
"Aleeeex!!!!"Almera berteriak dengan keras memanggil nama Alex,membuat seseorang yang duduk dikursi samping ranjangnya jadi terkejut
"Mer,kau sudah sadar?"
Almera membuka matanya perlahan dan terkejut karena sekarang dia berada diatas ranjang rumah sakit.
Dilihatnya Anggela duduk di kursi samping tempat tidurnya.
Almera langsung duduk dan mengengam tangan Anggela.
"Antar aku ketempat Alex sekarang aku harus melihat kondisinya sekarang,tolong Anggela"ucap Almera sambil mengguncang tubuh Anggela.
"Mer...,itu..."
"ayo Anggela antar aku kesana sekarang aku harus melihat kondisinya sekarang"Almera semakin keras mencengkeram tangan Anggela memintanya untuk segera membawanya,menemui Alex.
"Mer..,bukannya aku tidak mau mengantarmu tapi..."
"tapi apa Anggela!!apa yang terjadi pada Alex,dia tidak papakan dia masih hidupkan katakan Anggela,katakan dia hanya mengalami luka luka biasa saat jatuh kejurang,katakan!!"teriak Almera dengan histeris,mengingat apa yang dilihatnya saat mobil Alex terguling jatuh kedalam jurang.
Tiba tiba dia teringat dengan Scot satu satunya orang yang melihat peristiwa itu.
"Angela panggilkan Scot kesini biar dia yang membawaku ketempat Alex,cepat Anggela panggilkan Scot kemari aku harus melihat kondisi Alex sekarang!!"Almera semakin histeris membuat Anggela bingung bagaimana harus mengatakan kenyataan yang sebenarnya pada Almera.
Saat Anggela masih mencari cara untuk memberitahu Almera situasi sebenarnya,tiba tiba Ayah Almera masuk diikuti Mike yang berjalan dibelakang sang Ayah.
Almera yang melihat itu sedikit heran kenapa Daddynya ada disini sebenarnya dia sekarang berada dimana dan sebenarnya apa yang terjadi,kenapa Daddynya masuk dengan wajah sangat marah.
"akhirnya kau sadar"hardik sang Ayah.
"Dad.."
"masih berani kau memanggilku Daddy setelah perbuatan memalukan yang kau lakukan,aku menyuruhmu pindah ke Indonesia untuk membuatmu berubah menjadi lebih baik ,tapi bukannya berubah kau malah mencoreng wajahku,untung saja belum ada orang dari media yang tau tentang aibmu ini kalau sampai mereka tau bahwa Almera Chaterine Wijaya,anak tunggal dari Anton Wijaya hamil diluar nikah dengan laki laki tidak jelas mau ditaro dimana mukaku sebagai sworang pengusaha yang selalu punya imej baik dimata publik!!"
Seketika Almera meraba perutnya yang masih rata,jadi ada seorang bayi dalam rahimnya sekarang anak mereka,buah cinta Alex dan dirinya,tiba tiba Almera merasa sangat terharu seharusnya ini adalah saat paling bahagia bagi mereka tapi sekarang dia belum tau khabar keberadaan tentang Alex.
__ADS_1
Dengan berani ditatapnya wajah sang Daddy yang terlihat sangat marah padanya.
"ini bukan anak haram Dad.., ini anak kami berdua,kami sudah menikah secara sah sebulan yang lalu"
"apa kau menikah dengan bajingan itu!!"
"dia bukan bajingan Dad,dia suamiku dan dia punya nama,dia Alexis Grand Smith,tidak bisakah Daddy tidak menyebutnya dengan sebutan kasar itu"
"apa maksudmu,kau membela dia laki laki yang tidak tahu diri itu,yang telah mencorengkan aib diwajahku"
"Dad...,"tiba tiba Almera merasakan kram dibagian perutnya yang membuatnya sampai meringis.
"Mer,kau baik baik saja,ada apa denganmu,Mee..r!!"
Tiba tiba Almera merasa perutnya sangat sakit dan kepalanya pusing,sebelum dia bisa menjawab Anggela dia sudah lebih dulu jatuh pingsan.
Almera sudah tidak sadar saat para dokter sibuk memeriksa kondisinya memasangkan berbagai alat keseluruh tubuhnya untuk tau bagaimana kondisi dirinya dan bayi yang ada dalam kandungannya.
