Gigolo Milik Almera

Gigolo Milik Almera
46.Aku mencintaimu Alex..


__ADS_3

Tanpa merasa jijik Alex membersihkan cairan dari inti tubuhku dengan lidahnya.


setelah itu diangkatnya turun tubuhku dari atas meja dan dibaliknya tubuhku agar menghadap membelakanginya.


Kemudian"jleb"Alex mulai memasukkan miliknya dengan posisi aku berdiri membelakanginya.


"akh...akh.."erangku saat Alex mulai memainkan miliknya maju mundur didalam inti tubuhku,membuatku benar benar gila dibuatnya .


Sementara tangan dan lidah Alex juga ikut sibuk meremas dan mengigit bagian dada juga bokongku.


Keringat bercucuran membanjiri seluruh tubuh kami, tapi Alex belum berhenti masih asik bermain didalam inti tubuhku.


Sudah beberapa gaya permainan baru kami coba sore itu diruang makan sampai akhirnya aku benar benar merasa puncak itu akan meledak.


"Aleeex"desisku saat merasakan sesuatu akan meledak lagi didalam inti tubuhku


"ya..Almeeer,sekarang"erang Alex dengan bergerak lebih cepat memaju mundurkan miliknya yang masih didalam inti tubuhku dan akhirnya


"duaar.."kami meledak bersama sama menimbulkan percik kembang api yang besar didalam tubuh kami berdua.


"ilove you my wife"ucap Alex dibelakang punggungku dengan nafas yang masih terengah engah akibat pelepasan dasyat yang baru saja kami rasakan.


"love you too"jawabku dengan suara pelan karena terlalu lelah.


"mau aku mandikan"tawar Alex karena melihatku sangat kelelahan.


"ya"jawabku sambil mengalungkan kedua tangan kelehernya minta untuk digendong sampai kekamar.


"ayo,"diangkatnya tubuhku seperti koala mengendong anaknya.


"hanya mandi"ucapku saat kami sudah sampai didalam kamar mandi,dan Alex meletakkan ku diatas closet karena dia sedang mengisi bath up dengan Air hangat dan sabun aromaterapi.


"untuk kali ini iya"


"maksudnya"


"lainkali kita akan mencoba untuk bermain disini"


"dasar monster"makiku padanya.


Alex hanya tertawa mendegarku memakinya.


"ya,tapi monster tampan"


"menyebalkan"


"baiklah tuan putri mari hamba mandikan"seloroh Alex sambil mengangkat tubuhku kedalam bathup dan mulai menggosoknya dengan lembut.


"ini lebih baik"gumamku sambil memejamkan mata menikmati gosokan Alex ditubuhku.


"bagaimana kau suka"


"ya,disitu terasa nyaman saat digosok"gumamku dengan memejamkan mata.


"bagaimana dengan disini"


"Alek hentikan,kau sudah berjanji hanya akan membantuku mandi"

__ADS_1


"bagaimana kalau aku berubah pikiran"


"Alex pliss aku terlalu lelah sekarang dan itu karena ulahmu "


"baiklah aku hanya becanda"ucapnya sambil mengecup lembut keningku.


****


Tengah malam aku tiba tiba terbangun karena merasa lapar,kulihat Alex masih bergelung sambil tangannya menangkup dadaku yang polos tidak memakai apa apa.


Karena tadi setelah Alex selesai memandikanku aku langsung tertidur tanpa sempat memakai apapun.


Hanya selimut tebal yang Alex tutupkan ketubuh kami berdua agar tidak merasakan dinginnya udara malam di vila ini yang memang terasa dingin karena banyaknya pepohonan.


kuangkat pelan pelan tangan Alex agar dia tidak terbangun saat aku turun dari ranjang kemudian,aku berusaha mencari baju yang bisa kupakai untuk turun kebawah.


Hanya ada kemeja Alex yang kebesaran saat kukenakan,karena seperti kata Alex baju yang berada didalaam koperku semuanya terlalu formal.


Ku buka sedikit gorden didalam kamar agar ada cahaya saat aku berjalan keluar nanti karena kalau menyalakan lampu aku takut akan membuat Alex bangun.


"Kau sedang apa sayang"


Aku langsung terlonjak saat mendengar suara Alex yang tiba tiba sudah ada dibelakangku.


"Alex kenapa kau mengejutkanku"jawabku sambil berbalik kearahnya.


