Gigolo Milik Almera

Gigolo Milik Almera
63.Pulang Dari Rumah Sakit.


__ADS_3

Setelah dirawat selama lebih dari sepuluh hari akhirnya Almera diijinkan untuk pulang.


Sang ayah meminta Almera untuk tinggal di Mansion keluarga Wijaya dengan alasan agar kesehatan Almera bisa cepat pulih.


Dokter karen yang diminta oleh sang Ayah sebagai Dokter pribadi Almera sampai ingatan dan kondisinya benar benar pulih.


Bahkan Dokter kandungan Almera pun sang ayah mempercayakan dokter Karen untuk merekomendasikannya.


Dan dokter Karen merekomendasikan dokter Kamal,dia adalah dokter yang memeriksa kondisi kandungan Almera selama dirumah sakit dan dia juga yang mengatakan pada Ayah Almera bahwa kondisi kehamilan Almera tidak ada masalah,jadi aman kalau ingin melakukan terapi pengobatan amnesianya.


Waktu masih di rumah sakit sang ayah menelpon,mengatakan pada Almera bahwa Mike yang akan menjemputnya dari rumah sakit.


"Mike akan menjemputmu kerumah sakit,jadi jangan berpikir untuk pulang sendiri ke Mansion"ucap Ayahnya ditelpon pagi itu,saat Almera mengutarakan niatnya ingin pulang dari rumah sakit dengan supir dari Mansion mereka.


"tapi Dad pak Damar adalah supir Daddy masa juga tidak boleh"protes Almera pada sang Ayah.


"no,aku tau kau,bisa saja kau mengajak pak Damar tidak langsung pulang tapi pergi mencari laki laki keparat itu"


"stop Dad berhenti menghina Alex ,baik aku akan pulang bersama Mike"ucap Almera dengan kesal.


"ajak Dokter Karen juga saat pulang ke Mansion"


"maksud Daddy,Dokter Karen akan ikut tinggal di Mansion"tanya Almera.


"ya,untuk memastikan kondisimu benar benar tidak papa,selama masa pengobatan Dokter Karen akan tinggal diMansion".


"berapa lama Dad?"


"mungkin sekitar satu atau dua bulan kedepan tergantung bagaimana kau bersikap saat pengobatan"


"maksud Daddy?"


"kalau kau kooperatif maka pengobatannya tidak akan lama tapi kalau kau sengaja membangkang dengan pengobatan yang dilakukan dokter Karen maka akan semakin lama dokter Karen tinggal bersama mu di Mansion"


"Daddy sengaja bukan?"teriak Almera dengan kesal.


"Daddy hanya tidak ingin terjadi hal buruk pada calon cucuku,itu saja"


"terserah Daddy saja"ucap Almera ,lalu mematikan ponselnya dengan sebal.


Setelah menunggu sekitar satu jam akhirnya Mike datang juga menjemput Almera dirumah sakit.

__ADS_1


Dokter Karen masuk bersama dengan Mike keruang rawat Almera, dia masuk sambil membawa sebuah koper yang diyakini Almera barang yang akan dibawanya ke Mansion.


"kau sudah siap Mer"tanya Mike karena melihat Almera sudah tidak memakai seragam pasien.


"ya,aku sudah siap untuk pulang dari tadi tapi Daddy memintaku untuk menunggumu mengantarku pulang"ucap Almera pada Mike.


"maaf tadi macet karena itu aku datang terlambat"jawab Mike memberi alasan pada Almera.


"sudahlah lupakan,ayo kita pulang sekarang "ajak Almera pada mereka.


"kau sudah tau bukan Almer bahwa aku juga akan ikut tinggal di Mansion untuk sementara "ucap Dokter Karen.


"ya,Daddy tadi menelpon dan memberi tauku,bahwa kau akan ikut tinggal di Mansion sampai aku benar benar pulih"


"syukurlah kalau tuan Wijaya sudah mengatakannya padamu,tentang diriku yang akan tinggal diMansion,aku akan merasa tidak nyaman kalau kau terkejut dengan kehadiranku nanti disana"


"jangan khawatir saat di Mansion mungkin kita hanya akan bertemu saat kau melakukan terapi padaku saja,selebihnya mungkin akan sulit bagi kita untuk bertemu"


"kenapa apa kau tidak suka kalau ada aku disana?"


