
Hari sudah sore. Rossa sudah mandi bersih, wangi. Menunggu kedatangan sang suami pulang kerja. Ahhh, terbiasa bekerja membuat Rossa bingung mau melakukan apa. Diam di kost sepanjang hari membuat bosan. Tapi untuk keluar sendiri Rossa belum berani. Tak tahu tujuan kemana juga ia keluar. Rossa melihat sekilas penampilannya di cermin. Sudah cantik. Ia ingin tampil cantik dan segar saat suaminya pulang.
Pukul 4 lebih 10. Ahh mungkin sebentar lagi. Kalau ia kerja kemarin jam segini mungkin masih di jalan. 4:30 kok belum datang juga? Mungkin kantornya jauh dari sini. 5:00 Rossa mulai bertanya via chat dengan Nicki. 'Kantor ku tutup paling awal jam 5 sayang. Tapi tidak langsung pulang. Biasanya aku sampai kost jam 6 sore.' Heeeehhh Rossa bingung mau apa lagi. Dua hari yang lalu ia sibuk tidur untuk menyegarkan badannya kembali setelah capek dengan seluruh resepsinya. Sekarang ia tak tahu harus apa. Tubuhnya benar benar sudah fit.
Rossa tertidur saat Nicki pulang. Kecupan kecupan dari Nicki membangunkan Rossa. “Sayang pingin gak ngerasain tubuh ku yang masih bau kecut ini” kata Nicki mesra di telinga Rossa. Bodo amat dengan tampil cantik!!! Tau gini mending gak usah mandi dulu. Batin Rossa kesal.
Bagaimana tidak hari ini ia dibuat mandi oleh Nicki tiga kali, ehh empat kali. Karena habis ini ia harus mandi lagi. Pagi tadi ia sudah bangun mandi dan akan sholat subuh. Nicki menerkamnya lagi setelah semalam dua ronde. Rossa terpaksa mandi lagi dan sholat bareng sama Nicki. Sore ini ia habis mandi, lagi lagi harus melayani Nicki sepulang kerja. Ia harus mandi lagi karena belum sholat isya. Haahhh apa semua pengantin baru akan terus terusan mandi??
Acara ngunduh mantu diadakan keluarga Nicki dengan cukup meriah. Menyewa orgen tunggal bersama sepasang penyanyinya. Pagi pagi Rossa dan Nicki berangkat kerumah Rossa. Mereka akan berangkat dari rumah Rossa.
Tukang rias yang merias Rossa saat resepsi kembali merias sudah satu paket dengan acara kemarin. Kali ini dandanan Rossa lebih santai. Ia menggunakan gaun merah lebar dengan riasan internasional. Tak terlalu ribet dengan paes paes seperti resepsi kemarin.
__ADS_1
Acara di tempat Nicki di mulai dengan khidmat. Kemudia orgen tunggal mengambil alih acara. Mereka yang bisa menyanyi mempersembahkan lagu. Tiba saatnya si penyanyi pria menyanyi lagu akad. Penyanyi pria terus berjalan kearah pengantin kemudian menyerahkan microfon pada Nicki. Nicki pun melanjutkan lagu akad dengan menggandeng tangan Rossa.
Bila nanti saatnya tlah tiba
Ku ingin kau menjadi istriku
Berjalan bersama mu dalam terik dan hujan
Namun bila saat berpisa tlah tiba
Ijinkan ku menjaga dirimu
__ADS_1
Berdua menikmati
Pelukan diujung waktu
Sudikah kau menjadi istriku......
Rossa sungguh terharu. Matanya berkaca kaca senang. Sungguh kejutan diluar bayangannya. Indah indah sekali. Kejadian yang akan di ingat Rossa sampai kapanpun. Menjadi kenangan yang tak akan terlupakan.
“Tadi nadanya salah, gak tau kenapa tapi agak buruk yaa” Nicki mengkoreksi penampilannya
“Kamu nyanyi asal bunyi aja aku udah seneng yang” jawab Rossa masih tersipu. Nicki yang jarang sekali mengungkapkan perasaannya tiba tiba bernyanyi di tempat umum untuk Rossa. Di hari pernikahannya lagi. Siapa yang tidak bahagia di perlakukan seperti itu.
__ADS_1