"Aku terbangun karena merasa kau tidak ada disampingku"


"aku lapar,ingin mencari sesuatu yang bisa dimakan dibawah,tapi tidak ingin membangunkanmu karena itu aku sengaja membuka gorden jendela agar tidak perlu menyalakan lampu saat keluar dari kamar.


"kalau kau ingin sesuatu lain kali bangunkan aku,jangan bangun sendiri karena di vila ini kalau malam hanya ada kita berdua"


"dimana Dolores"


"dia tidak tinggal disini tapi dibangunan belakang vila ini"


"oh"


"tunggu sebentar,aku akan memakai baju dan membuatkanmu sesuatu yang bisa kita makan"


*****


Didapur,aku hanya berdiri sambil memandang Alex yang sibuk mencari sesuatu yang bisa dimakan dari dalam kulkas yang ada di sana,


"sepertinya tidak banyak pilihan yang bisa kita makan,Dolores belum mengisi lagi kulkas sejak di pakai tadi malam untuk acara pernikahan kita"


"apa pun yang ada dikulkas,tidak masalah yang penting bisa untuk mengganjal perutku"


"bagaimana kalau spagheti,akan kumasakkan untukmu"


"kau bisa"


"kau meragukan kemampuanku"


"tidak hanya saja ku pikir..."


"kau terlalu banyak berpikir"ucap Alex sambil menyentil dahiku"duduklah disana" tunjuk Alex dengan dagunya.

__ADS_1


Aku pun menuruti apa yang diperintahkan olehnya menunggunya selesai masak dengan duduk dikursi yang ada didapur itu.


Kurang lebih sepuluh menit Alex selesai memasak dua porsi spageti untuk kami santap.


"hem sepertinya lezat"ucapku saat mencium aroma spageti yang baru matang membuat air liurku sampai menetes.


"kemarilah"alex menyuruhku mendekat kearahnya,"buka mulutmu"ucapnya sambil menyuapkan spageti dengan garpu kedalam mulutku.


"enak"pujiku sambil mengunyah spageti yang ada didalam mulutku.


"lagi"tanyanya


"ya"


Dan tidak sampai lima menit spageti yang ada di penggorengan itu sudah berpindah kedalam perut kami berdua.


"ah,aku kenyang sekali sepertinya kalau setiap hari makan dengan porsi seperti ini aku akan bertambah gendut saat pulang ke Indonesia nanti"


"kau tidak akan bertambah gendut karena setelah makan banyak,kita akan berolah raga bersama nanti"


"sepertinya treadmild bagus untuk membuang lemak"


"bagaimana kalau gulat itu juga akan cepat menguras tenagamu"


"maksudmu,lex"


"nanti kita bicarakan dikamar,sekarang ayo temani aku minum "


Alex mencari sesuatu yang bisa menghangatkan badan.


"hanya ada ini,kau ingin mencobanya"ucapnya sambil menunjuk anggur yang ada ditangannya.


"toleransiku terhadap alkohol sangat rendah"


"ini hanya anggur lokal yang kadar alkoholnya sangat rendah jadi aman untuk diminum orang sepertimu yang tidak kuat minum Alkohol"


"baiklah,ayo dimana kita minum"


"bagaimana kalau dibalkon kamar pemandangan dari sana akan terlihat indah,apalagi dengan adanya cahaya bulan"


"ya,ayo"


Kami berdua duduk dibalkon kamar lantai atas,Alex membuka selimut dan menurunkan beberapa bantal agar balkon


itu terasa lebih hangat saat kami duduki.


"sudah siap duduklah"


"wah benar katamu lex dari sini pemandangannya sangat indah aku seperti masuk kedalam film twilight."


"benarkah,"


"ya,itu adalah salah satu film favoritku bagaimana denganmu"


"entahlah,aku sudah lama melupakan apa yang aku sukai dan tidak aku sukai sebelum bertemu denganmu"ucap Alex sambil bersandar dibantal dan menyesap minuman yang ada ditangannya.


"seberat apa hidupmu saat itu"tanyaku sambil menatap kearahnya yang sedang memandang kedalam kegelapan hutan.

__ADS_1


"berat dan gelap seperti hutan didepan kita saat malam hari,kupikir aku akan berada disana selamanya,tapi ternyata kau datang memberiku cahaya"ucapnya membalas tatapanku"kau mau mendengarnya"


"kalau kau tidak keberatan menceritakannya padaku".


__ADS_2