Gigolo Milik Almera

Gigolo Milik Almera
27.kembali ke Jakarta


__ADS_3

Kami kembali mengulang kegiatan panas yang baru beberapa saat tadi kami lakukan.


Erangan dan rintihan penuh gairah kembali terdengar didalam kamar,sampai hari menjelang malam kami baru berhenti melakukannya.


"lelah"tanya Alex lembut sambil mendekap tubuhku kedalam pelukannya.


"lapar"ucapku manja menelusup semakin dalam kedalam pelukan alex.


"mau pesan apa"tanyanya sambil mencium puncak hidungku.


aku menggeleng manja padanya.


"lalu"ucapnya sambil menarikku duduk bersandar didadanya yang bidang.


"aku mau makan diluar"jawabku sambil memainkan jariku diatas dadanya.


"baiklah kita bersihkan diri dulu baru keluar"ucapnya sambil mengangkat tubuhku menuju kekamar mandi.


sampai dikamar mandi diletakkan tubuhku lansung kedalam bathub.


"aku mandi dishower saja,supaya kita bisa segera keluar untuk makan"ucapnya beralih menuju shower dikamar mandi untuk membersihkan diri dengan cepat.


Setelah selesai mandi yang benar benar hanya mandi karena perutku benar benar sudah sangat lapar minta diisi akibat pertempuran dasyat kami sejak tadi siang.


"ayo" digenggamnya tanganku setelah kami selesai berpakaian.


"kau tidak papa memakai bajumu yang tadi"tanyaku merasa tidak nyaman karena baju yang dikenakannya sekarang tampak kusut akibat perbuatan tanganku tadi.


"tidak masalah,aku bahkan ingin selalu memakai baju ini kalau kau tidak keberatan"ucapnya sambil tersenyum jahil kearahku.


"Alex"dengan gemas kupukul dada bidangnya itu.


Alex semakin tergelak melihat kelakuanku,ditariknya tubuhku merapat padanya, kemudian Alex mencium bibirku sekilas"ilove you",bisiknya ditelingaku.


"ilove you too"balasku sambil mengalungkan kedua tanganku pada lehernya dan memagut bibirnya dengan mesra.


Melihat apa yang kulakukan dengan panas dibalasnya pagutan bibirku hingga membuat gairah kami kembali terbangkitkan.


Kami sudah melupakan niat awal untuk makan malam diluar.


Kami lebih menikmati untuk saling memuaskan gairah kami masing masing sekarang.

__ADS_1


Sepanjang malam kami sibuk bergulat untuk saling memuaskan,erangan dan rintihan kenikmatan memenuhi seluruh kamar,


seolah olah hasrat kami tidak pernah bisa terpuaskan.


Lewat tengah malam akhirnya kami mengakhiri pergulatan penuh gairah itu.


Tubuhku seperti tidak punya tenaga lagi akibat digempur oleh rudal milik Alex berkali kali tadi.


"Lelah"tanya Alex sambil menarikku masuk kedalam pelukannya.


"em"lenguhku semakin merapatkan tubuhku mencari posisi ternyaman didalam pelukan dada bidangnya.


"sorry"bisiknya lembut ditelingaku,tapi aku sudah tidak mendengar apa yang diucapkan Alex selanjutnya padaku,mataku sudah tidak sanggup lagi terbuka karena terlalu lelah.


Hanya dalam sekejap aku sudah terlelap dalam mimpi dengan Alex mendekap erat tubuhku dibalik selimut yang membungkus tubuh polos kami berdua.


Pukul 9 pagi aku terbangun dari tidur nyenyakku saat mendengar dering telpon dari ponsel pintar milikku uang berada diatas nakas.


kuraba tempat tidur disampingku sudah kosong, jam berapa Alex pergi meninggalkan kamar,pikirku.


kuraih bantal yang bekas dipakai Alex untuk tidur,masih tercium aroma tubuhnya disana,membuat dadaku kembali berdesir mengingat setiap sentuhannya ditubuhku.


Dering telpon dari ponsel pintarku membuatku tersadar dengan malas kuangkat panggilan dari Anggela diseberang sana.


"hem..ada apa Anggel"jawabku dengan malas sambil menggeliatkan tubuhku yang terasa lelah.


