
Alex menarik Almera kedalam pelukannya lalu mencium bibir istrinya itu dengan ganas.
Almera tidak sempat lagi untuk menolak pagutan bibir Alex dibibirnya.
Karena Alex dengan sangat buas sudah membelesakkan lidahnya kedalam mulut Almera, membuat Almera hanya bisa mengeluarkan ******* dari bibirnya.
"Akh...Andreas!"desah Almera membuat Alek seketika itu juga menghentikan ciuman panasnya pada Almera.
Melihat Alex berhenti, Almera kembali menarik wajah Alex untuk balik manciumnya tapi sebelum Almera berhasil Alex lebih dulu melepaskan tubuh Almera yang masih dalam pelukannya.
"Maaf"ucap Alex sambil berbalik bermaksud keluar dari kamar Almera,tapi sebelum Alex sampai didepan pintu dia mendengar Almera bicara.
"Kenapa?,kenapa kau tidak mau jujur, lex?"ucap Almera sambil terisak dibelakang punggung Alex,"Apakah begitu sulit untuk mengatakan kebenaran itu padaku,masihkah kau menganggap aku ini istrimu,sampai hal sepenting itu pun kau sembunyikan padaku,apa kau tak memikirkan bagaimana selama ini aku bertahan tanpamu,ucap Almera dengan isak yang semakin keras,membuat Alex langsung berbalik menghampiri sang istri.
"Sayang Maaf aku tidak bermaksud menyakitimu,tapi aku benar benar tidak bisa mengatakan apa yang sebenarnya sedang terjadi, karena aku tidak ingin menyakitimu ,Almer"ucap Alex sambil berusaha meraih tubuh sang istri untuk dipeluknya.
Tapi tangan Alex langsung ditepis oleh Almera.
"Jangan menyentuhku,bukankah kau tidak ingin menyakitiku,jadi jangan menyentuhku,karena sentuhanmu membuatku sakit!"ucap Almera semakin kencang menangis.
"Sayang maaf aku benar benar tidak bermaksud melakukannya"ucap Alex langsung meraih tubuh Almera kedalam pelukannya meskipun Almera berusaha meronta,untuk melepaskan pelukan Alex.
"Lepaskan!,Jangan menyentuhku!"teriak Almera,sambil tetap meronta dalam pelukan Alex.
"Tidak,sayang aku tidak akan pernah melepaskanmu,meski kau membenciku."ucap Alex dengan semakin erat memeluk tubuh Almera.
"Lepaskan,Lex kau menyakitiku,aku membencimu,aku benar benar menbencimu!"teriak Almera disela sela isak tangisnya.
__ADS_1
"Aku tau,sayang tapi,aku melakukan ini karena aku sangat mencintaimu,maaf Almer karena menyakitimu"ucap Alex sambil membenamkan wajahnya dipundak Almera,dan Almera dapat merasakan pundaknya basah oleh airmata Alex.
Lama mereka berdua dalam posisi seperti itu,sampai Almera merasa emosinya dan Alex sudah mulai reda.
"Alex,aku lelah bisa kau lepaskan tubuhku",ucap Almera lirih karena,tenaganya benar benar terkuras akibat menangis barusan.
"Baiklah"ucap Alex,tapi bukannya melepaskan Almera Alex malah mengangkat tubuh Almera ala bridal style,membuat Almera tersentak.
"Alex apa yang kau lakukan!,turunkan aku!,aku tidak mau!"teriak Almera,pada Alex yang tetap menggendongnya sampai keatas ranjangnya.
"Mau apa kau!"ucap Almera sambil memundurkan tubuhnya setelah Alex menurunkannya ke ranjang.
Alex hanya menatap sang istri tanpa menjawab pertanyaan Almera yang terlihat panik,melihat Alex memandangi tubuhnya yang hanya memakai linggeri warna hitam.
Almera terkejut saat Alex tiba tiba naik keatas ranjang dan mengungkung tubuh Almera dibawahnya,Almera secara reflek langsung menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya meskipun Almera tau itu sia sia.
"Alex jangan!,aku masih marah padamu,karena kau membohongiku dengan berpura pura menjadi Andreas,awas kalau kau berani memaksaku!"ucap Almera sambil menatap wajah Alex yang hanya berjarak beberapa inci dari wajahnya.
