
Alex memeluk tubuh sang istri yang masih polos setelah olah raga panas mereka pagi ini.
"Tidurlah lagi"bisik Alex sambil mengecup lembut kepala sang istri.Almera menggelengkan kepalanya sambil mendongak menatap kearah Alex.
"Aku sudah terlalu banyak tidur akhir akhir ini".
"Benarkah?,baguslah kalau begitu,disana aku sangat menghawatirkanmu,kalau kau disini baik baik saja aku senang".
"Ya,selama kau pergi aku sengaja banyak banyak tidur,karena aku berharap saat bangun nanti kau sudah ada disampingku,dan aku berjanji kalau kau pulang aku tidak akan tidur lagi".
"Kenapa sayang?"
"Karena aku ingin menebus setiap detik yang sudah kita lewatkan,saat kita berpisah".
"Maaf sudah membuatmu khawatir sayang"
Sambil semakin erat memeluk tubuh Almera.
"Aku tidak apa apa bukankah aku tidak sendirian saat menuggumu,jadi aku tidak terlalu kesepian,yang aku khawatirkan adalah dirimu karena disana kau sendirian"
"Ya,kau benar aku selalu menghitung setiap detik dan jam kapanbisa segera pulang kepadamu".
"Lalu apakah setelah ini kau akan pergi lagi".
"Tidak semua urusanku sudah selesai,dan aku akan disini".
"Apakah urusan yang kau selesaikan itu masalah Mike?"tanya Almera tiba tiba.
"Kau sudah dengar khabarnya dari berita bukan?"
"Ya,aku mendengar khabarnya dari berita diinternet,tentang penangkapan Mike dan Karen oleh pihak keamanan sana".
ucap Almera sambil menghela nafas dengan berat.
"Kenapa sepertinya kau punya beban berat dihatimu".
"Aku memikirkan Anggela saat ini"
"Maksudmu?"
"Aku pernah mengatakan padamu bukan bahwa Mike punya hubungan dengan Anggela dan kasus penangkapannya itu membuat Anggela sangat terpukul".
"Lalu apa yang terjadi dengan Anggela,apakah kau menghiburnya?."
"Aku ingin,tapi tidak bisa".
"Kenapa sayang?".
__ADS_1
"Setelah mendengar berita itu Anggela langsung mengundurkan diri dari perusahaan dan sekarang dia pergi dari Indonesia,dia hanya berpamitan lewat pesan singkat denganku tanpa mau menemuiku secara langsung."
"Itu pasti sangat berat untuk Anggela."gumam Alex.
"Ya,dan kuharap dia sekarang baik baik saja karena saat aku mencoba menghubungi ponselnya,nomornya sudah tidak aktif lagi".
"Nanti akan kuminta orang ku untuk mencari tau keberadaannya."
"Ya,aku sangat khawatir karena Anggela adalah teman baikku yang sudah seperti saudaraku sendiri."
"Ya,aku tau itu".
"Jadi apa rencanamu setelah ini?"
"Aku akan mengurus perusahaan milik nyonya smith selama disini".
"Maksudmu?"
"Bukankah saat ini nyonya Smith sedang tidak bisa mengurus perusahaannya,jadi tuan Smith yang harus mewakili untuk sementara".goda Alex pada Sang istri.
"Alex,aku serius!"
"Aku juga serius sayang,perusahan Ronald sekarang sudah aku ambil alih,dan namanya juga sudah aku rubah menjadi perusahaan milikmu".
"Tapi kenapa,Lex itu milikmu,kau tidak perlu melakukannya".
"Aku tidak butuh perusahaan itu kalau dengan memiliki pemiliknya aku bisa punya semuanya",ucap Alex sambil tertawa.
"Karena itu,aku setiap hari harus pergi kekantor kau tidak masalah kan sayang?"
"Tidak papa,karena aku juga akan pergi kekantor bersamamu".
"Maksudmu?"
"Aku harus mengawasi tuan Smith selama dikantor agar tidak bisa melakukan kecurangan saat bekerja,apa kau keberatan,tuan Smith?".
"Sepertinya tidak masalah,aku akan lebih semangat bekerja kalau nyonya Smith yang mengawasi dari pada sepanjang hari aku hanya memandang wajah suram Miller".
"Kau keterlaluan terhadap Miller,"ucap Almera sambil mencubit gemas dagu Alex.
