Gigolo Milik Almera

Gigolo Milik Almera
15. Aku ingin mengenalmu lebih dalam,Mer!


__ADS_3

"oh ayolah lex,kita belum saling mengenal bagimana aku bisa menjalin hubungan yang melibatkan perasaan denganmu"


"baiklah apa maumu"


"well...kita tidak mungkin jadi pasangan kekasih seperti yang kau katakan,karena aku tidak ingin punya hubungan yang rumit denganmu saat ini,jadi mari kita lakukan hubungan atas dasar suka sama suka,tanpa melibatkan emosi dan perasaan."


"baiklah kita akan menjalin hubungan seperti yang kau inginkan,"


"ya,mari kita lakukan itu,"kataku sambil berdiri dari gazebo dan berjalan kearah motor Alex.


aku tau,kami berdua saling tertarik tapi aku tidak ingin punya perasaan lebih untuk Alex,karena aku tidak siap terluka untuk pria seperti Alex.


"kau mau kuantar kesuatu tempat"tawar Alex.


"tidak,antarkan saja aku kembali"


"baiklah,ayo naik"


aku segera naik keboncengan motor .


"ayo peluk pinggangku"


"apakah harus begini kalau dibonceng motor"kataku sambil menggeruru.


alex tertawa mendengarnya.


"motor ini memang dikhususkan untuk pasangan supaya terlihat lebih romantis"


"ya,mungkin penciptanya orang yang sangat romantis"


"bukan tapi pemilik motor ini yang sangat romantis,pengen pasangannnya nempel terus"


"dasar modus"kataku sambil memukul pundaknya"


Alex hanya tergelak didepanku,sambil melajukan motornya kembali kearah apartemenku.


sampai di depan bangunan apartemen kupikir dia akan langsung pergi,tapi ternyata Alek mengikutiku turun dan masuk sampai depan pintu unitku.


"pulanglah,sekarang"


"hanya itu"


"maksudku,kau belum membayarku"katanya sambil menarik tubuhku kedalam pelukannya.


"alex,ini didepan pintu nanti ada yang melihat"


"kenapa,kau ingin menyuruhku untuk masuk kedalam"katanya sambil mendekatkan wajahnya kearahku.


"maksudku"


"hanya sebentar" kemudian dia langsung mencium bibirku dengan lembut.


"buka"katanya sambil berusaha menyelusupkan lidahnya agar bisa lebih dalam menjelajah kedalam mulutku.


"Alex"pangilku parau disela sela ciumannya yang semakin panas dibibir dan juga leherku.


"em"jawabnya tanpa bermksud menghentikan kegiatannya itu.


"ada cctv disana kataku menunjuk kearak belakang punggungnya.

__ADS_1


"ah sial"katanya sambil menghentikan kegiatan panasnya itu.


"mau masuk kedalam"tawarku,tanpa sadar.


"tidak,sebaiknya aku pulang sekarang,aku takut tidak bisa menahan diri kalau aku masuk"katanya sambil membelai bibirku yang basah akibat ciumannya tadi.


"masuklah,aku akan segera pulang,"


aku hanya mengangguk sambil membuka pintu kamarku.


"nanti kutelpon,jangan memblokir nomorku"katanya sebelum aku menutup pintu.


what... kapan aku memblokir nomornya batinku,segera kuperiksa hpku melihat apakah ada pesan yang kulupakan,tenyata ada pesan dari nomor tak dikenal kemaren masuk ke hpku.


rupannya ini nomor telponnya batinku,kemudian membuka blokirannya.


*******


"halo Do kamu dimana"


"gue ada dibar lex, ada apa"


"aku kesana ya"


"oke lo datang aja kesini"


siang itu setelah pulang dari apartemen Almera aku meluncur ke bar untuk bertemu dengan Aldo.


Aku merasa sesak saat mengingat pembicaraan ku dengan Almera ditaman tadi.


Aku butuh teman untuk bicara saat ini dan kurasa Aldo pasti bisa mengerti.


kulihat Aldo sedang duduk dimeja bar dengan Elvan.


"hai bro sini"panggil Aldo.


aku mendekati mereka berdua dan duduk disamping Aldo.


"sorry untuk yang tadi malam"


"nggak papa semua sudah clear ko"


"jadi akhirnya kalian jadian"


aku hanya menggeleng sambil menyesap minuman yang disodorkan Elvan padaku.


