Gigolo Milik Almera

Gigolo Milik Almera
75.Rencana Alex


__ADS_3

Almera terbangun saat matahari sudah terlihat menyembul dari balik tirai jendela kamarnya.


Diliriknya jam diatas nakas tempat tidurnya sudah pukul 07.30 lalu dilihatnya bantal tempat tidur Alex tadi malam sudah kosong,'Dimana Alex 'batinnya ,lalu segera bangun dari ranjang dan bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri.


Dicermin yang ada dikamar mandi Almera menatap tubuh polosnya dari cermin,'Ternyata semuanya bukan mimpi'pikirnya saat melihat banyaknya tanda merah bekas percintaan mereka semalam, membuat Almera tersenyum simpul mengingat bagaimana ia menggoda Alex.


Setelah selesai membersihkan diri Almera segera keluar dari dalam kamar mandi dengan memakai bathrobe dan handuk kecil yang menutup kepalanya.


Saat sampai dikamar Almera melihat Lili sudah berada didalam kamarnya dengan membawa nampan berisi sarapan untuknya.


"Selamat pagi Nona muda" sapanya.


"Pagi Lili,apa yang kau bawakan untukku?"tanya Almera karena dia melihat Lili membawa baki sarapan yang tertutup diatas nampan.


"Saya membawakan anda bubur ayam,apakah anda suka?"tanya Lili sambil meletakan nampan yang dibawanya diatas meja ,dekat sofa yang ada dikamar itu.


"Aku sangat suka ,siapa yang menyuruhmu membawakan ku sarapan bubur ini?"


"Andreas bilang anda sepertinya kelelahan setelah pergi keluar semalam karena itu,dia meminta saya membawakan anda sarapan dikamar.


Mendengar apa yang diucapkan oleh Lili Almera hanya tersenyum simpul'dasar Alex bisa bisanya di mengatakan alasan konyol itu didepan Lili.


"Lalu dimana Andreas sekarang?"


"Tadi saya lihat dia keluar dengan tuan besar"


Aku mengerutkan kening mendengar penjelasan Lili,'kemana Daddy dan Alex pergi sepagi ini tanpa memberi tauku'batin Almera.


"Lalu siapa yang berjaga diMansion kalau Andreas pergi?"tanya Almera pada Lili.


"Ada beberapa orang yang saya tidak kenal nona,apakah ada masalah nona?"Tanya Lili terdengar khawatir.

__ADS_1


"Tidak,aku juga tidak berencana keluar kamar karena Dokter Karen tidak ada untuk melakukan Terapi, sebaiknya aku istirahat setelah menghabiskan sarapanku ini".


"Baik nona,kalau anda butuh apa apa saya ada didepan.


"Hem"Almera hanya bergumam untuk menjawab apa yang dikatakan Lili, karena dia sudah sibuk menikmati sarapannya sambil melihat ponselnya berharap Alex memberinya khabar, kemana dia pergi dengan Daddynya tanpa membangunkan Almera.


Dan ternyata benar ada pesan singkat dari nomor baru yang Almera langsung tau kalau itu dari Alex dari nada pesannya.


"Sayang maaf aku tidak membangunkanmu sebelum keluar pagi ini,karena aku tidak ingin membuat Lili terkejut melihat kita tidur bersama,jadi aku sengaja bangun lebih pagi dan langsung keluar dari kamarmu,kau tidak marahkan sayang?"


Almera segera membalas pesan itu.


"Tidak masalah,dan terimakasih untuk sarapan lezat yang kau titipkan pada Lili untukku,apakah ini bubur ditempat kita pernah makan dulu?"


Tak perlu menunggu lama Alex sudah membalas pesan yang Almera kirimkan.


"Kau masih belum lupa dengan rasa ditempat itu?,kuharap kau tetap menyukainya seperti dulu".


"Terimakasih,karena kamu masih mengingatnya,aku mencintaimu sayang".


"Aku juga mencintaimu aku tak sabar ingin segera bertemu denganmu lagi".


"Akan ku usahakan mengunjungimu nanti,setelah urusanku disini selesai".


Almera lalu mengirim emoticon love sebagai jawaban atas pesan Alex sebelum meletakkan ponselnya dan kembali meneruskan sarapannya.


