Half Bad Girl

Half Bad Girl
makan makan


__ADS_3

Ternyata hari itu acara makan makan ultah Setya. Sebenarnya ultahnya sudah bulan kemarin di tanggal tua. Tapi karena belum gajian, baru di adakan sekarang setelah gajian.


Di perempatan dekat pabrik beberapa motor berjajar di pinggir jalan. Ternyata teman teman setya dan Rossa. “Kok gak ada ceweknya. Kamu gak ajak mbak Anna ya?” Tanya Rossa yang sedang di bonceng Setya. “Gak males ngajak ibuk ibuk ribet.” Jawab Setya. Mbak Ana satu satunya teman wanita Rossa di bagiannya memang sudah berkeluarga. “Yaa aku mati gaya lah. Gak ada juga yang aku kenal baik di sini.”


“alah pake acara mati segala. Ini tuh makan makan. Ya makan gak usah pake mati mati segala.” Jawab Setya seenaknya. Rossa memukul helem cowok di depannya. “ sakit tauuu!!!”


“Lu kan heleman masa sakit. Dasar tukang ngibul” balas Rossa.


Sampai di sebuah tempat makan yang cukup nyaman. Handpone Rossa bergetar sebuah pasan masuk

__ADS_1


‘kemarin malam minggu di ajak jalan gak mau. Katanya gak boleh ijin. Lah sekarang minggu siang udah dapat ijin yaa.’ Sindir mas Yusuf teman di pabrik cuman beda bagian. Orangnya ikut rombongan makan makan itu. Rossa nyengir tak enak. Sebenarnya memang semenjak Rossa masuk pabrik itu banyak nomer baru bermunculan di hpnya. Sampai ada beberapa yang tidak ia tanggapi. Beberapa yang berkenalan sopan jelas memperkenalkan diri, ia tanggapi senormalnya. Namun ajakan ketemu, makan, atau kencan tidak ia tanggapi. Hatinya masih sulit menerima laki laki.


“Makasih ya Set, besok besok lagi boleh.” Ucap Rossa saat perjalanan pulang. “Bisa bisa tapi lu yang bayar. Hahahahaha gantian dong.”


“Heleh baru jajanin sekai udah minta gantian. Pelit ahh.”


“Lha emang siapa lu harus bayarin terus. Pacar bukan, temen juga masih baru.” Jawab Setya seenaknya. Obrolan tah berfaedah terus ada semenjak keluar resto sampai di depan rumah Rossa.


“Lahh emang kalian makan bareng tadi siang?” tanya mbak Anna.

__ADS_1


“Tuh di jajanin bos.” Tunjuk Jarwo pada Setya.


“Haa kok aku gak di ajak, acara apa?” mbak Anna kepo. Sudah melotot pada Setya. “Maaf mbak acara kusus anak muda masa emak emak ikut. Hehehe” Setyo nyengir. “ aku juga masih muda tau!!! Kalau curhat aja ke aku. Giliran makan makan aku gak di ajak” mbak Anna sewot sambil melempar cetakan kecil ke arah Setyo. Setyo dengan sigap menghindar. Cetakan itu melayang mengenai Teguh di belakan Setya yang sedang mengambil adonan. “ aduh mbakkk apa salahku” sambil mengusap ngusap kepalanya. Tawa pun serentak terdengar. Suasana penuh canda tawa itu terjadi sepanjang sift


Suasana kekluargaan dan penuh canda itulah yang membuat Rossa betah. Meski sebagai buruh haruslah mengejar target harian mereka. Belum panas oven ketika di buka bersamaan. Woww... Sungguhhh nikmat. “Ini latihan nanti kalau masuk neraka” kata salah satu teman Rossa. "nanti di neraka udah biasa jadi banyakin dosa gitu?" kesimpulan Rossa. "gak usah banyakin dosa. Dosa mu udah banyak dengan sendirinya.


"aku kan solehah." jawab Rossa sok imud


" solehah kemarin baru aja di sini di tonton sama anak bolu dan tart"

__ADS_1


"haa di tonton emang solehah siapa?" Rossa penasaran. "monyet di topeng monyet. Namanya solehah. hahahaha"


__ADS_2