
Almera terbangun saat mendengar seseorang membuka gorden yang ada dikamar itu.
"pagi nona,anda sudah bangun"sapa seorang wanita bertubuh subur yang berusia sekitar 50 tahunan.
Aku hanya diam sambil melihat kesekeliling kamar itu,ada yang aneh batinku tapi apa?,seketika aku tersentak ternyata ini bukan kamar tempat aku tidur semalam,segera kulihat pakaian yang kupakai masih lengkap dan masih baju yang sama seperti tadi malam.
Ini dimana,batinku kapan Alex membawaku pindah kesini.
Atau jangan jangan Alex memasukkan sesuatu kedalam makananku,karena setelah aku memakan makam malam yang dibawanya semalam, tidak lama kemudian aku langsung jatuh tertidur,dan baru bangun sekarang ditempat yang berbeda.
Aku segera berjalan kearah jendela lebar yang lebih menyerupai pintu itu untuk melihat keluar.
Ini di lantai dua tapi bukan rumah yang sama.
Karena pemandangan di luar hanya ada hutan lebat serta terdengar seperti suara gemericik air mengalir jadi dimana ini,pikirku.
Aku segera berbalik dan menghampiri wanita yang ada dikamar itu.
"dimana ini,"tanyaku padanya.
"anda berada Colorado nona,di vila milik tuan Smith"jawabnya dengan wajah bingung menatapku.
"lalu dimana Alex dan Si tua Smith"tanyaku padannya.
"tuan besar dan tuan muda sedang berada di Kapel untuk mempersiapkan pernikahan tuan muda sore nanti"
'Apa Alex akan menikah' tiba tiba aku menjadi gusar mendengar ucapan wanita itu.
"anda baik baik saja nona"tanyanya karena melihatku berjalan mondar mandir di dalam kamar itu dengan gelisah.
"atau anda perlu sesuatu,akan saya ambilkan"
"tidak perlu,aku baik baik saja"ucapku berusaha untuk terlihat tenang.
"atau anda ingin sarapan sekarang"tanyanya lagi padaku.
oh tuhan,aku benar benar tidak bisa lagi menahan diri untuk menghadapi wanita ini,batinku.
"aku hanya ingin kau meninggalkan aku sendiri sekarang "ucapku dengan nada suara ditekan padanya.
__ADS_1
"tapi tuan muda menyuruh saya untuk melayani anda"
"pliss,keluarlah aku hanya ingin sendiri sekarang"ucapku padanya.
Melihat aku yang sepertinya benar benar tak ingin diganggu akhirnya wanita bertubuh subur itu keluar dari kamar yang kutempati.
"kalau begitu saya permisi nona,anda bisa memanggil saya kalau anda memerlukan sesuatu,anda tinggal membunyikan lonceng itu"ucapnya sambil menunjuk sebuah lonceng kecil yang berada diatas meja nakas tempat tidur.
"baiklah aku akan memanggilmu nanti,kalau aku menginginkan sesuatu,eng.."ucapku bingung harus memanggil siapa padanya karena,aku tidak tau namanya.
"Dolores,panggil saya Dolores saya adalah pengasuh tuan dan nona muda dulu waktu mereka masih kecil"ucapnya memberi tauku tanpa kuminta.
"baiklah Dolores kau boleh keluar"ucapku padanya.
"iya nona"jawabnya sebelum keluar dari kamar itu,dan menguncinya dari luar.
Alex akan menikah, tapi kenapa kalau dia akan menikah hari ini dia malah membawaku kemari atau dia sengaja untuk menunjukan padaku tentang pernikahannya ini.
Tiba tiba nafasku menjadi sesak dan dadaku terasa sakit tanpa bisa kubendung airmata mengalir dikedua pipiku,dengan kasar kuhapus air mata itu.
Aku tidak boleh menangisinya,sekarang lebih baik aku berpikir bagaimana caranya untuk kabur dari sini,pikirku.
Karena tidak melihat celah untuk bisa kabur dari kamar itu melalui balkon.
Aku beralih melihat pintu kamar itu,tapi bukankah tadi waktu Dolores keluar dari sini dia menguncinya lagi.