"bukan hanya saja,kau akan tau sendiri nanti apa alasanku tidak suka tinggal diMansion"ucap Almera sambil berjalan keluar dari kamar rawatnya.


"tidak, aku ingin turun dengan berjalan kaki saja"jawab Almera.


"tapi Mer,kau baru sembuh bagaimana kalau kau kelelahan"


"disini ada Dokter Karen bersama kita,jadi apa yang harus aku khawatirkan"jawab Almera mulai berjalan keluar dari ruang rawatnya diikuti oleh Mike,Dokter Karen dan dua orang pengawal yang selama ini berjaga didepan pintu ruang rawat Almera.


Saat sampai disamping mobilnya,Mike segera membukakan pintu depan mobil ,menyuruh Almera untuk duduk disampingnya, tapi Almera menolak dengan alasan dia masih merasa trauma,jadi dia memilih duduk dikursi belakang,sedangkan dokter Karen yang duduk disamping Mike.


"kau tidak papa kan Mer?"tanya Mike khawatir karena melihat wajah Almera sedikit pucat saat mobil akan berjalan.


"tidak,aku hanya merasa kembali pusing karena teringat kecelakaan itu"ucap Almera sambil memejamkan matanya karena bayangan Alex yang jatuh terguling kejurang kembali melintas dalam ingatannya.


"aku akan pindah kebelakang,menemani Almera"ucap dokter Karen pada Mike.


Mike hanya mengangguk pada Karen,sebagai jawaban.


Karen keluar lagi dari mobil dan kemudian pindah ke kursi belakang mobil Mike menemani Almera yang terlihat semakin pucat.


Saat Mike akan menjalankan mobilnya tiba tiba kaca jendelanya diketuk dari luar oleh salah satu pengawal yang mengawal mereka tadi.

__ADS_1


"tok...tok.."


"ada masalah tuan?"tanya pengawal itu pada Mike karena melihat Karen, yang sudah berada didalam mobil tiba tiba keluar lagi dan pindah duduk ke kursi belakang.


"tidak hanya Almera merasa tiba tiba kembali pusing saat berada didalam mobil".


"anda ingin berganti mobil?"tawar pengawal itu.


"itu..."


"ya,biarkan aku pindah kemobil lain"jawab Almera pada Mike.


"tapi Mer..."Mike tampak keberatan kalau Almera naik kemobil yang dipakai oleh pengawal mereka.


"Mike,biarkan saja"ucap Karen "siapa tau dengan naik dimobil yang lain, Almera akan merasa lebih baik"lanjut Karen.


"tapi om Wijaya telah berpesan agar aku mengantarmu sendiri ke Mansion,Mer"


"Mike...,mengertilah Almera adalah pasien dan kondisinya belum stabil,jadi biarkan saja dia naik kemobil dibelakang, kalau itu membuatnya merasa lebih baik"ucap Karen pada Mike.


"baiklah kalau menurutmu itu memang harus di lakukan"jawab Mike.


"ayo saya bantu anda turun nona muda"ucap pengawal itu sambil mengulurkan tangan untuk memapah tubuh Almera yang terlihat pucat.


"sebaiknya kau gendong Almera ke mobil belakang" perintah Mike pada pengawal itu.


"baik tuan Mike"jawab pengawal itu, lalu membopong tubuh Almera menuju mobil yang berada dibelakang mobil Mike.


Dengan pelan pengawal itu mendudukan tubuh Almera dikursi belakang.


"terimakasih"ucap Almera pada pengawal yang mengendongnya itu.


"istirahatlah anda selama dalam perjalanan menuju Mansion"ucapnya sambil menyelimuti Almera dengan selimut yang diambilnya dari laci mobil depan.


"hem"jawab Almera sambil mulai memejamkan matanya mengikuti saran dari pengawal itu.


"akan saya bangunkan anda saat sudah tiba di Mansion Nanti"


Almera masih mendengar ucapan terakhir dari pengawal itu, tapi matanya sudah tidak sanggup dibuka untuk menjawab ucapannya.


Sebelum dia benar benar terlelap dirasakannya sebuah kecupan lembut mendarat didahi, kemudian turun kepipi lalu kebibirnya,hanya sekilas sebelum Almera benar benar tertidur dan mengumamkan nama Alex dibibirnya.

__ADS_1


__ADS_2