
"Sore nyonya muda,bagaimana istirahat anda apakah nyaman"
"jam berapa ini Dolores,dan dimana Alex"
"ini pukul 4 sore tuan Alex ada dibawah baru saja mengantar tuan besar yang pulang ke New York"
"maksudmu si tua Smith sudah kembali ke New York kenapa tidak ada yang membangunkanku"
"bagaimana akan membangunkanmu, kalau kau tidur seperti Beruang yang sedang berhibernasi"ucap Alex sambil menghampiriku yang masih duduk bersandar di kepala tempat tidur.
"itu karena dirimu yang menghajarku seperti monster"gerutuku padanya.
"tapi kau menyukainya kan"bisik Alex sambil menjilat cuping telingaku.
"Alex hentikan kau tidak malu ada Dolores disini"ucapku sambil mendorongnya menjauh dari tubuhku.
"tidak papa nyonya muda saya malah merasa sangat bahagia karena akhirnya ada tawa bahagia lagi dikeluarga ini"ucap Dolores sambil ikut tersenyum melihat kemesraan pasangan pengantin baru itu.
"kau dengarkan sayang apa yang dikatakan Dolores"
"kau memanggilku apa barusan"tanyaku sambil memandang kearahnya.
"honey,sayang,atau my wife,kau ingin kupanggil dengan sebutan apa hem"ucap Alex sambil menyerusukkan kepalanya ke leherku dan mengigit kecil disana.
"Alex hentikan aku lapar,aku belum makan apapun sejak tadi malam,kau ingin membunuhku dengan melakukan itu tanpa memberiku makanan untuk menambah energi"
"ternyata nyonya Alexis sekarang merasa lapar baiklah kalau begitu si monster ini akan memberimu makan sampai kenyang sebelum memakanmu lagi"ucapnya sambil mengangkat tubuhku dari ranjang dan membawanya menuruni tangga.
"Alex apa yang kau lakukan aku bisa berjalan sendiri,kau tak perlu melakukan ini,bagaimana nanti kalau ada yang melihatku hanya memakai kaos milikmu tanpa mengenakan apapun didalamnya"
"kau tenang saja tidak ada siapa siapa didalam vila ini hanya ada Dolores dan dia tidak akan keberatan melihatnya,benarkan Dolores" Alex bertanya pada Dolores yang sedang menyajikan makanan diatas meja.
"iya,nyonya muda jangan khawatir hanya ada saya didalam vila,para penjaga sudah disuruh berjaga dijarak yang cukup jauh"
__ADS_1
"oh iya kenapa aku melihat banyak penjaga yang sedang berjaga diluar vila,kau tidak mengurungku kan lex"
"kau jangan memikirkan hal itu,mereka hanya penjaga yang disuruh kakek untuk menjaga keselamatanku"
"maksudmu selama ini kau selalu dikelilingi oleh para penjaga itu kemanapun kau pergi"
"ya,dan mulai sekarang kau pun akan memiliki penjaga yang akan selalu menjaga keselamatanmu selama 24 jam"
"berarti sekarang disekitar kita juga ada pengawal yang menjaga kita"ucapku sambil mengedarkan pandanganku takut kalau tiba tiba ada orang yang melihatku dengan penampilan seperti ini
"tidak kalau kau bersamaku mereka akan pergi"
"oh syukurlah aku tidak suka kalau harus terus diawasi"
"tapi saat kau jauh dariku kau harus mau karena kita tidak tau musuh kita ada dimana"
"aku merasa selama ini aku baik baik saja,tanpa pengawal jadi aku mau tetap seperti itu"ucapku sambil merengut pada Alex.
"baiklah jangan pikirkan itu lagi,ayo sayang makanlah dulu,aku ingin kita menikmati waktu kita saat disini,anggap saja kita sedang berbulan madu,"ucapnya sambil mengecup bibirku sekilas.
"aku sudah makan bersama Granpa tadi waktu kau tidur"
"tapi ini banyak sekali ,lex kau ingin membuatku menjadi gendut"gerutuku dengan sebal melihat makanan diatas meja yang cukup banyak kalau hanya dimakan sendiri.
"aku tidak keberatan membuatmu gendut apa lagi melihatmu gendut disini"bisiknya sambil meletakkan tanganya diatas perutku yang masih rata.
