Half Bad Girl

Half Bad Girl
janda tunangan 2


__ADS_3

Pemandangan hijau di tepi sawah dan semilir anginnya tak dapat meredakan bara sepasang kekasih itu. Rossa masih dengan emosinya meminta penjelasan. Setya kekeh ia tidak bersalah. Hanya membalas apa yang Rossa lakukan. Termasuk menyimpan nomer Dona dengan nama Doni. Itu semua karena Rossa pernah menyimpan nama teman cowoknya dengan nama lain. Padahal Rossa melakukan itu agar tak ada pertengkaran dengan Setya yang cemburuan.


“Kenapa kamu ngelamar aku kalau kamu gak bisa konsisten sama hubungan ini. Kamu justru semakin cemburuan!!!!” entah berapa kalinya Rossa berteriak. “Ya udah berikan surat cincin!!! Bubar juga gak papa!!! Aku bisa dapat yang lebih baik dari kamu!!!!" Setya tak kalah panas. Rossa diam hatinya hancur, tubuhnya lemas. Bersama sisa tenaga yang ada ia pergi dengan motornya.


mencoba menenangkan hati. Tak keluar kamar sejak pertengkaran tadi. Hancur sudah hati yang selama ini ia jaga. Iya, memang Rossa berchat ria dengan beberapa cowok. Bercanda lewat hp. Namun hanya sebatas itu. Main dengan cowok lain juga hanya sekedar menjenguk teman yang sakit, atau istirahat saat makan siang. Hanya itu tak lebih.

__ADS_1


Sedang Setya yang gentol dengan posesifnya juga berchat ria dengan ‘Doni’ jadi jadian. Malah main ke pemancingan bersama ‘doni’ lagi. Selama mencari tahu tentang Setya dan ‘Doni’, Rossa tahu mereka cukup dekat. Beberapa teman menyimpulkan kalau Setya pacar kedua Dona setelah Andre. Namun menyimpan fakta itu sendirian.


Berhari hari Rossa dan Setya tak bertegur sapa. Tak ber pesan ria juga. Rossa benar benar terpuruk. Jika surat dan cincin itu ia serahkan ini kali kedua ia gagal tunangan. Janda tunangan lagi. Padahal Setya sudah di perkenalkan sebagai tunangan Rossa di setiap acara keluarga. Orang orang sudah tahu kalau mereka bertunangan. Teman sepabrik, teman teman Rossa yang lain. Betapa malunya Rossa nanti.


Dua tahun menjalin kasih. Delapan bulan menjadi tunangan. Benarkah akan berakhir seperti ini? Benarkah Rossa menyianyiakan waktunya selama itu untuk berakhirnya sebuah hubungan? Waktu, tenaga dan uang sia sia sudah semuanya. Hidup dan umurnya?

__ADS_1


Namun hubungannya selama ini tak jauh jauh dari pertengkaran. Selalu apa saja menjadi bahan pertengkaran. Apakah juga akan bertengkar terus ketika menikah? Secara ekonomi jelas lebih mapan Rossa setidaknya walaupun sesama buruh Rossa dapat sedikit sedikit mengumpulkan uang. Rossa lah yang selama ini menyokong Setya ketika tanggal tua. Lalu bagaimana ekonominya nanti ketika sudah menikah? Dua orang yang bekerja full di pabrik. Bagaimana dengan anak anaknya nanti. Hati kecil Rossa ingin sekali menjadi ibu full untuk anak anaknya. Ia ingin menjadi orang pertama yang di cari anaknya, ingin menjadi guru pertama untuk anaknya. Menikah dengan Setya artinya mengubur mimpi itu. Ia harus bekerja karena gaji Setya bisa di bilang tak cukup untuk kebutuhan dapur. Berhubungan dengan Setya juga merubah sikapnya. Yang dulu begitu ceria dengan siapa pun kini seperti bingung bersikap. Takut takut Setya marah.


Lamaaa ia memilih antara baik dan buruk. Sungguh berat. Pilihan hidup yang benar benar sulit. Tangan Rossa terkepal. Ia dengan seluruh tenaganya berdiri dari ranjang. Malu biarlah malu. Ia hidup sebelum bertemu Setya, maka ia akan bisa hidup setelah bertemu Setya. Bubar biarlah bubar daripada harus mengalami siksaan posesif setiap hari sepanjang hidupnya kelak. Yaa jika ini harus berakhir biarlah.


Janda tunangan ke dua Rossa pilih

__ADS_1


Ia melepas cincin yang selalu ia pakai setiap hari. Mengambil kotak kecil di lemari yang berisi surat dua cincin tunangan mereka. Meletakkan cincin itu di kotak bersama suratnya. Esok biar titip pada teman biar di berikan untuk Setya. Batin Rossa ia masih malas bicara pada Setya.


Rosa mengganti baju, berdandan untuk menutupi bengkak dimatanya. Mengambil kunci motor menuju salon. Esok adalah hari baru untukku. Esok ada Rossa baru yang akan sekuat tenaga menahan malu dan gunjingan. Esok Rossa yang baru tegak berdiri tanpa Setya. Esok tak ada lagi air mata. Rosa menyemangati dirinya sendiri.


__ADS_2