
"kenalkan saya Alexis Grand yang akan jadi model prianya.
oh,Tuhan kenapa harus bertemu denganya disini,tadi aku berpikir untuk melupakannya sekarang dia malah muncul didepanku seperti hantu yang bisa muncul di mana saja,pikirku.
"ya semoga kerja sama kita berjalan dengan lancar ,jawabku bersikap seolah tidak saling kenal saat dia menghampiriku untuk berjabat tangan.
"saya akan melakukan yang terbaik untuk iklan ini"katanya sambil menatap kearahku.
"baiklah,karena aku juga ingin hasil terbaik untuk iklan kali ini.kataku sambil membalas tatapannya berusaha bersikap profesional.
*****
"bagaimana Almer untuk bintang iklan"tanya Anggela sambil nyengir kepada.
"ya,kamu memang hebat,kataku sambil berlalu dari ruangan itu,diikuti oleh Anggela disampingku.
"ayolah,Almer mereka adalah bintang iklan yang lagi naik daun pamornya seperti yang kau mau"
"ya,dan aku harap mereka profesional,jangan karena kita sudah kenal dia bisa seenaknya.kataku berjalan meninggalkan Anggel masuk kedalam kantorku.
kuhela nafasku dengan keras,kutatap kosong ruangan kantorku,
terbayang wajah Alex saat menatapku tadi,kenapa kurasakan tidak seperti dia yang biasanya,ada apa dengannya,pikirku.
segera kuambil ponselku dan mencoba menghubunginya tapi panggilanku ditolaknya,sialan,batinku beraninya dia menolak panggilanku,segera kukirim pesan singkat padanya
'temui aku di apartemen nanti,aku ingin kau menjelaskan semuanya'tulisku.
ting pesan baru masuk diponselku dari Alex segera ku baca.
'aku tidak bisa,aku ada urusan malam ini'
what..beraninya dia menolak permintaanku,batinku,dia pikir dia siapa,jangan salahkan aku kalau aku juga akan menolak bertemu dengannya nanti dia pikir siapa dia,rutukku dengan emosi.
sesore itu aku benar benar tidak bisa konsentrasi dengan pekerjaanku,pikiranku selalu tertuju pada Alex,aku merasa sangat dongkol dengannya.
sebenarnya aku bisa saja menyuruhnya datang kekantorku,tapi aku tidak mau aku terlalu gengsi setelah penolakannya.
kuhubungi Anggela lewat intercom.
"Anggela gantikan aku untuk memimpin rapat dengan bagian keuangan"
"tapi Almer bukankah tadi kau yang berkeras untuk memimpin rapatnya"
"Anggela,siapa bos disini"kataku dengan nada keras."
"ya,kau bosnya dan bos selalu benar"
"ya,betul jadi kau sudah taukan dan batalkan semua jadwalku untuk sore ini"
"baik,"
"jangan bertanya lagi,"kataku karena aku tau dia pasti akan bertanya macam macam.
"baik,bu".
segera kumatikan tombol intercom.dan segera keluar dari ruanganku menuju lift khusus direktur.
sampai lobi aku berpapasan dengan rombongan Alex yang juga baru keluar dari lift karyawan,dan kulihat dia sedang ngobrol akrab dengan siartis wanita dan tampak terlihat sangat akrab membuat jadi tambah sebal padanya.
aku berlalu lebih dulu pura tidak melihat mereka.
"sore bu" sapa securiti yang menjaga di pintu lobi.
__ADS_1
"sore,tolong suruh seseorang mengantar mobilku kemari,kataku padanya sambil menyerahkan kunci mobil pada sisecurity.
"baik bu"
aku tidak ingin bertemu lagi dengannya nanti ditempat parkir,pikirku.
tak berapa lama kulihat mobilku sudah sampai disamping pintu lobi segera aku masuk kedalamnya.
aku berencana untuk pergi spa saja hari ini mungkin bisa sedikit merilekkan tubuh dan pikiranku yang terasa tegang akhir akhir ini.
sudah pukul 8 malam saat aku selesai dari tempat spa,tubuhku terasa lebih rilek sekarang aku bermaksud untuk langsung pulang dan beristirahat di rumah saja.
tiba tiba ponselku bunyi saat aku bermaksud keluar dari parkiran salon,kulihat Mike menelpon,oh pliss pikirku aku sedang tidak ingin bertemu dangannya,malas kuangkat panggilannya.
