
Setelah istirahat seharian kemaren,pagi ini Almera merasa lebih segar walaupun masih merasa sedikit pusing dan perutnya masih merasa tidak nyaman.
"Pagi,sayang sapa Alex saat melihat istrinya sudah bangun"
"pagi..,kau sudah rapi lagi mau kemana,"tanya Almera bingung.
"kau lupa ,hari ini kita akan kembali ke NY"
"pagi ini?"tanya Almera.
"ya,karena perjalanan kita cukup jauh jadi sebaiknya kita berangkat pagi"
"benarkah"Almera kembali memejamkan matanya mendengar apa yang Alex katakan.
"kau baik baik saja"tanya Alex sambil menyentuh dahi Almera dengan khawatir kalau badannya kembali demam.
"iya ....aku tidak papa,keluarlah dulu nanti aku akan menyusulmu"ucap Almera sambil mendorong tubuh Alex agar menjauh dari ranjang.
"kenapa?aku akan membantumu bersiap?"tawar Alex karena Almera menyuruhnya pergi.
"tidak..,aku bisa melakukannya sendiri jadi keluarlah sekarang"
"tapi kau masih sakit"
"aku tidak papa Alex,jangan terlalu khawatir"
"baiklah,aku akan meminta Dolores membantumu"ucap Alex sambil berjalan kearah pintu kamar
"no..!!jangan suruh Dolores kemari,aku ingin bersiap sendiri"ucap Almera.
Alex memandang pada Almera yang masih terbaring diatas ranjang,sambil menatap kearahnya, sepertinya saat ini dia harus keluar kamar mungkin Almera membutuhkan waktu untuk sendiri sekarang.
"baiklah,aku akan menunggumu dibawah"ucap Alex lalu berjalan keluar kamar .
Setelah Alex keluar Almera masih tetap berada di atas ranjang,bukannya segera kekamar mandi Almera malah kembali merebahkan tubuhnya diranjang, di tatapnya bantal tempat Alex tidur tadi malam,diulurkan tangannya untuk meraba bantal itu,kemudian diambil dan diciumnya bantal milik Alex.
Almera tidak bisa menggambarkan bagaimana perasaannya sekarang ,saat tau akan pergi dari tempat ini,tempat yang banyak terdapat kenangan mereka berdua selama sebulan ini.
__ADS_1
Saat mereka kembali nanti apakah semuannya akan sama,atau...,tiba tiba saja dia merasa sangat sedih saat membayangkan akan pergi dari sini,air matanya menetes dari kedua matanya,ditelungkupkannya wajahnya kebantal agar isaknya tidak bisa keluar dari mulutnya.
Almera terkejut saat merasakan ada tangan yang memeluknya dari belakang.
"sayang...,jangan sedih semua akan baik baik saja"ucap Alex sambil membawa tubuh Almera masuk kedalam pelukannya dan mengelus lembut punggung sang istri yang dirasakan isaknya semakin kencang karena pelukannya.
Alex sengaja membiarkan agar Almera mengeluarkan seluruh emosi yang dirasakannya sekarang.
Setelah dirasa guncangan dari tubuh Almera karena tangisnya reda baru Alex bicara.
"jangan sedih,kau tidak perlu memikirkan hal hal yang tidak penting, percayalah saat kita kembali dari sini semuanya akan baik baik saja,karena perasaan kita tetap sama,perasaan kita tidak tertinggal disini hanya kenangan saja yang kita tinggalkan jadi,berhentilah memikirkan hal yang tidak perlu itu,tidak baik untuk tubuhmu."
Almera hanya mendengarkan apa yang Alex ucapkan sambil memeluk tubuh bidang Alex dengan erat.
Setelah beberapa saat dalam posisi itu Almera merasa dadanya mulai lega,baru dia mengangkat wajahnya kearah Alex.
"aku akan mandi"ucapnya sambil melepaskan pelukannya dari tubuh Alex.
"mau kubantu"tawar Alex sambil membersihkan sisa air mata dari wajah Almera dengan tangannya.
Almera menggelengkan kepalanya"aku bisa sendiri"
"mau kubantu"tawar Alex.