Oh tuhan bagaimana ini,aku harus berpikir bagaimana caranya untuk bisa pergi dari sini,gumamku sambil berjalan mondar mandir didalam kamar itu,sampai sampai aku tidak mendengar saat pintu kamar dibuka dari luar.
"bagaimana tidurmu tadi malam apakah nyenyak"seketika aku terloncat saat mendengar suara Alex yang berbicara dari belakang tubuhku.
"Alex!!"teriakku secara reflek padanya karena terkejut.
"apa yang kau pikirkan sampai tidak mendengar aku masuk"
"apa yang kau lakukan disini,bukankah seharusnya kau bersama calon istrimu bukan malah menemuiku disini"ucapku dengan sarkas saat melihat wajahnya yang tersenyum senang melihatku terkejut.
"kenapa,kau cemburu karena aku akan menikah"ucapnya sambil berjalan mendekat kearahku.
"siapa yang cemburu,aku ikut senang mendengar khabar itu"jawabku sambil mendorong tubuhnya menjauh dari hadapanku.
__ADS_1
"benarkah?!"
"tentu saja,aku ucapkan selamat untukmu"ucapku sambil memalingkan wajah saat mengatakannya,karena tiba tiba dadaku terasa sesak,mengingat Alex akan menikah hari ini.
"terimakasih untuk ucapan selamatnya"jawabnya sambil tersenyum miring padaku.
"karna kau akan menikah tolong lepaskan aku,kau tidak takut calon istrimu tau kau menahan seorang wanita di vila ini"
"kenapa kau khawatir dia cemburu padamu atau malah sebaliknya"
"tentu saja aku khawatir dia cemburu padaku dan merasa tidak nyaman kalau aku hadir disana nanti"
"kenapa?"tanyanya semakin mendekatkan tubuhnya kearahku sehingga membuatku menjadi terpojok ke dinding kamar.
Posisi kami yang sangat dekat membuatku dapat mencium aroma colone yang berasal dari tubuhnya, membuat gairahku tiba tiba bangkit.
Sial ada apa dengan tubuhku,kenapa hanya mencium aroma tubuhnya saja aku tidak tahan.
Sadar Almer sebentar lagi dia akan menikah,kau harus bisa mengendalikan dirimu,mungkin itu hanya efek hormon saja,hiburku pada diri sendiri.
"Almer,kau baik baik"tanyanya sambil mecoba menyentuh wajahku,tapi aku segera menepis tangannya agar jangan menyentuhku,aku takut kalau sampai dia menyentuhku,maka pertahananku akan runtuh.
"hentikan,jangan mencoba menyentuhku"
"kenapa,kau takut tidak bisa menahan diri kalau aku menyentuhmu"ucapnya sambil kembali tersenyum smrik kepadaku.
"apa maksudmu, aku hanya muak denganmu apa yang kau katakan tidak sesuai dengan kenyataan"jawabku kembali emosi dibuatnya,seolah Alex dengan sengaja melakukannya.
"sepertinya istirahat yang kuberikan tadi malam untukmu belum cukup,sebaiknya sekarang istirahatlah lagi,karena acaranya masih lama"
"apa maksudmu aku hanya ingin kau melepaskan ku"teriakku padanya dengan marah.
"hentikan teriakanmu karena itu akan membuatmu lelah,aku akan menyuruh Dolores membuatkan makanan untukmu"
"aku tidak mau,nanti kau kembali memasukkan sesuatu kedalamnya"pekikku marah.
"jangan khawatir aku tidak akan melakukannya kali ini karena aku tidak ingin melakukan malam pertama tanpamu nyonya Alexis Smith"bisiknya ditelingaku.
Seketika aku mematung mendengar apa yang baru saja diucapkannya.
__ADS_1
"istirahatlah sekarang nanti akan kusuruh Dolores mengantarkan makanan untukmu,dan nanti sore ada beberapa orang yang akan datang untuk meriasmu. Jadi jangan buang energimu untuk hal tidak berguna,karena nanti malam kita butuh banyak tenaga untuk menikmati malam pertama kita"ucapnya sebelum keluar dari kamar itu.