
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit kami berdua sampai direstoran yang dimaksud Anggela untuk bertemu dengan Mike.
Kusuruh Anggela untuk menghubungi asisten Mike mengabarkan bahwa kami sudah sampai.
Restoran itu cukup ramai saat kami datang mungkin karena sekarang waktunya makan siang .
Kulihat Mike dan asistennya sudah menunggu kami duduk disalah satu meja yang berada disudut restoran,segera kami menghampiri mereka.
"Almera"sapanya sambil mempersilahkan kami berdua untuk duduk.
Aku hanya mengangguk membalas sapaannya.
"bagaimana"tanyaku langsung kepokok permasalahannya.
"silahkan kau pesan makan siang dulu baru kita bahas tentang pekerjaan"
"baiklah"ucapku mengambil buku menu yang ada diatas meja.
Melihat menu makanan direstoran ini yang tampak lezat tiba tiba cacing diperutku protes minta untuk diisi,aku baru ingat bahwa dari tadi malam perutku belum terisi apapun.
Setelah selesai menyantap hidangan makan siang,kami langsung membahas masalah yang sedang terjadi diproyek yang kami tangani bersama.
"bagaimana sekarang, mundurnya para investor itu pasti mempengaruhi pergerakan modal kita untuk mega proyek ini"
"ya,tapi sudah ada perusahaan yang mau menjadi investor untuk mega proyek kita ini".
"perusahaan mana yang bisa menggelontorkan dana sebanyak itu dalam waktu dekat"
"perusahaan asing dari Amerika"
"whatt!!,kau yakin ingin bekerjasama dengan mereka"
"aku belum memutuskan, mereka baru mengirimkan proposal kerjasamanya tadi pagi,kau bisa memeriksanya lebih dulu"ucap Mike sambil mengangsurkan berkas kerjasama padaku.
"aku akan memeriksanya nanti dikantor"ucapku sambil berdiri untuk meninggalkan restoran tempat kami makan siang.
"Almera,tunggu bisa kita bicara sebentar"ucap Mike berusaha mencegahku untuk berdiri.
"tentang apa Mike"tanyaku tidak sabar untuk segera pergi dari sana.
"ini agak sedikit pribadi"
"katakan sekarang,aku terburu buru"ucapku sambil menyuruh Anggela untuk menungguku dimobil.
"kau bersama seseorang kemaren"
"maksudmu"ucapku sedikit merasa tidak senang karena dia menanyakan urusan pribadiku.
"aku menghubungimu semalam tapi,ada seseorang yang menjawab telponmu"
"maaf Mike,sepertinya harus kutegaskan padamu bahwa aku hanya menganggapmu sebagai rekan bisnis"
"tapi,ayahmu menginginkan kita berdua untuk dekat"
"Mike mengertilah,aku tidak suka dijodoh jodohkan,aku seorang wanita bebas yang berhak memutuskan apa yang ingin kulakukan dan dengan siapa aku berhubungan itu urusan pribadiku"ucapku sambil melangkah pergi meninggalkan Mike sendirian"
"tunggu,"Mike berusaha mengejar langkahku dibelakang yang sudah hampir tiba diparkiran restoran.
"Mike pliss"
__ADS_1
"bukan begitu aku hanya tidak ingin kamu kecewa karena salah memilih"
"terimakasih atas perhatianmu"ucapku lalu melangkah pergi meninggalkannya.
Kubanting pintu mobil dengan sedikit kesal,mendengar kata kata yang diucapkan Mike barusan,sepertinya selama ini aku terlalu baik padanya.
"ada masalah Mer"tanya Angela melihatku tampak kesal setelah berbicara dengan Mike.
"ya,bisa bisanya daddy menjodohkanku dengan Mike"jawabku kesal.
"what..!!Almer,kau serius"Anggela tampak terkejut mengetahuinya.
"ya, dan itu sangat menyebalkan bagiku"
"lalu Alex bagaimana"ucapnya dengan bingung.
"apa maksudmu,kau pikir aku akan menerima Mike"jawabku melotot pada Anggela.
"oh,aku pikir"
"jangan memikirkan hal yang tidak penting seperti itu"jawabku lalu mulai meneliti berkas kontrak yang diberikan Mike padaku.
"langsung kekantor "pintaku pada supir yang mengantar kami.
"baik bu".
Sampai dikantor aku langsung meminta Angela untuk mencari tahu tentang perusahaan Amerika yang bernama Smith corp.seperti tertera diberkas kontrak pengajuan mereka.
