Half Bad Girl

Half Bad Girl
janji menikah


__ADS_3

Waktu berjalan cepat ketika kamu bahagia. Nicki dan Rossa sudah setahun lebih berpacaran. Si bad girl sudah benar benar pensiun. Luapan kasih sayang dari Nicki membuatnya tak sempat mencari kasih sayang lain.


Hidup dalam putaran ini adalah hidup terbaik Rossa. Ia tak perlu takut berteman dengan cowok lain. Tak perlu takut melangkah. Tak takut menjadi dirinya sendiri. Meski LDR hanya bertemu seminggu sekali, tapi perhatian dan komunikasi Nicki tak pernah putus.


Menjelang lebaran seperti biasa, pabrik roti tempat Rossa bekerja akan sibuk membuat kue kue kering khas lebaran. Saatnya Rossa di lempar ke bagian pie, bagian yang sama dengan setya. Saat seperti inilah teman teman Rossa bisa puas membully Rossa dengan masalalunya.


“Ross, lihat tuh dia. Tambah gembul aja. Susunya tambah cocok sama Dona.” Bisik Nathan saat mencetak adonan pie


“kayaknya mereka serius pacaran ya”


“Iya lah sampe Andre musuhan sama Setya sekarang. Andre di diemin Setya. Tau tuh... Mungkin cemburu sama Andre dia” cowok satu ini suka bergosip ala emak emak


“Ya udah turut bahagia.” Kata Rossa


Hatinya sudah tak terlalu sakit mendengar hubungan Setya dan Dona. Lagipula ia sudah bahagia dengan Nicki. Walaupun Setya sekarang tak acuh padanya. Sampai sampai memblok semua akses sosmed Rossa. Bagi Rossa semua masalalu itu sudah tak terlalu menyakitkan kini.


“Kamu kayak udah gak sakit hati Ross?”


“Iya udah bisa berdamai dengan masa lalu. Cuma canggung aja sama Dona. Kayak gimana gitu orangnya.”


“Denger denger mereka mau nikah lho.”

__ADS_1


“Ya bagus, biar resmi hubungannya”


“lha kamu kapan nikah Ross? Denger denger pacarmu yang sekarang om om kaya ya”


“Haaa, kata siapa???!!” Rossa terkejut kali ini


“Gosip gosip sih. Beneran om om kaya?”


“Enggak lah, yaa jarak 8 tahun dari aku. Tapi gak om om juga. Gak kaya juga kok. Dia kerja juga di tempat orang” kata Rossa ber api api. Enak saja mengatai Nicki om om kaya. Kesannya kaya pria hidung belang.


Rossa menyadari pembelaanya pada Nicki menunjukkan rasa cintanya. Dan membicarakan Setya tak membuat hatinya sakit lagi. Ahhh, mungkin sekarang cintanya pada Nicki sebesar cintanya pada Setya dulu. Dan ia sudah bisa berdamai dengan masa lalunya.


Nicki dan Rossa bertemu minggu ini. Memutuskan berwisata di pantai Gunung Kidul. Mereka memilih pantai terenak untuk bermain air. Jadilah sepasang anak anak yang terjebak di tubuh dewasa itu bermain air sepuasnya. Menunggu ombak datang, berguling guling di pasir, makan snack di tengah air, dan masih banyak lagi aktivitas absrud lainnya.


“Kamu gak mau nikah sama aku Yang?” Tanya Nicki tiba tiba saat mereka makan, setelah puas bermain air. Rossa yang dapat pertanyaan mengejutkan tersedak mie yang ia makan. Nicki menepuk nepuk punggungnya dan memberi minum. “Ini maksudnya lamaran atau pertanyaan?”


“lamaran juga boleh. Apa gini aja, kita tunangan dulu. Nanti nikahnya du pikir belakangan......”


“TIDAAAAAK!!!!!!” jawab Rossa keras keras. Nicki tersenyum jahil.


“Kamu gak mau ya tunangan sama aku? Kamu gak serius sama aku? Kamu gak cinta?” kata Nicki di lebay lebaikan

__ADS_1


“Bukan itu sayang. Aku serius dua rius malah. Tapi aku gak mau acara tunangan. Kita langsung nikah aja deh.”


“Tapi aku pingin tunangan Yang, aku belum pernah tunangan.” Kata Nicki masih dalam mode lebay di tambah mode melas.


“Bodo amat. Udah aku wakilin dua kali!!!” jawab Rossa masam. Sadar sudah di kerjai. Nicki tertawa lepas.


“Trus gimana ini aku mau ngelamar siapa? Apa cari mbak mbak montok yaa” kata Nicki tengok kanan kiri, sambil merogoh saku celananya. Seolah mengambil sesuatu dari sana.


“Kamu bawa cincin?” tanya Rossa berbinar. Walaupun takut tunangan lagi, tapi cewek mana yang tak suka surprise. Meskipun di matanya masih tersembunyi trauma soal tunang mentunang.


“Enggak, paha ku gatal.” Kata Nicki menggaruk tangannya disaku kemudian mengeluarkannya tanpa mengambil apa pun. Mata jahilnya terlihat nyata.


Sadar di kerjain lagi, Rossa membanting sumpit di tangannya. Bibirnya sudah monyong kedepan. Melihat itu Nicki tertawa tak henti. “Gak lucu tau!!!”


“ekspresimu yang lucu sayang”


Rossa sudah beranjak akan berdiri. Nicki dengan cepat menahan tangannya dan menciuminya berkali kali. “Setelah ini kita cari cincin yaa. Cari juga buat mahar dan printilan lain buat nikah. Aku serius mau nikah sama kamu”


“Tapi aku gak mau tunangan. Aku mau langsung nikah”


“Iya iya langsung nikah. Apapun maumu sayang. Semua akan berjalan sesuai apa yang kamu mau.” Kata Nicki sambil mencium punggung tangan Rossa lagi. Membuat si gadis tersenyum bahagia.

__ADS_1


Bersama Nicki hari ini, Rossa benar benar di buat marah dan bahagia dalam waktu bersamaan. Nicki sebenarnya ingin membuat liburan kali ini menjadi sebuah lamaran yang indah. Melihat penolakan Rossa dan traumanya tentang lamar melamar membuatnya menyimpan lagi cincin yang sudah ia siapkan. Yaa, sebenarnya sudah ada cincin sungguhan di saku celana cowok itu.


Jadilah hari itu janji menikah. Bukan lamar melamar.


__ADS_2