
kurang lebih 30 menit kemudian kami sudah sampai dibasement Apartemanku,Aku bermaksud langsung keluar dari mobil,tapi Alex mencegahku untuk langsung keluar dari dalam mobil.
"mari kita bicara disini"
"eh,kau tidak akan ikut keatas"
"tidak,kita bicara sebentar saja disini"
"ya,kataku dengan lirih.
"sorry akutidak memberi taumu lebih dulu bahwa aku menerima tawaran pekerjaan dari Anggela.katanya menatap kearahku
"ya,sebenarnya itu bukan masalah besar aku hanya sedikit terkejut melihat kau ada diperusahaanku.
"sebenarnya aku tidak tau kalau itu adalah perusahaan milikmu sampai kita bertemu tadi,aku mau menerima pekerjaan disana karena Anggela memberiku penawaran yang bagus"
"ya,kita memang tidak pernah bicara tentang diri kita masing masing saat kita bertemu"kataku.
"ya,apakah kau merasa tidak nyaman aku bekerja disana, kalau iya aku bisa meminta pihak agensi untuk menggantiku dengan orang lain.
"tidak perlu itu pasti akan buruk untuk kariermu"
"tapi aku tidak ingin kau merasa terganggu dengan keberadaan ku didekatmu"
"jangan khawatir,saat dilingkungan pekerjaan mari kita bersikap profesional,jangan sampai ada yang tau kita saling kenal"
kataku sambil menatapnya yakin.
"kau ingin kita seperti itu,jawabnya memandang kearahku.
"ya,kataku sambil mengangguk padanya.
"kau tidak apa apakan,saat melihatku dengan perempuan lain berdekatan"
"maksudmu"
"tentang iklan yang akan aku bintangi,bukankah itu promosi hotel untuk bulan madu jadi aku pasti harus beradegan mesra dengan lawan mainku".
deg..,aku baru sadar sekarang bahwa aku meminta mereka membuat iklan yang terlihat sangat romantis bagi pasangan pengantin baru, karena hotel itu memang kami buat untuk pasangan yang ingin melakukan bulan madu.
"tidak masalah bukankah kau artis profesional"
"ya,tapi di iklan ada adegan mesra saat dipantai dan aku bahkan harus melepas pakaianku disana,kau tidak masalah "
"ayolah Alex itu hanya,pekerjaan,hubungan kita belum sampai tahap dimana aku harus cemburu saat kau bersama wanita lain"kataku sambil menatapnya intens.
__ADS_1
"tapi aku cemburu saat kau dekat dengan pria lain,apalagi saat dia mengecup tanganmu dengan mesra".katanya sambil meraih kedua tanganku dan mengecupnya ditempat yang sama dimana Mike tadi siang menciumnya dengan sangat lembut.
"kami hanya rekan kerja biasa,kataku sambil menatap kearahnya.
"ya,tapi aku tidak suka saat dia memandangmu dengan penuh nafsu"
"ayolah Alex,kau terlalu berlebihan,kami hanya makan siang biasa dan aku juga saat itu berpakaian lengkap,kau lihat pakaianku cukup tertutup jadi tidak mungkin dia punya pikiran seperti itu"jawabku sambil menunjuk pakaian kerja yang kukenakan,sebuah kemeja panjang berkancing warna violet dengan kerah beraksen pita yang sangat tertutup dan rok warna coklat diatas lutut,benar benar tidak ada yang salah dengan penampilanku pikirku.
Alex hanya menatap kearahku saat aku memberinya penjelasan itu.
dasar laki laki batinku belum apa apa sudah terlalu overthingking pikirku dengan sebal.
"ya,tapi tidak perlu dengan pakaian minim untuk membuat seorang laki laki menginginkan wanita yang disukainya"
"maksudmu"
"dia memandangmu seperti aku memandangmu sekarang"
"lalu bagaimana kau memandangku sekarang,kataku dengan sebal.
bisa bisanya dia mendeskripsikan tentang pandangan seorang pria padaku,dia pikir aku perempuan macam apa,pikirku geram.
"aku menginginkanmu,katanya langsung menarik tengkukku dan mencium bibirku dengan rakus.
aku terkejut dengan reaksinya yang mendadak,dan seperti biasanya saat Alex sudah mulai menciumku secara reflek sel sel ditubuhku akan menyambutnya dengan gembira seperti sebuah makanan yang ingin dinikmati.