Karena baru kali ini aku mendengar nama perusahaan itu.
"bagaimana Anggela"ucapku padanya lewat intercom yang ada dikantorku.
"antarkan berkasnya sekarang"pintaku padanya.
"baik Mer"
Tok....tok..
"masuk"
"Mer ini berkas yang kau minta"Anggela meletakkan berkasnya diatas meja kerjaku.
"kau sudah menelitinya"tanyaku masih sibuk dengan berkas yang kuperiksa.
"ya,disini diterangkan bahwa perusahaan smith corp.adalah perusahaan yang sudah lama bergerak dibidang kontruksi bahkan sudah ada sejak generasi kedua keluarga smith"
"seharusnya aku pernah mendengar namanya,tapi kenapa tidak pernah"gumamku pada Anggela.
"dulu mereka memang perusahaan besar tapi,beberapa tahun yang lalu sempat mengalami kemunduran".
"oh pantas saja kalau begitu,tinggalkan saja berkasnya akan ku teliti nanti"
"baik Mer".
setelah Anggela keluar segera kubuka berkas tentang perusahaan Smith Corp.disana tertera nama John smith sebagai Ceonya.
Segera kucari profile tentang siapa John smith sebenarnya diinternet.
Banyak artikel yang menulis tentang siapa itu John Smith.
__ADS_1
Ternyata John smith seorang pengusaha yang sudah lama malang melintang dibidang kontruksi.
Tapi ada satu artikel yang menarik perhatianku,sebulan yang lalu kepemimpinan Smith Corp. ternyata telah digantikan oleh cucu tunggal John Smith yang sudah lama menghilang.
Ternyata sekarang smith group dipimpin oleh Ceo yang baru,gumamku.
Tapi disini tidak ada foto Ceonya yang sekarang sangat misterius atau memang mereka tidak ingin wartawan menyorot tentang kehidupan pribadi mereka,pikirku.
"Anggela segera hubungi asisten Mike"pintaku pada Anggela.
"baik Almer,"
"bilang padanya segera atur pertemuan dengan tuan smith secepatnya"
"ya,akan kukatakan sekarang".
kusandarkan tubuhku disandaran kursi kerjaku,lelah itu yang kurasakan sekarang karena dari tadi pagi aku sama sekali belum beristirahat.
Kuambil ponsel pintarku untuk melihat apakah ada pesan masuk dari Alex,baru satu hari kami berpisah tapi aku sudah sangat merindukannya.
Sudah dari tadi pagi aku mengirim pesan padanya tapi sampai sekarang pesanku belum juga dibacanya,kemana dia,pikirku mulai kesal karena merasa diabaikan.
tok...tok..
"masuk"
"Mer,ada hal penting yang ingin kusampaikan"
"ya,katakan"
"sepertinya kau harus pergi keAmerika untuk menemui tuan Smith"
"what..!!,apa maksudnya"
"asisten tuan Ronald baru saja menelponku dia bilang tuan Smith ingin membicarakan kerjasama tapi kau harus pergi ke Amerika menemui beliau,karena tuan smith sudah tidak bisa untuk melakukan perjalanan jauh lagi berhubung kesehatan beliau"
"bukankah posisi tuan John smith sudah digantikan oleh cucu beliau"
"untuk masalah itu tidak ada khabar lanjutnya"
"aneh sekali"
"jadi bagaimana keputusannya"
"sepertinya aku memang harus pergi dengan Mike keAmerika,kau persiapkan semuanya secepatnya kita akan berangkat kesana menemui tuan Smith"
"sepertinya asisten tuan Ronald tadi bilang bahwa tuan Ronaldnya tidak bisa ikut menemanimu pergi kesana"
"kenapa"
"tuan smith ingin kamu sendiri yang pergi menemuinya"
"what..!!,siapa sebenarnya tuan smith ini kenapa dia harus mengeluarkan syarat seperti itu hanya untuk berinvestasi dalam proyek ini"ucapku dengan emosi.
"jadi,bagaimana kau akan pergi ke Amerika atau tidak"
"ya,aku akan berangkat untuk bertemu dengan tuan Smith,pesankan tiket untukku secepatnya"
"baik aku akan mempersiapkan keberangkatanmu secepatnya ke Amerika"jawab Anggela.
__ADS_1
Siapa sebenarnya tuan Smith ini kenapa dia menyuruhku menemuinya di Amerika,batinku penuh tanda tanya.