******
Almera membuka mata,karena merasa ada seseorang yang menyentuh lembut wajahnya.
Apakah aku tadi bermimpi merasakan Alex menyentuh pipiku ,batin Almera,sambil mengedarkan pandangan matanya keseluruh kamar rawat yang ditempatinya.
Saat Almera bermaksud untuk mendudukkan tubuhnya di kepala ranjang tiba tiba Anggela terbangun.
"Mer,kau sudah sadar,bagaimana perasaanmu,apakah masih ada yang sakit?"
Almera tidak menjawab pertannyaan Anggela yang terlihat sangat khawatir padanya.
"dimana ini?"
"maksudmu?"
"sekarang kita berada dirumah sakit,dikota mana?"
__ADS_1
"kau ada dirumah sakit di Jakarta,ada apa?"
"kapan aku dibawa kemari?"
"maksudmu?"
"aku ingin tau kronologis kenapa aku bisa sampai disini"
"oh itu,kurang lebih sepuluh hari yang lalu pihak rumah sakit di NY menelpon Tuan Ronald bertanya apakah pasien kecelakan tabrak lari yang ditemukan polisi di tepi jalan adalah orang yang dikenalnya".
Almera,diam saja saat Anggela menceritakan kronologis bagaimana dia bisa sampai dirawat dirumah sakit di Jakarta,dan berapa lama sudah dia pingsan sebelum sadar siang tadi.
"jadi Mike yang mrnjemputku dari NY kesini"
"kami berdua yang berangkat ke NY,karena tuan Ronald merasa tidak pantas kalau hanya dia yang pergi kesana menjemputmu"
"lalu sudah berapa lama aku pingsan kata dokter"
"kau sudah tidak sadarkan diri selama dua minggu,bahkan saat dibawa Kesini kau juga belum sadar,dan selama itu ,tuan Ronald membantuku menjagamu kalau aku harus pergi kekantor untuk mengurus pekerjaan"
"sepertinya aku harus mengucapkan terima kasih pada Mike,karena telah banyak berkorban untukku"
"ya,kau benar tuan Ronald adalah pria yang baik dia tidak pernah,sekali pun mengeluh saat menjagamu".
"lalu siapa yang memberi tau Daddy soal kehamilanku?"tanya Almera mulai emosi lagi karena mengingat semua ucapan ayahnya yang mengatakan bahwa bayi dalam kandungannya adalah anak haram.
"Mer..,saat kau sampai disini kondisimu tidak ada perubahan,jadi tuan Ronald memutuskan untuk memberi tau Daddymu tentang kondisimu yang belum sadar pasca kecelakaan di NY,dan untuk masalah kehamilanmu dokter yang mengatakan secara langsung pada Daddymu,karena Daddymu adalah satu satunya keluarga pasien,jadi dokter harus jujur padanya bagaimana kondisimu dan juga tentang kehamilanmu"
Almera tidak menyalahkan tetang apa yang dilakukan dokter padanya, tapi kenapa dia merasa ada yang aneh tentang kondisinya,yang bisa sampai disini.
Bukankah saat musibah itu ada Scot yang berada dibelakang mobil mereka dan bukankah dia terjatuh dari mobil Alex didaerah pegunungan tapi kenapa Anggela bilang dia mengalami musibah tabrak lari didaerah NY.
Bukankah seharusnya dia tidak berada di NY tapi masih didaerah Colorado,karena saat musibah kecelakaan maut itu Dia Alex dan Scot masih belum terlalu jauh meninggalkan daerah vila tapi....,dan kenapa bisa Mike yang dihubungi polisi, sebenarnya ada apa ini...,pikir Almera.
Apakah ada kesengajaan dalam musibah ini dan dimana Alex kenapa dari tadi Anggela tidak menyebutkan tentang keberadaan Alex,kepala Almera tiba tiba kembali pusing karena dipaksa untuk berpikirterlalu keras tentang semua hal yang baru saja dialaminya.
__ADS_1
Dia merasa apa yang terjadi padanya seperti antara mimpi dan nyata,tapi....,kembali diraba perutnya yang masih rata,bayi dalam perutku ini nyata,jadi...?'
Mungkin dia harus mencari tau pelan pelan tentang semua kebenaran yang telah terjadi padanya selama sebulan ini.