Tapi ciuman Alex malam ini terasa berbeda sedikit kasar dan lebih menuntut dari biasanya.
Bahkan tangannya sekarang sudah bergerilya didalam blouseku yang entah sejak kapan sudah keluar dari balik rok.
Tangan Alex berjalan kearah punggungku untuk melepaskan pengait bra milikku tanpa sadar aku melengkungkan punggungku agar dia lebih leluasa untuk melepaskannya.
melihat reaksi tubuhku yang tidak menolaknya itu,alex semakin membuaiku dengan ciuman ciumannya.
Bahkan sekarang ciumanya sudah berpindah ke leher dan tulang selangkaku yang semakin menimbulkan gelenyar memabukkan didalam tubuhku.
aku benar benar sudah terbuai dengan apa yang dilakukannya padaku.
dengan lembut,ditariknya tubuhku untuk duduk diatas pangkuannya sehingga dia bisa mencium dadaku dengan lebih leluasa.
Kurasakan betapa liarnya alex malam ini sepertinya dia ingin memakan habis tubuhku.
biasanya dia akan berhenti saat aku sudah hampir kehabisan nafas tapi sekarang dia hanya akan beralih untuk mencium bagian tubuhku yang lain,membuat aku seakan terbang kenirwana.
Alex,panggilku parau saat tangannya sudah menyantuh bagian inti tubuhku yang masih memakai penutup.
__ADS_1
"em,jawabnya sambil masih mengecup puncak dadaku secara bergantian.
"stop"kataku berusaha menyadarkannya yang berusaha semakin jauh membuaiku.
"kenapa"katanya sambil berusaha mengatur nafasnya yang masih memburu.
"kita tidak bisa melakukannya disini"kataku dengan suara yang sama tersengalnya dengan Alex.
"sorry,katanya sambil masih membenamkan wajahnya diceruk leherku.sementara tangannya sudah berpindah memeluk pinggangku dengan erat berusaha mengumpulkan kesadarannya.
"ya,jawabku sambil menyugar rambutnya dengan lembut.
merasakan apa yang kulakukan padanyaAlex mendongak menatap wajahku yang sangat dekat dengannya.
"i love you,Almera,katanya sambil mengecup bibirku sekilas dangan sangat lembut.aku hanya terpaku mendengar apa yang dikatakannya.
"ayo kuantar naik,katanya sambil membantuku merapikan pakaian.
"ya,kataku masih bengong mendengar ungkapan perasaannya.
sampai didepan pintu kamarku,aku bermaksud lansung masuk kedalam,tapi alex menahan tanganku.
"tunggu,aku akan berusaha untuk sebisa mungkin mengurangi adegan yang terlihat mesra dengan lawanku".
"ya,kataku mendengar ucapannya.
"tapi maukah kau juga jangan terlalu dekat dengan laki laki itu"pintanya.
"Alex...kami hanya rekan bisnis"jawabku setengah emosi.
"sorry..baiklah pelan pelan saja,aku tidak akan memaksamu,katanya berusaha meredakan emosiku yang mulai muncul.
"pulanglah..aku ingin istirahat,kataku mulai lesu.
"istirahatlah..katanya sambil mengecup keningku,dan menyuruhku untuk masuk kedalam kamar.
"i love you Almera"katanya sebelum aku sudah benar benar menutup pintu.
deg.. kembali dadaku berdegub kencang mendengar pernyataan cintanya,kusandarkan tubuhku dibalik pintu kamar,untuk meredakan debaran itu.
ini tidak boleh batinku,kau hanya tertarik dengan fisiknya saja Almera,karena dia tampan dan dia sangat pandai berciuman,kataku dalam hati.
kau hanya penasaran dengannya tidak lebih dari itu,kataku pada diriku sendiri.
Tapi saat mengingat semua perhatian Alex selama ini padaku dadaku kembali berdebar,dia mungkin tidak pernah memberiku hadiah mahal seperti pria lain,bahkan dia tidak pernah membawaku kerestoran mahal untuk menjaga imejnya agar aku menyukainya,tapi saat dia bersamaku dia selalu menunjukan perhatian perhatian kecilnya yang selalu membuatku terpesona padanya.
__ADS_1
oh tuhan jangan sampai aku jatuh cinta padanya,bisikku dalam hati.