Seketika hatiku bergetar mendengar Alex mengatakan hal itu,ada desir bahagia menjalari sel sel tubuhku.
"prosesnya tidak akan secepat itu"ucapku sambil mengunyah makanan yang disuapkan Alex kemulutku.
"bagaimana kalau kita mencobanya terus, siapa tau bulan depan kita sudah dapat khabar bahagia itu"ucapnya sambil menatapku mesra.
"itu.."
__ADS_1
"aku mencitaimu Almera,aku tidak pernah main main dengan pernikahan ini,jadi jangan berpikir untuk melakukan sesuatu untuk membatalkan pernikahan ini"
"tapi..."
"aku sudah menyuruh Miller untuk mengurus berkas pernikahan kita,jadi tidak lama lagi berkas berkas itu akan selesai dan secara resmi kau akan menjadi nyonya Alexis Grand Smith"
Alex,aku....
"kau adalah istriku,sekarang,besok bahkan sampai maut memisahkan kita, kau akan tetap menjadi istriku, ibu dari anak anakku yang akan tumbuh dirahimmu,jangan pernah kau berpikir akan pergi dariku,Aku mencitaimu Almera sekarang, besok dan selamanya"ucapnya sambil mengecup lembut bibirku
Membuat air mataku mengalir,merasakan betapa besar perasaan cinta yang Alex miliki untukku, betapa egoisnya aku selama ini karena hanya memandang Alex dari sudut pandangan yang abu abu.
"aku juga mencintaimu Alex,aku ingin menjadi istrimu sekarang,besok dan selamanya,aku juga ingin menjadi ibu dari anak anakmu,jadi jangan pernah berpikir juga untuk meninggalkan aku.
"aku tidak akan pernah meninggalkanmu bahkan seandainya kematian menginginkanku,aku tetap akan kembali datang padamu "
"aku tidak akan mengijinkannya,mengambilmu berjanjilah lex"ucapku entah mengapa aku merasa sangat terharu mendengar apa yang dikatakan Alex padaku hari ini.
Bahagia tapi seperti ada pesan tersirat disetiap ucapannya,yang merasa seolah kebahagian kami tidak akan bertahan selamanya.
"ya,aku berjanji aku tidak akan pernah meninggalkanmu,kalau aku pergi tunggulah aku kembali untuk mencarimu,kau mau kan Almer menungguku"bisiknya sambil menyurukkan kepalanya dileherku,mengigit dan menciuminya dengan penuh gairah.
"Alex ada Dolores disini"ucapku dengan terengah engah karena Alex sudah menciumi ku dengan intens.
"aku menginginkanmu sekarang Almer" bisiknya dengan suara parau penuh keinginan.
Diangkatnya tubuhku supaya duduk diatas pangkuannya,kemudian Alex mulai menciumi wajahku,bibirku dengan sangat rakus kemudian turun kedadaku yang mulai tegak oleh gairah didalam kaos yang kupakai,tanpa melepaskan kaosnya Alex menghisap puncak dadaku yang tampak dari balik kaos,membuatku merasakan sensasi yang luar biasa,karena ciumannya itu,sementara itu tangan Alex sibuk meremas bokongku yang tak memakai penutup apa apa membuatku dapat merasakan milik Alex menegang dibalik celana yang dikenakannya
"akh...Aleeex"desahku sambil melengkungkan tubuhku kebelakang agar Alex dapat lebih mudah mengakses seluruh bagian depan tubuhku.
puas menyesap dadaku, lalu Alex mengangkat tubuhku keatas meja kemudian mulai memainkan lidahnya di inti tubuhku membuatku semakin menggila dibuatnya.
"Aleeex,aku mau keluaar"ucapku dengan suara terengah engah menahan hasrat yang sudah naik keubun ubunku,melihat itu Alek segera memasukkan dua jarinya dan mulai bermain disana dengan intens membuatku tidak dapat menahan ledakan yang akan keluar dari inti tubuhku.
__ADS_1
"akh....Aleeex"erangku dengan keras saat merasakan sesuatu benar benar meledak disana,melihat aku sudah meledak dibawah sana Alex mengeluarkan jarinya dan menggantinya dengan lidah dan mulut untuk menjilat dan menyedot sisa sisa ledakan yang keluar dari inti tubuhku.