Melihat itu Almera segera memejamkan matanya,meskipun dia sangat marah tapi dia juga merindukan sentuhan sang suami,padanya.
Melihat Almera menutup matanya,Alex menghentikan niatnya yang ingin mencium bibir indah sang istri tapi,berganti menyentuh wajah wanita yang sangat dicintainya itu.
"Aku mencintaimu,Almera"bisiknya sambil menyentuh kelopak mata sang istri yang terpejam dibawahnya
"Aku sangat merindukanmu sampai rasanya aku hampir gila karena memikirkan dirimu,maaf karena telah membuatmu khawatir,maaf karena aku tidak berada disisimu disaat tersulitmu,tapi percayalah aku selalu berusaha menjagamu selama ini,kau tau apa yang membuatku bisa bertahan menahan semua rasa sakit karena kecelakaan itu,karena aku tau kau sangat membutuhkan aku,karena itu aku berusaha melewati semua rasa sakit dari banyak operasi yang kulakukan pasca kecelakaan itu,maaf sudah meninggalkanmu dan anak kita,"bisik Alex diatas wajah Almera membuat Almera seketika membuka matanya memandang wajah sang suami.
Almera menyentuh wajah Alex,dengan penuh perasaan.
__ADS_1
"Maaf aku tidak sabar menunggumu ,aku melupakan apa yang pernah kau ucapkan untukku,itu karena aku terlalu merindukanmu,aku takut tidak bisa bertemu dirimu lagi,aku takut apa yang pernah kita lalui itu akan segera menjadi kenangan saja,aku mencintaimu,Alexis Grand Smith,maaf karena pernah meragukan perasaanmu"ucap Almera sambil menarik tubuh Alex untuk dipeluknya.
Alex segera menggulingkan tubuhnya,agar Almera bisa bersandar didadanya.
"Istirahatlah kau pasti lelah hari ini karena sudah mengalami banyak hal hari ini"ucap Alex sambil mengecup puncak kepala Almera yang berada dalam pelukannya.
"Lex!"panggil Almera sambil memandang wajah sang suami.
"Hem!"Alex hanya bergumam sambil menarik tubuh Almera agar semakin merapat kearahnya.
"Kau tidak ingin mengatakan padaku kenapa kau harus berpura menjadi Andreas,dan kenapa penampilanmu sangat berbeda"tanya Almera sambil menyelusupkan kepalanya ke dada Alex, mencium aroma yang sangat dirindukannya itu.
Alex hanya diam tanpa bermaksud menjawab pertanyaan Almera .
"Lex,aku ingin kau menjawabnya!"ucap Almera agak mendorong tubuh Alex agar dia bisa menatap wajah Alex.
"Bisakah lain kali saja,aku menceritakan hal itu padamu sayang ucap Alex,mulai membalas tatapan Almera.
"Kenapa?,aku ingin mendengarnya sekarang tidak bisakah kau menceritakannya padaku,atau ada hal yang memang tidak boleh aku ketahui?"ucap Almera sambil mendorong tubuh Alex dan berbalik tidur dengan posisi memunggungi Alex.
"Sayang,kemarilah berhentilah marah untuk malam ini,aku akan menceritakannya,tapi tidak malam ini"ucap Alex sambil menarik tubuh Almera untuk kembali kepelukannya.
"Kenapa?!"tanya Almera dengan cemberut.
"Oh,Shitt!,Mer berhentilah memasang wajah menggoda seperti itu,aku sudah berusaha menahan untuk tidak bercinta denganmu malam ini, tapi kalau kau terus bergerak didalam pelukanku aku rasa aku tidak bisa menahanya lagi"ucap Alex sambil menelentangkan tubuhnya memandang langit langit kamar Almera untuk menjernihkan otaknya yang sudah dipenuhi gairah.
"Kenapa kau harus menahannya,kalau kita bisa melakukannya sekarang"ucap Almera sambil bangkit dari ranjang dan mulai merayap diatas tubuh Alex.
__ADS_1
"Mer,jangan seperti ini,turunlah dari atas tubuhku,kau tidak tau ada yang sudah bangun dibawah sana karena perbuatanmu,"ucap Alex dengan suara yang mulai parau menahan hasratnya.
"Benarkah bagaimana kalau ku bantu kau untuk membuatnya tidur lagi dengan timanganku"ucap Almera dengan ekspresi menggoda.