"ya,halo"
"Almera,sorry mengganggumu"
"tidak papa,mike"
"aku mau mengajakmu makan malam sekarang kamu bisa"
"sorry Mike sekarang aku sedang ada urusan lain kali saja kita keluar,"
"oke,Almera sorry mengganggu waktumu"
"tidak papa"kataku dan mengakhiri panggilan itu.
aku bermaksud untuk segera pergi dari sana tapi tiba tiba ada seseorang yang mengetuk pintu mobilku membuatku terkejut.
tok...tok..
Alex batinku,segera kuturunkan kaca jendela depan untuk melihatnya.
"mari kita bicara,"
"tentang apa,tanyaku karena aku merasa sudah tidak ada yang perlu dibicarakan,apalagi setelah dia menolak untuk bertemu denganku tadi.
"tentang masalah kita"
"tidak perlu,aku lelah ingin pulang sekarang"kataku ketus.
"ayolah Almer,kita perlu bicara sekarang"
bukankah tadi kau yang menolak untuk kuajak bicara".
"kapan,aku tidak pernah menolaknya"
"ayolah Alex,kau jangan seperti itu,aku menelponmu dan mengirim pesan tapi kau bilang tidak bisa menemuiku malam ini"kataku mulai emosi.
"baiklah,sekarang biar kuantar kau pulang dan akan ku jelaskan semuanya",katanya lalu menyuruhku untuk pindah duduk dikursi penumpang,aku ingin protes lagi, tapi ini ditempat umum aku tidak ingin membuat keributan dan Alex pasti tau itu.
setelah kami berdua didalam mobil aku langsung memintanya untuk menjelaskan.
"sekarang katakanlah apa yang mau kau jelaskan padaku"
"aku lapar belum sempat makan dari tadi siang,mari kita makan dulu"pintanya.
"aku tidak mau makan,aku masih kenyang",kataku dengan sebal.
"apakah makan siang mu tadi sangat menyenangkan,tanyanya sambil tetap melihat kejalan raya.
heg,...aku tersentak apakah Alex tadi siang melihatku dengan Mike,batinku.
__ADS_1
"ya,aku makan sangat banyak karena itu sekarang aku masih kenyang"jawabku.
"kalau begitu temani aku makan saja"katanya sambil melirik kearahku.
Alex menghentikan mobilnya didepan warung tenda sederhana dipinggir jalan.
"ayo turun"ajaknya sambil melepas sabuk pengamannya.
"aku tunggu disini aja"jawabku berusaha menolak ajakannya.
"ayolah,paksanya sambil mencondongkan tubuhnya kearahku.
"Alex apa yang kau lakukan"kataku berusaha mendorong tubuhnya menjauh.
"aku hanya mau membantu melepas sabuk pengamanmu,kenapa?"
"tidak,jawabku dengan wajah bersemu merah karena malu.
alex hanya tersenyum melihat kearahku.
dengan terpaksa aku mengikutinya masuk kewarung tenda itu.
seorang pelayan menanyakan pesanan kami,dan Alex meminta dua porsi lalapan lele.
aku hanya mendengarkan saja,karena aku tidak tau makanan apa itu.
tak berapa lama makanan yang kami pesan datang dan kelihatan sangat lezat membuat cacing cacing diperutku berontak untuk diisi.
"Ayo makan,ajaknya.
aku hanya menggeleng sambil menatap kearahnya.
"kenapa,"tanyanya.
"ini bagai mana cara makannya",tanyaku dengan bingung.
"seperti ini"kata Alex sambil mendekatkan tangannya yang berisi nasi dan lauk.
aku masih memandangnya dengan bingung.
"buka mulutnya"perintahnya.
dengan patuh ku buka mulutku untuk menerima suapan nasi darinya.
"bagaimana,enakkan'tanyanya sambil menyuapkan juga nasi kedalam mulutnya sendiri.
"iya,tapi apakah tidak ada sendok untuk makan ini tanyaku dengan bingung.
"makan seperti ini lebih nikmat ,ayo aku akan menyuapimu"
akhirnya aku hanya menurut saat dia kembali menyuapkan nasi kedalam mulutku.
Tak terasa dua porsi nasi yang dipesan alex tadi habis kami makan bedua.
"lagi"tawarnya sambil menyodorkan sebotol air mineral kepadaku,aku hanya menggelengkan kepala.
setelah selesai membayar makanannya, kami kembali kemobil.
"langsung pulang"tanya Alex.
"ya aku ingin segera istirahat,"jawabku sambil tersenyum padanya.
dia hanya menatap kearahku, kemudian mulai melajukan mobilnya menuju apartemenku.
__ADS_1