"tidak kau keluarlah,aku bisa melakukannya sendiri"ucap Almera sambil mendorong tubuh Alex agar keluar dari kamar mandi.
"baik aku akan menunggumu dikamar"
Almera hanya mengangguk saat alex mengatakan itu sambil keluar dari kamar mandi dan membiarkannya untuk mandi sendiri.
Almera menghela nafas dengan keras 'benar kata Alex sepertinya aku terlalu khawatir berlebihan menghadapi kepulangan ini,mungkin karena aku merasa terlalu nyaman selama tinggal disini jadi aku merasa berat untuk pergi dari sini'pikirnya.
Setelah pikirannya merasa lega Almera segera melepas pakaiannya dan mengguyur tubuhnya dibawah shower.
Hanya sebentar Almera mandi karena hari masih pagi jadi udara disekitar Vila masih terasa dingin dan Almera tidak ingin berlama lama mengguyur tubuhnya meskipun itu dengan air hangat .
Almera keluar dari dalam kamar mandi hanya dengan memakai handuk karena tidak dilihatnya bathrub yang biasa dipakainya ada disana.
__ADS_1
Saat masuk kekamar Alex masih duduk dipinggir ranjang sambil sibuk dengan ponselnya.
Melihat Almera masuk hanya menggunakan handuk Alex segera menghampirinya.
"kenapa kau keluar hanya dengan handuk"ucapnya sambil mengambilkan selimut dan menutupkannya ketubuh Almera agar lebih hangat.
"hanya ini yang ada disana,batrub yang biasa kupakai tidak ada"
Alex memandang sekeliling kamar mencari bathrub milik Almera yang dia ingat tadi malam dilemparkannya kesembarang tempat didalam kamar mereka,karena tidak sabar untuk melanjutkan aksi percintaan panas mereka yang dimulai dari kamar mandi tadi malam setelah selesai membantu Almera mandi.
"ya,sepertinya batrubmu memang tidak ada dikamar mandi"ucap Alex sambil mengambil benda itu dari pojokan ranjang.
"itu karena kamu,aku hanya ingin kau membantuku mandi tadi malam,tapi kau malah memaksaku untuk melakukannya"ucap Almera dengan bersungut sungut sambil membelakangi Alex
karena sedang mencari baju dari dalam kopernya.
"itu karena kamu sangat menggoda tadi malam sayang jadi aku tidak tahan untuk tidak memakanmu"bisik Alex sambil memeluk tubuh Almera dari belakang.
"menyingkir,aku harus berpakaian sekarang atau kita akan semakin kesiangan"
"aku tidak masalah kalau kita kesiangan,bagaimana kalau kita bermain satu ronde dulu sayang sebelum pergi"
"no...Alex aku tau kau tidak akan cukup kalau hanya bermain sekali,jadi menjauhlah atau kita tidak akan pernah keluar dari kamar ini"
"baiklah sayangku,saat ini aku mengalah tapi nanti saat kita sudah sampai kau harus bersiap karena aku tidak akan membiarkanmu untuk bersantai"ucapnya dengan senyum devil.
"dasar monster!!!tak bisakah kau tidak memikirkan hal itu untuk sebentar!!"
Alex tertawa menanggapi kesewotan Almera yang menandakan bahwa sekarang kondisinya sudah baik baik saja.
"keluar kau sekarang dari kamar ,Lex!!"bentak Almera dengan kesal karena kemarahannya hanya dianggap hal lucu oleh Alex.
"baiklah,aku akan keluar sekarang
istriku"ucapnya dengan wajah masih dengan ekspresi menggoda Almera mwmbuat Almera semakin marah.
Dilemparkannya bantal yang ada di pinggir ranjang kearah Alex yang masih ada didepan pintu sambil tertawa padanya, tapi sebelum bantal itu mencapai pintu Alex lebih dulu menutup pintunya jadi bantal hanya mendarat di lantai belakang pintu.
__ADS_1
Membuat Almera semakin emosi dibuatnya.
"dasar monster menyebalkan,tunggu saja pembalasanku nanti saat kita sudah kembali ke Indonesia aku tidak akan membiarkanmu untuk semena mena menyentuh tubuhku lagi,supaya tau rasa dia"dengus Almera dengan kesal.