"kenapa"


"sulit,kupikir hanya cukup kami punya perasaan yang sama lalu kami bisa jadi pasangan ternyata,itu belum cukup"kataku tertunduk lesu.


"jangan menyerah bro,"


"tapi sulit Do,pikiran kami tidak sejalan"


"pasti ada jalan keluarnya,emang lo udah bilang lo serius sama dia"


"sudah,tapi sulit untuk kami berhubungan,terlalu banyak perbedaan katanya"jawabku dengan lesu.


"sabar bro, lo harus sabar dalam menghadapi tipe cewek kaya gini"

__ADS_1


"ya mungkin benar katamu Do aku terlalu menekannya,karena jujur aja baru kali ini aku punya perasaan sayang sama seseorang setelah aku kehilangan keluargaku dulu.


"nah tu lo sadar,sepertinya kalian butuh waktu lebih banyak untuk saling mengenal diri masing masing".


"ya,tapi sampai kapan Do"


"dia bukan perempuan yang biasa lo temui selama ini Lex,dia nggak butuh lo tapi lo yang butuh dia,jadi lo harus lebih berjuang agar bisa memdapatkan hatinya.karena itukan yang lo mau darinya"


"iya,betul katamu Do,sekarang aku jadi mengerti arti perasaaanku padanya Do,makasih sarannya"


"yoi,mau kemana lo"


"pulang,"kataku sambil melambaikan tangan meninggalkan mereka berdua.


Hari ini aku bermaksud pulang kekontrakan yang selama ini aku tempati.


sebuah kamar kost kecil khusus laki laki.


Yang terdiri dari satu kamar yang didalamnya terdapat satu ranjang singgel dan lemari kecil,dengan kamar mandi kecil didalam.


sebenarnya dengan penghasilanku saat ini aku bisa menyewa tempat tinggal yang lebih bagus tapi kupikir aku belum membutuhkannya.


aku masih merasa nyaman tinggal disana dengan lingkunganku sekarang.


mungkin nanti kalau aku menikah,aku harus mencari tempat tinggal yang bagus pikirku,tapi kalau seandainya hubunganku dan Almera sampai tahap pernikahan maukah dia tinggal denganku,pikirku.


saat ini saja Almera tidak kekurangan apapun,dan aku ingin saat nanti aku bersamanya aku ingin membuat hidupnya tetap seperti itu jadi aku harus lebih keras lagi bekerja,kalau dulu aku banting tulang bekerja tak kenal waktu agar diriku nyaman tapi sejak bertemu Almera,pikiranku hanya tertuju padanya.


Memikirkan Almera membuatku jadi merindukannya padahal baru beberapa jam kami berpisah.segera kucari namanya didaftar kontak dan segera ku pencet nomornya.


Dering pertama belum diangkat apakah mungkin dia sibuk pikirku,tapi hari ini bukankah dia tidak bekerja batinku.


kucoba lagi menghubungi nomornya,setelah beberapa kali dering akhirnya ada jawaban dari ujung sana.


"ya,alex"


"kamu sedang apa"


"aku sedang dikantor,sekarang"


"jam berapa kamu pulang"


"mungkin sekitar pukul 6 sore"


"aku jemput ya"


"tidak usah,aku bawa mobil sekarang"


"bagaimana kalau bertemu didekat apartemenmu"


"Alex pliss,"


"oke sorry,aku hanya merasa sudah merindukanmu walau kita baru berpisah,karena kupikir malam ini kita bisa bertemu,meski cuma untuk makan malam karena besok jadwal syutingku sudah mulai padat lagi"


"oke baik kita bertemu dicafe dekat apartemenku malam nanti pukul 7 malam"


"oke,aku akan menunggumu disana nanti"


sambil mengakhiri panggilan kami.

__ADS_1


kurebahkan tubuhku sambil memandang langit langit kamar kehembuskan nafas dengan keras,sebegitu sulit ternyata meluluhkan hatimu Almera,tapi percayalah aku tidak akan menyerah,aku tidak ingin kehilangan orang yang sangat berarti lagi dihidupku,cukup sudah aku kehilangan seluruh keluargaku,aku tidak ingin kehilangan dirimu yang kini menjadi sumber kebahagiaan ku.💜💜💜


__ADS_2