Yang dibalas Alex dengan tertawa lebar.
"Jadi kapan kau akan mulai kekantor?"
"Mungkin dalam minggu ini,setelah aku membuatmu lelah setiap hari",
"Kau...,ingat apa kata dokter Marisa kita tidak boleh terlalu sering melakukannya".
__ADS_1
"Benarkah?,tapi dia baru saja bilang tidak papa karena kandunganmu sudah masuk trimester kedua"ucap Alex sambil memperlihatkan isi chat dari dokter kandungan Almera itu,membuat Almera jadi mati kutu.
*****
Beberapa bulan kemudian***
"Sayang kau yakin pagi ini akan ikut aku kekantor?"tanya Alex dengan nada khawatir karena melihat kandungan Almera yang sudah memasuki usia 39 minggu itu.
"Iya,aku bosan beberapa hari ini hanya dirumah,karena kau terlalu khawatir aku akan melahirkan sewaktu waktu"jawab Almera dengan wajah cemberut.
"Itu karena minggu kemaren aku sering pergi mengunjungi proyek diluar kota dan kau tidak mungkin untuk ikut karena bisa kelelahan,jadi aku terpaksa menyuruhmu untuk tinggal dirumah dengan Lili".
"Lalu apakah sekarang kau juga ada proyek yang membuatmu keluar kota lagi,atau kau sengaja tidak ingin mengajakku karena malu dengan kehamilanku yang membuat tubuhku tidak sexy lagi"ucap Almera dengan mata berkaca kaca.
"Sayang kau salah paham,menurutku dengan perutmu yang semakin membuncit itu kau semakin sexy dan membuatku ingin selalu menyentuhmu".
"Tapi kenyataannya kau sudah lama tidak menyentuhku".
"Itu,karena aku takut kalau aku bisa menyakiti anak kita saat sedang berada dalam dirimu".
"Itu tidak benar,aku baik baik saja dan dokter Marisa juga tidak melarangnya, jadi sekarang ayo kita lakukan"rayu Almera, sambil mulai mendekatkan tubuhnya ketubuh sang suami yang belum berpakaian lengkap itu.
"Sayang jangan menggodaku,aku ada rapat penting pagi ini diperusahaan"ucap Alex dengan nafas mulai tersengal saat Almera mulai menggoda adik kecilnya yang tertutup celana panjang kerja itu.
"Suruh Miller mewakilimu pagi ini,katakan padanya aku tidak enak badan sekarang".
"Ba..baiklah tapi bisakah aku...mengirim pesan ..dulu pa..da..nya".
"Nanti saja saat kita sudah selesai melakukannya",ucap Almera yang membuat Alex hanya bisa pasrah dengan apa yang dilakukan sang istri pada benda pribadinya itu.
Akhirnya pagi itu Alex benar benar membatalkan niatnya untuk pergi kekantor,dia lebih memilih melakukan olah raga panas dengan Almera diatas ranjang mereka.
Dengan nafas masih tersengal sengal Alex menggulingkan tubuhnya kesamping sang istri,setelah pelepasan panjang yang mereka lakukan bersama tadi.
"Kau lelah?" ucap Alex karena melihat banyaknya keringat didahi Almera,akibat pendakian yang baru saja selesai mereka lakukan.
Almera hanya menganggukkan kepalanya tidak bisa bersuara lagi.
Sebenarnya akhir akhir ini Almera sudah merasa sering lelah saat beraktifitas sedikit saja,mungkin karena kandungannya yang sudah hampir memasuki usia 40 minggu itu,yang membuatnya cepat kelelahan.
"Ayo kubantu kau membersihkan diri"Ucap Alex dengan bangkit dari ranjang dan segera membantu Almera kekamar mandi untuk membersihkan dirinya sebelum menyuruh Almera untuk tidur karena lelah.
"Tolong ambilkan baju gantiku ,Lex "ucap Almera.
"Kau tidak ingin tidur seperti itu saja?"
Almera menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Aku meras perutku agak mulas jadi aku tidak akan tidur",ucap Almera sambil mengelus elus perutnya yang terasa tidak nyaman itu.
"Kau baik baik saja sayang!,perlu kupanggilkan dokter atau kita langsung pergi kerumah sakit saja!"ucap Alex dengan panik sambil memakaikan baju ketubuh sang istri agar tidak kedinginan.