Happy Ending?

Happy Ending?
S2-Kemalangan Sandra


__ADS_3

Mall Central Park tampak sangat ramai. Aeris berulang kali menengok ke arah pintu sambil mengecek ponselnya. Sudah 1 jam lebih, tapi tidak ada tanda-tanda kehadiran dari orang yang dia tunggu.


"Aeriiiiis.." Suara cempreng Tiffany mengejutkan Aeris. Sohib nya itu segera memeluk Aeris dengan erat.


Ya, sejak menikah, mereka sangat jarang berkomunikasi. Betapa rindu Aeris pada sohib nya yang bawel itu. Ada banyak hal yang ingin Aeris ceritakan pada Tiffany yang sudah menyandang status sebagai Ny.Liem. Begitu juga sebaliknya.


Mereka menggosip dengan seru sampai Aeris menangkap sosok yang dia kenal sedang bergandengan tangan dengan mesra.


"Eh, bentar ya Tiff,, aku lihat Hana jalan dengan Michael."


Aeris mengambil tas dan ponselnya, lalu buru-buru pergi meninggalkan Tiffany sendiri.


Dia mengikuti dari jarak beberapa meter. Ini sungguh sangat berita yang menghebohkan. Bagaimana tidak? Sekretaris Reno jalan bersama dengan suami Sandra.


Mereka juga tampak sangat mesra. Kali ini Michael merangkul pundak Hana sambil berbincang pada wanita itu.


Aeris sudah mengambil beberapa foto mereka berdua. Tapi, dia masih penasaran dengan mereka, jadi Aeris memutuskan untuk mengikuti keduanya.


Mereka masuk ke sebuah toko pakaian. Aeris mendekat dan berpura-pura memilih pakaian di sebelah mereka.


"Kapan kamu akan beritau istri mu itu?" ucap Hana dengan manja.


"Sabarlah, Hana.."


'Apa mereka benar-benar berselingkuh?' tanya Aeris dalam hati. Kalau benar, ini suatu pukulan besar untuk Sandra. Aeris tiba-tiba merasa sedih. Padahal dia tidak suka dengan Sandra, tapi mengetahui hal ini membuat Aeris kasihan pada Sandra.


Aeris mengambil ponsel nya, untuk menelepon Reno.


"Ya, sayang, bagaimana jalan-jalannya?"


"Ren, aku rasa kamu memang perlu memecat Hana."


"Kamu cemburu lagi sama dia?" tanya Reno curiga.

__ADS_1


"No.." "Aku jelaskan nanti saja." Aeris memutus teleponnya karena Hana dan Michael sudah keluar dari situ. Sejak peristiwa di kantor Reno yang lalu, Aeris memang memberikan Hana kesempatan. Dia merasa kasihan karena Hana begitu sedih. Tapi jika Hana pergi dengan suami orang seperti ini, Aeris tidak akan memaafkannya.


Kali ini Aeris mencoba menelepon Sandra. Wanita itu tidak mengangkat telepon dari Aeris. Dia bahkan mereject ketika Aeris menelepon untuk yang kedua kali.


"Apa sih Ris?" omel Sandra yang akhirnya mengangkat telepon dari Aeris.


"Sandra, kamu bisa ke Central Park sebentar?"


"Ngapain? Sorry, aku sibuk."


"Tunggu, ini soal suami mu." kata Aeris cepat sebelum Sandra menutup teleponnya.


"Maksud mu Michael?"


"Ya, siapa lagi?" "Aku melihatnya pergi dengan seorang perempuan."


Sandra tertawa di ujung sana. "Maksudnya kamu mau bilang kalau Michael selingkuh?"


'Bagus.' batinnya.


Kini Aeris harus mengurus satu orang lagi, yaitu Hana. Dia harus mencegah Hana supaya tidak kabur setidaknya sampai Sandra datang dan memergoki mereka sendiri.


"Halo Nyonya Aeris.. ada apa?" wanita itu langsung mengangkat telepon dari Aeris.


"Hana.. kata Reno kamu cuti hari ini. Apa kamu di rumah?" Aeris memulai aktingnya.


"Saya ga di rumah Bu.. saya lagi jalan dengan suami saya ke mall."


"Oo.. kebetulan sekali.. bisa tolong carikan tas yang warna pink muda?"


"Hah? Apa tidak salah nyonya?"


"Ya, aku akan transfer uang nya. Ingat, warna pink muda."

__ADS_1


"Nyonya seperti orang nyidam saja." Hana tertawa mendengar permintaan istri bosnya yang cukup aneh.


*


*


*


Aeris menarik Sandra ketika melihat wanita itu berjalan melewatinya. Sandra hari ini tampil sangat sederhana. Dia juga tidak memoleskan make up dan rambutnya hanya di ikat kuda saja. Pasti Sandra terburu-buru pergi ke sini.


"Mana dia?" tanya Sandra tak sabar.


Aeris menunjuk sebuah outlet tas di depannya.


Sandra segera bejalan dengan gontai ke sana, di ikuti Aeris di belakangnya.


"Jadi, rapat nya di mall ya?" labrak Sandra.


Kedua orang itu terkejut dan segera menjauh satu sama lain. Sandra memandang Hana dari atas sampai bawah.


Hana hanya menunduk karena dia cukup terintimidasi oleh Sandra dan Aeris.


"San, aku bisa jelasin semuanya." Michael memegang tangan Sandra yang diam saja dan hanya memandangi Hana.


'PLAK' sebuah tamparan mendarat di wajah Michael.


Mereka pun segera menjadi pusat perhatian. Apalagi Sandra sudah cukup terkenal dalam dunia selebgram. Beberapa bahkan merekam pertengkaran itu.


"Aku sudah lepaskan semua demi kamu, tapi apa sekarang? Kamu selingkuh dengan wanita model seperti dia?" teriak Sandra yang sudah terbakar emosi.


"Sandra!" bentak Michael.


"Ya, kalau kamu pilih dia, lebih baik aku pergi." Sandra menghapus air matanya, lalu dia segera keluar dari kerumunan.

__ADS_1


__ADS_2