Half Bad Girl

Half Bad Girl
persahabatan bagai kepompong


__ADS_3

Ternyata Rahmad dan Satria bersahabat sejak kecil. Umur mereka beda setahun. Saat di SMA Rahmad pernah menikung pacar Satria. “Gimana aku gak kalah pamor. Dia atlit terbaik di sekolah. Terkenal, keren, kakak kelas lagi. Aku apa? Cuman anak kelas satu bau kencur” jelas Satria“jadi kalau aku nikung kamu sekarang itu impas. Lagian dia juga udah ngamuk ke aku kok kemarin.” Kata Satria sambil menunjukkan sudut muka yang agak kemerahan. “Kenapa itu?” Tanya Rossa baru menyadari lebam lebam di wajah Satria “Di pukulin pacarmu lah. Pulang kita kencan kemarin. Hari itu aku orang paling beruntung karena bisa nyium anak perawan yang pertama kali, tapi juga hari yang paling sial karena pukulin gorila ngamuk habis itu.” Jelas Satria. Postur tubuh Rahmad yang tinggi besar gemuk terbayang di otak Rossa di sandingkan dengan filem gorila ngamuk. Rossa terbahak bahak mendengar itu.


“Persahabatan kita kan bagai kepompong. Cuman masalah cewek gak membuat kita bubar persahabatan.” Jelas Satria. Dia dulu sempet marah juga waktu ditikung. Tapi habis itu baikan lagi. Rossa ternganga mendengar itu. Ia heran ada persahabatan macam itu. “emang gak ada rasa gimana gitu? Marah? Cemburu?” tanya Rossa


“Lah dia kan udah marah sampe puas mukulin aku kemarin. Ya udah marahnya selsai”

__ADS_1


“Udah marahnya gitu doang?”


“Emang kita emak emak rempong yang harus marahan berbulan bulan.” Mendengar penjelasan Satria, Rossa lega karena tak merusak persahabatan orang.


“Kamu cantik Ross, kamu cantik dengan dirimu sendiri. Postur kamu yang mungil, kacamata yang setebal alas botol. Kamu cantik meski terlihat kutu buku.” Puji Satria. “Alah embuh, rayuan gombal” Rossa nyengir “aku masih kepikiran Rahmad, kita ninggalin dia gitu aja tadi. Dia terlihat marah lho waktu kamu datang”

__ADS_1


“pulangin tuh anak orang. Jam malamnya sampai jam sembilan. Tadi aku yang ngajak pergi. Nanti aku yang dimarahin emaknya kalau pulang telat.” Suara dari v call Rahmad. “Beres brow. Abis ini lu mau kemana?”


“Ngadem bentar. Gak usah ngikut gak pingin lihat muka lu”


“Iya iya tapi udah redho kan kalau dia sama aku” Satria nyengir “berengs*k!!!” makian dari Rahmat mengakhiri v call itu. Satria tertawa tanpa beban. Rossa bertanya berkali kali kalau hubungan persahabatan mereka baik baik saja. Satria sampai bosan menjelaskan bahwa semuanya baik baik saja.

__ADS_1


“Makasih udah nganterin pulang. Moga moga aja Rahmad beneran udah gak marah yaa” Rossa masih cemas. “Lama lama tak cium lagi kamu. Kalo gak percaya chat aja. Dia udah baikam cuman butuh waktu sendiri.” Satria gregetan mengatakannya sambil berbisik takut terdengar orang rumah Rossa.


Persahabatan yang sulit di mengerti Rossa tapi benar benar terjadi. Kalau antar cewek terjadi tikung menikung, bisa di pastikan akan ada perang. Ntah perang dingin, saling sindir atau yang lebih parah jambak jambakan. Hahahaha. Persahabatan macam Rahmad dan Satria mungkin melampaui level persahabatan cewek cewek. Sungguh Rossa tak habis pikir ada persahabatan 'kepompong' macam itu


__ADS_2