"proyek kita di Bandung bermasalah kau harus pulang secepatnya"


"bukankah ada Mike,maksudku tuan Ronald"


"itulah masalahnya sepertinya masalah itu berasal dari perusahaan tuan Ronald"


"baiklah aku akan pulang hari ini kau pesankan tiket untukku sekarang"ucapku pada Anggela sebelum mengakhiri panggilan telpon dengannya.


Aku segera bangun dari ranjang bemaksud untuk kekamar mandi,tapi kurasakan seluruh tubuhku sakit terutama dibagian bawah inti tubuhku.


"issh"desisku menahan sakit sambil berjalan pelan kekamar mandi.


"sepertinya aku harus berendam air hangat sebentar untuk mengurangi rasa pedihnya batinku,sambil menghidupkan kran air dibathup.


kutatap tubuhku dicermin yang ada dikamar mandi,tubuhku sudah superti macan tutul.

__ADS_1


penuh dengan tanda kemerahan diseluruh tubuh"banyak sekali" pikirku.


Alex benar benar seperti singa kelaparan tadi malam melahap habis sekujur tubuhku.


setelah berendam dibathup aku merasa tubuhku menjadi lebih segar,sambil duduk diranjang ku periksa pesan pesan yang masuk keponselku dari semalam,ternyata ada pesan dari Anggela yang kuabaikan semalam dansebuah pesan dari Alex,yang dikirimnya tadi pagi sebelum aku bangun.


"Almera,aku harus pergi dulu hari ini ada jadwal syuting,maaf aku tidak membangunkanmu dulu sebelum pergi karena aku tidak ingin mengganggu tidurmu,banyak banyaklah istirahat hari ini,nanti setelah selesai syuting aku akan menemuimu,tidur yang nyenyak my sunset aku mencintaimu".aku tersenyum membaca pesan manis dari Alex,baru beberapa jam kami berpisah dan aku sudah merasa sangat merindukannya.


Segera kubalas pesan Alex"i love you too,tapi maaf hari ini aku harus kembali keJakarta,nanti kuhubungi kalau aku sudah sampai"lalu segera kukirim pesannya dan aku bersiap siap untuk segera kembali keJakarta.


Setelah melakukan penerbangan kurang lebih selama 2 jam jarak Jakarta Bali aku mendarat di bandara Sukarno Hatta tepat sebelum makan siang dan Anggela sendiri yang langsung menjemputku keBandara.


"Almera"panggilnya saat melihatku berjalan dilobi Bandara sambil menenteng koper milikku.


"bagaimana,kau sudah menyiapkan semua berkas yang diperlukan"tanyaku sambil terus berjalan menuju mobil kantor yang akan lansung mengantar kami ke unruk bertemu dengan Mike.


"sudah,asisten Mr Ronald tadi menelpon menunggu kita direstoran"Anggela menyebutkan sebuah nama restoran terkenal yang akan kami jadikan sebagai tempat rapat.


"baik kita kesana sekarang"jawabku langsung masuk kedalam mobil.


dimobil sambil menuju tempat pertemuan aku mempelajari berkas berkas yang di bawa oleh Anggela tadi.


Aku tidak habis pikir bagaimana proyek ini bisa bermasalah,bukankah beberapa waktu yang lalu semuanya sudah selesai,pikirku dengan gelisah.


Bukan tanpa alasan kegusaranku yang berkaitan dengan proyek ini,karena ini adalah proyek mega bintang yang sudah lama ingin kami laksanakan.


Banyak investor investor besar yang terlibat didalamnya bukan hanya dari dalam negeri tapi juga investor dari luar negeri.


"sejauh mana permasalahannya"tanyaku sambil masih menekuni berkas ditanganku.


"lumayan besar,beberapa investor besar tiba tiba menarik diri kemaren secara bersamaan"


"what..!!,separah itu kenapa kau baru menghubungiku tadi pagi"ucapku geram pada Anggela.


"aku sudah mencoba menghubungimu dari kemaren tapi ponselmu tidak bisa dihubungi"


"oh shitt"gumamku,itu pasti waktu aku sedang bersenang senang dengan Alex.


"jadi siapa saja yang ingin keluar dari proyek"ucapku kembali fokus pada permasalahan perusahaan.


Anggela menyebutkan nama beberapa investor walaupun bukan investor utama tapi cukup bisa membuat kami kekurangan modal untuk menyelesaikan proyek ini.

__ADS_1


Jadi kami harus segera mencari investor baru secepatnya agar mega proyek yang sudah lama menjadi impian perusahaan itu bisa segera dimulai pekerjaannya.


__ADS_2