****


Sementara itu Alex dengan Ayah Almera sedang berkendara menuju kantor pengacara yang akan mengurus surat surat pengalihan kepemilikan perusahaan Mike yang sebenarnya adalah milik kedua orang tua Alex dulu.


"Apakah semua berkas berkas asli sudah siap "

__ADS_1


"Ya Daddy, Granpa sudah mengirimkan berkasnya melalui Miller dan kita tinggal memeriksanya dikantor pengacara kepercayaan Daddy".


"Lalu setelah ini apa yang akan kau lakukan,kalau sampai Mike tau bahwa seluruh hartanya disini sudah berpindah kembali atas namamu,dia bisa nekat seperti dulu,saat dia melakukannya pada kedua orang tuamu"


"Karena itu aku mengajak Daddy kekantor pengacara hari ini, aku akan memberikan surat kuasa pengambil alihan harta Mike melalui Daddy, sedangkan aku akan menghadapi Mike di Amerika".


"Apa maksudmu!?"


"Aku minta tolong Daddy urus masalah disini,sedangkan aku akan terbang ke Amerika bersama Miller untuk menghancurkan Mike disana"


"Kau Gila!!"


"Apa yang akan aku katakan pada Almera saat dia tau semua ini!!"


"Tolong Daddy rahasiakan ini dari istriku,karena Scot baru saja mengabariku,bahwa Mike tidak main main dengan rencananya untuk menguasai harta kalian dan sekarang bukan hanya soal harta tapi dia sudah berani bermain belakang dengan meminjam kekuatan geng Mafia dan kalau sampai dia berhasil kembali kesini dengan membawa bantuan dari mereka, itu sangat berbahaya untuk keluarga kita,aku tidak ingin terjadi apapun pada kalian"


"Lalu bagaimana denganmu,apa kau yakin bisa mencegah niat jahat Mike,kalau kau pergi ke Amerika".


"Aku yakin bisa,karena aku juga tidak sendiri disana aku sudah menyiapkan semuanya untuk menghancurkannya".


"Aku tak tau apa yang harus aku katakan, karena aku tidak pernah menyangka bahwa Mike,anak dari sahabat karibku dan ayahmu yang sudah kami anggap sebagai anak kami sendiri ,teryata dalang dari kematian keluargamu,kalau mengingat hal itu aku sangat marah padanya".


Alex hanya diam saja mendengar apa yang diucapkan oleh ayah mertuanya itu,karena sejujurnya dia tidak terlalu mengenal siapa Mike ini,dia hanya sempat bertemu beberapa kali dengan Mike, semenjak ayahnya membawa Mike masuk kedalam perusahaannya dan juga keluarganya.


Alex menatap keluar jendela, tiba tiba dia teringat kembali dengan ayah,ibu serta Amora kakak perempuan satu satunya yang begitu tergila gila pada Pria bajingan seperti Mike,sampai bisa ditipu untuk menandatangani pengalihan seluruh harta kekayaan keluarganya,yang menjadi penyebab musibah kecelakaan maut yang menewaskan mereka semua.


"Sebenarnya berat bagiku membiarkanmu menghadapi Mike dan komplotannya secara langsung,karena aku tidak ingin kejadian dua bulan lalu terulang lagi,apa yang akan kukatakan pada Almera dan calon cucuku nanti kalau kau tidak bisa pulang dengan selamat"ucap Ayah Almera dengan ekspresi sendu.


"Dad,percayalah aku pasti baik baik saja aku akan segera kembali,ini tidak akan lama dan aku sudah menyiapkan semuanya jadi Daddy tidak perlu khawatir tentang keselamatanku".


"Sebenarnya aku tidak keberatan memberikan dua puluh lima persen saham milikku asal dia tidak mengganggu hidup kita,bagiku harta bukanlah segalanya"

__ADS_1


"Dad,percayalah Mike tidak akan cukup hanya dengan mendapat dua puluh lima persen saham saja tapi di ingin semuanya,karena itu memang sudah sifatnya yang tidak pernah puas,karena itu aku harus menghentikannya agar tidak ada korban lagi".


__ADS_2