
Karena penasaran dengan bentuk dan model pakaian itu, Elsa segera menyentuh pakaian itu tanpa membuka lipatannya yang masih rapi, "Ini dia pakaian yang aku cari seperti yang dijelaskan di google," gumamnya Elsa Safira Nadine.
Elsa sumringah bahagia ketika akan membuka lipatannya, Tapi setelah membuka lipatannya dan mengangkat pakaian itu hingga ke depan wajahnya. Matanya terbelalak melotot hingga seolah bola matanya akan melompat dari tempatnya itu.
Elsa spontan melempar pakaian itu kesembarang arah, "Ya ampun, ini pakaian kainnya lembut tapi, tipis banget hingga transparan terlihat jelas apapun itu jika aku pakai, tapi demi pahala yang gede yah dengan berat hati aku akan pakai pakaian lingerie ini," cicitnya Elsa yang hanya bisa geleng-geleng kepala sambil ngeri-ngeri sedap.
Tanpa menunda lejjh lama lagi untuk menghayati pakaian lingerie itu , Elsa segera memakai pakaian itu, ia hanya mengurai rambutnya yang panjang hitam legam sedikit bergelombang. Dia memoles wajahnya dengan sedemikian cantiknya.
Sedangkan Abdillah Abqari Agamh memutar video di salah satu aplikasi, matanya terbelalak dan melotot saking terkejutnya melihat apa yang terjadi di dalam video itu, ia ingin muntah dan kepalanya pusing melihat beberapa adegan yang baru pertama kali melihatnya.
__ADS_1
"Ya Allah… apa-apaan semua adegannya plus banget, bikin merinding sekujur tubuhku saja hingga kepalaku penat dan pusing," ketusnya Agam pria yang sudah dua minggu menikah itu yang segera mematikan layar hpnya itu.
Agam berganti pakaian tidur sebelum keluar, ia perlahan menutup pintu kamar mandi dengan perasaan jantungnya berdebar kencang setelah menyaksikan langsung adegan yang menurutnya sangat dewasa itu.
Tapi, setelah melihat ke sekelilingnya dan mendapati Istrinya berdiri di depannya langsung dengan senyuman termanisnya dalam balutan pakaian yang sungguh semakin membuatnya cenat cenut kepala atas bawah saja. Matanya terbelalak melihat penampilan Istrinya yang tidak memakai hijab dan pakaian seperti kebiasaannya setiap hari.
Tokk.. tok…
Hingga tanpa disadarinya langkahnya maju step by step selangkah demi selangkah dengan senyuman smirknya itu, ke arahnya Elsa yang berdiri mematung di tempatnya tanpa bergerak dan berucap sepatah katapun. Agam mendekatkan wajahnya ke telinganya Agam, ia kemudian berbisik di telinganya Elsaa.
__ADS_1
"Kamu sangat cantik seperti ini, Abang minta setiap hari sebelum Abang tidur kau berpakaian seperti ini saja setiap kali menyambut kedatangan Abang," tuturnya di telinganya Elsa yang hembusan nafasnya terkena telinganya hingga ke leher jenjangnya Pelangi.
Elsa merasa merinding dan geli dengan perlakuan suaminya itu," apa Abang menyukai jika aku seperti ini?" Tanyanya Pelangi yang sudah mengalungkan kedua tangannya ke lehernya Agam suaminya itu.
Agam tanpa ragu langsung menganggukkan kepalanya itu," Abang suka banget dan semakin buat ku bersemangat dan bahagia melihat kecantikanmu ini," pujinya Agam yang tersenyum penuh kebahagiaan.
Elsa dan Agam memilih untuk pergi berbulan madu, negara tujuan mereka adalah Swiss. Sejak masih kecil Elsa Safira Nadine menginginkan negara itu untuk didatanginya. Agam pun mewujudkan impian dan harapan serta angan-angannya Elsa perempuan yang sangat dicintainya beberapa tahun silam yang lalu.
Elsa mengalungkan tangannya ke lehernya Agam, "Aku sangat sangat bersyukur bisa hidup bersama dengan Mas Agam, mungkin aku lah perempuan yang paling bahagia bisa menikah dengan pria sebaik penuh pengertian, penyayang, seganteng dan setajir dan sekaya suamiku dan paling cemburuan," pujinya Elsa yang keluar sisi matrenya itu sambil bercanda.
__ADS_1
Agam tersenyum smirk menanggapi perkataan dan pujian dari mulut istrinya itu yang membuatnya semakin melambung tinggi hingga ke ujung langit tertinggi.