih, luka lukanya juga sudah mulai membaik,jadi pasti tidak akan lama lagi dia bisa kembali keperusahaan,saya hanya menggantikan posisinya mungkin sekitar sebulan dua bulan ini saja sampai kondisinya benar benar pulih"


"masalahnya bukan diluka fisiknya saja, tapi dikondisinya sekarang?"


"kondisi yang mana?"


"kau tau Almera sekarang sedang hamil anak si keparat itu,yang tidak tau dimana keberadaannya sekarang,setelah dia melakukan itu pada Almera dengan mudahnya dia meninggalkan Almera dan sampai sekarang Almera masih berpikir,bahwa pria itu tidak membohonginya?"


"Almera hanya masih syok dengan semua hal yang terjadi padanya,jadi om harus sedikit memakluminya"


"tapi,dia tetap tidak bisa kembali keperusahaan, minimal sampai anaknya lahir karena aku tidak akan membiarkan orang tau bahwa anak Anton Wijaya mengandung anak haram dari laki-laki yang tidak jelas asal usulnya"ucap Ayah Almera dengan wajah penuh emosi.


"jadi maksud om aku akan menggantikan Almera sampai anak itu lahir?"


"ya,tapi aku lebih suka kalau kau bisa menjadi Ceo di perusahaanku seterusnya,mungkin aku bisa menghabiskan masa pensiunku dengan tenang"


"tapi om,bagaimana dengan Almera?"


"kalau kau bisa membujuk Almera agar bersedia menikah denganmu aku akan memberikan 25 persen saham ku di perusahaan padamu sebagai mas kawin padamu"


Mike hampir saja bersorak gembira mendengar apa yang diucap ayah Almera padanya andai saja disana tidak ada Ayah Almera dan Angela yang sedang duduk didepannya.


Rasanya dia sudah tidak sabar menunggu malam hari, agar bisa mengabarkan berita bahagia kepada Karen dan merayakannya,serta minta solusi pada Karen bagaimana bisa membujuk Almera agar mau menikah dengannya.

__ADS_1


Ternyata benar kata Karen tadi pagi saat dia menemui Almera dirumah sakit ,dia terlalu terburu buru dalam menyampaikan niatnya sehingga membuat Almera langsung menolaknya.


Karena bagaimana pun pengaruh Alex masih terlalu kuat pada Almera,apa lagi sekarang ada anak diantara mereka jadi pasti Almera tidak mudah ditaklukan.


Tapi bukankah kata Karen dia bisa memanfaatkan orang terdekatnya untuk mengambil hati Almera ,jadi kenapa tidak dia mulai sekarang saja jerat rayunya itu pada Anggela,pikirnya sambil melirik Anggela yang hanya jadi pendengar saja semua pembicaraan Ayah Almera dan dirinya.


"maaf om,apa om tidak terlalu terburu buru dalam mengambil keputusan ingin memberikan 25 persen saham om pada saya ,itu bukan jumlah yang sedikit"


"jadi bagaimana,kau mau atau tidak?"


"hah"Mike cukup terkejut dengan ucapan Ayah Almera dia tidak ingin buru buru menjawab iya karena bagaimana pun Ayah Almera adalah seorang pengusaha ulung jadi tidak mungkin dia memberikan sesuatu tanpa pemikiran yang matang,jadi kali ini Mike harus hati hati memilih kata agar tidak terjebak dengan kata-katanya sendiri dan akan menjadi bumerang baginya nanti.


"saya tidak bisa mengatakan iya sebagai jawabannya tapi saya juga tidak ingin mengatakan tidak,jadi saya akan menjawabnya saat Almera mengatakan setuju menikah dengan saya,karena kalau om ingin menjadikan saya Ceo tetap di perusahaan Wijaya secara otomatis saya harus punya saham sendiri agar para direksi tidak menyepelekan saya ,tapi sebelum itu saya harus bisa meluluhkan hati Almera agar bersedia menikah dengan saya"


"3 bulan!"


"hah!,apa maksud om?"tanya Mike bingung.


"kuberi kau waktu selama tiga bulan untuk membuat Almera bersedia menikah dengan mu bagaimana kau bisa?"


Bagaiman dia bisa meluluhkan hati Almera dalam waktu tiga bulan ini,sedangkan yang kemaren mereka dekat selama berbulan bulan saja dia gagal.


Tapi kalau tidak 25 persen saham dan jabatan Ceo di Wijaya Grup akan lepas dari tangannya, dan itu akan semakin sulit lagi untuk menguasai seluruh perusahaan yang sekarang sudah berada dalam genggamannya.


Sepertinya dia benar benar harus segera mengambil langkah besar agar segera bisa membuat Almera setuju.


"bagaimana,Mike kau bersedia?"


"baiklah om,saya terima tantangan om,untuk menaklukan hati Almera meskipun akan sulit,tapi demi Almera saya pasti akan melakukan apa saja agar bisa membuat Almera dan bayi dalam kandungannya tidak menderita malu."


"kau yakin hanya demi Anggela bagaimana denganmu?"


"maksud anda om?"

__ADS_1


"apa kau juga mencintai Almera?"


"itu...,sebenarnya saya sudah lama menyukai Almera tapi ,ternyata.. Almera sempat tergoda rayuan laki-laki itu,dan saya terpaksa mundur tapi sekarang saat tau Almera dicampakannya seperti ini,saya tidak akan mundur lagi meskipun laki laki itu nanti kembali muncul, saya tidak akan melepaskan Almera padanya"


"baiklah kalau kamu sudah memutuskan untuk memperjuangkan cinta Almera aku hanya bisa mendukungmu,jadi selamat berjuang,dan kalau bisa kau harus membuat Almera setuju menikah denganmu sebelum tiga bulan,karena setelah tiga bulan kehamilan Almera sudah akan terlihat dan akan semakin sulit saat orang orang tau bahwa Almera hamil lebih dulu sebelum kalian menikah,karena aku tidak ingin status cucuku nanti dipertanyakan!"


"maksud om?"


"aku tidak ingin ada orang yang mengatakan bahwa cucuku anak haram,jadi aku menukar 25 persen sahamku untuk melindungi nama baik calon cucuku nanti"


Mike tidak mengerti sebenarnya apa yang diinginkan orang tua satu ini sebenarnya,tapi itu bukan urusannya siapapun yang ingin dilindunginya dengan hartanya yang melimpah itu,yang terpenting adalah dia bisa mendapatkan seluruh harta milik Anton Wijaya,supaya tidak ada lagi orang yang bisa merendahkannya lagi pikirnya.


"kau pikirkanlah baik baik,permintaanku itu aku ingin segera mendengar khabar baik darimu,sekarang aku pergi dulu"


ucap ayah Almera kemudian bangkit dari kursi restoran diikuti oleh Anggela dibelakangnya.


Sebelum Anggela masuk kedalam mobil Ayah Almera,Mike lebih dulu mencegahnya agar jangan masuk.


"Anggela kembalilah bersamaku saja"


"maksud tuan Ronald?"tanya Anggela dengan bingung.


"kau mau kembali kekantorkan?"


"iya,saya harus kembali kekantor untuk bekerja"


"kau lupa sekarang kita bekerja dikantor yang sama jadi sebaiknya kau kembali naik mobilku saja"


"oh maaf,anda benar saya telah melupakan itu"


"jadi ayo kita kekantor pakai mobilku saja".


"baik"ucap Anggela sambil naik keatas mobil

__ADS_1


Mike.


__ADS_2