
Utusan dari kantor urusan agama kua setempat sudah datang, walaupun mereka bukanlah pihak yang akan menikahkan keduanya tapi, tetap wajib datang.
"Bagaimana dengan wali nikah Pak Alexander Mutahar Sungkar apa sudah siap menikahkan Ananda putri kandung Anda yang bernama Amara Meylani Ramadhani dengan calon suaminya yang bernama Ariel Satrya Muller?"
"Insya Allah… siap lahir batin," jawab Pak Alexander dengan yakin.
"Gimana dengan calon mempelai pengantin pria, apa Anda juga sudah siap?" Tanyanya Pak Anwar Zahid selaku Pak penghulu.
Tapi, yang akan bertugas untuk menikahkan Ariel dengan Amara adalah Papa kandungnya sendiri.
"Insya Allah… siap lahir batin Pak tapi, saya ingin mempersembahkan untuk calon istriku surah Ar Rum ayat 21 dengan surah an-nisa," ucapnya Ariel penuh kesungguhan.
Semua yang dilakukan oleh Ariel adalah tidak pernah ada yang mengetahui hal itu. Semua itu dia lakukan spesial untuk calon istrinya sekaligus kekasih halalnya itu tanpa perencanaan atau pun tanpa informasi darinya beberapa hari terakhir ini.
"Ya Allah… so sweet banget calon suami loh Amara,dia mengaji khusus untukmu, kalau aku diposisi kau bikin klepek-klepek hatiku, Abang love you…" candanya Elsa Safira Nadine Renaldi.
Kedua orang tuanya Elsa Safira Nadine yaitu Pak Renaldi Hutabarat Lubis dengan istrinya Bu Ratih Ambar Purwanti baru saja sampai dari Kalimatan Timur Samarinda ketika Ariel membacakan beberapa ayat suci Al-Quran yang dipersembahkan oleh Ariel.
__ADS_1
"Merdu banget yah suaranya Ariel," pujinya Bu Anna Maria Selena maminya Aldian Adlan Kim.
"Semoga mereka bahagia selalu dan dikarunia keberkahan dalam hidup mereka," pungkasnya Bu Annie Helen bundanya Andira Farhana Albert.
"Amin ya rabbal alamin," ucapnya yang lain.
Acara akad nikah pun berlangsung begitu khitmad. Ariel mengucap beberapa kata dalam lafal ijab kabul dengan penuh keyakinan dan ketegasan di dalamnya. Semua mengucap syukur alhamdulillah karena, akad nikah yang pertama sudah terlaksana dengan baik dan lancar.
"Bagaimana dengan Tuan Ando apa juga sudah sia" tanyanya Pak Penghulu.
"Insha Allah… siap Pak,"
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Carlando Arland Arlando dengan putri tunggalku Andira Farhana Alber dengan mas kawin uang sebesar 25 juta, emas 24 karat seberat 25 gram dan juga seperangkat alat sholat dibayar tunai,"
"Saya terima nikah dan kawinnya Andira Farhana Albert dengan mas kawin tersebut dibayar tunai," tuturnya Ando dengan sekali tarikan nafas dan penuh tegas serta jelas.
"Bagaimana para saksi apakah sah!?" Tanyanya Pak penghulu.
__ADS_1
"Sah!!" Teriak semua orang secara bersamaan.
"Syukur Alhamdulillah,"
Andira dan Amara segera dijemput oleh mama mereka masing-masing. Amara Meylani Ramadhani diapit oleh Bu Liviana Sandra Alexander Mutahar dengan Elsa Safira Nadine Renald anak menantunya sekaligus istri dari putra semata wayangnya bernama Abdillah Anwari Agam.
Sedangkan Andira diapit oleh Bu Annie dan Bu Anna. Mereka masing-masing duduk di hadapan sang suami masing-masing.
"Saatnya sungkeman terhadap suami pasangan sendiri setelah itu kita persilahkan pada Pak penghulu untuk memberikan sepatah kata sebagai nasehat pernikahan, mungkin beberapa masukan untuk menjalani bahtera rumah tangga mereka," ucapnya MC.
Andira mengecup punggung tangannya Ando dengan penuh takjim berharap rahasia pernikahannya tidak terendus hingga ketahuan oleh kedua orang tua dan keluarga besarnya.
Sedangkan Amara awalanya terus menatap ke Ando pria yang sangat dia cintai itu. Walaupun sekarang sudah menjadi milik Ariel secara sah dan tidak mungkin punya kesempatan lagi untuk hidup bersama dengan pria yang sangat dicintainya itu. Air matanya berusaha mereka tahan dari kedua mempelai pengantin wanita itu, agar tidak keluar dan jatuh meneteskan membasahi pipinya itu.
Keduanya sama-sama menikah dengan pria yang sama sekali tidak mereka cintai. Andira dengan kekasihnya Amier yang asli orang Turki dan blasteran Qatar itu hingga detik ini belum mengetahui jika,ia sudah menikah dan hamil di luar nikah karena, satu insiden yang mengharuskan Ando dan Andira harus segera menikah,agar tidak ada yang mengetahui jika ia hamil.
Penghulu kemudian membacakan beberapa doa yang khusus untuk kedua pasangan pengantin baru itu. Rasa bahagia itu sudah terlihat jelas dari mimik wajah anggota keluarganya. Semua menghaturkan doa dan ucapan pernikahan.
__ADS_1
Doa yang tulus datang dari semua khalayak tamu undangan agar pernikahan mereka sakinah mawadah warahmah hingga kakek nenek dan dikaruniai seorang anak yang Sholeh dan sholehah amin ya rabbal alamin.
"mungkin ini adalah jalan hidup yang harus aku jalani setulus hati, jika Ando menceraikanku setelah anaknya selamat lahir, aku akan terima dengan ikhlas sabar dan lapang dada," batinnya Andira yang memyeka air matanya itu.