Hikayat Cinta Elsa Agam

Hikayat Cinta Elsa Agam
Bab. 66


__ADS_3

Agam mengecup sekilas keningnya hingga turun ke bibir mungilnya Elsa," jika boleh aku berbicara akulah pria yang paling beruntung di dunia ini, karena mendapatkan istri yang cantik, sholeha, lembut,baik hati, penyayang,setia, penyabar dan yang paling penting adalah cantiknya luar dalam," pujinya Agam.


Pasangan suami istri kembali melanjutkan pekerjaannya yang belum tuntas itu setelah sama-sama memuji karateristik dan sifat masing-masing.


Agam kembali berusaha untuk mengingat beberapa adegan yang sempat hampir membuatnya muntah itu. Dia mulai mengecup setiap jengkal dan inci tuuu buuuh nyaa Elsa hingga menyimpan beberapa tanda kemerahan kissmark di sana. Sehingga suara deeee ssaaa haann mampu terdengar dengan begitu merdunya di telinganya Agam.


Agam tersenyum dengan hal itu, Elsai mencengkram erat rambutnya Agam untuk berusaha menahan gelombang getaran aneh yang mampu muncul dalam dirinya saat itu juga. Agam tersenyum penuh arti melihat reaksi dari Istrinya itu. Agam perlahan melepaskan pengikat tali pita di pakaian kekurangan bahannya itu tapi, mampu membuat si jago semakin bertambah bobotnya saja. Hingga meminta sesuatu pada pemiliknya.


Tanpa mereka sadari semua kain yang membungkus dan menutupi seluruh tubuhnya itu sudah berhamburan dan beterbangan hingga ke sembarang tempat bergabung dengan beberapa kelopak bunga yang tertata rapi di atas lantai keramik itu.


Tanpa gentar dan ragu Agam mengangkat tubuhnya Elsa Safira Nadine Renald. Kemudian membaringkannya tepat di dalam lingkaran hati itu dengan penuh hati-hati seolah tubuhnya Elsa akan lecet jika membaringkannya dengan kasar.

__ADS_1


Agam mendekatkan dan menggesekkan hidung mancungnya ke hidungnya Elsa yang sama-sama mancung itu ala hidung orang Timur Tengah, "istriku Elsa Safira Nadine Renaldi Hutabarat Lubis, hari ini saya akan meminta hakku dan kewajibanmu sebagai suamimu, apa kamu sudah siap?" Tanyanya Agam


Elsa tersenyum simpul sembari melingkarkan tangannya ke punggungnya Agam," silahkan Abdilah Abqari Agam Alexander Mutahar penuhilah tanggung jawabmu dan mari kita sama-sama melakukan ibadah ini semata-mata untuk mendapatkan kebahagiaan yang hakiki dan pahala yang sebesar-besarnya," ujarnya Pelangi.


Agam semakin tertantang dan bersemangat untuk memenuhi keinginan dan permintaan Istrinya itu, perlahan ia mengecup keningnya Elsa sambil membaca doa yang telah diajarkan oleh beberapa tetuah yang sebelumnya bertemu dengannya.


Setelah itu, keee cuuuu pannya perlahan turun ke arah bawah dan semakin turun hingga mendapati sebuah gundukan perbukitan yang belum tersentuh oleh pendaki manapun. Agam tersenyum penuh arti melihat semua yang dimiliki oleh istrinya itu.


"Ternyata milik dan kepunyaannya istriku dibandingkan yang divideo itu sangatlah berbeda, ini nih yang berlaku rumput sendiri lebih hijau dan subur dari pada rumput milik tetangga," batinnya Agam.


"Tahan yah istriku kalau sakit tidak perlu sungkan padaku untuk ngomong yang sejujurnya, tapi Abang akan melakukannya dengan penuh kehati-hatian kok, bismillahirrahmanirrahim," lirihnya Agam sambil berupaya semaksimal mungkin.

__ADS_1


Percobaan demi percobaan dilakukan oleh Agam tapi, usahanya kembali gagal untuk membobol pertahanan kesebelasan Elsa. Dengan berbagai usaha, peluh keringat pun dari tubuh masing-masing sudah bercucuran hingga Elsaa mengeluh kesakitan yang tidak tertahankan.


"Hemmph sakit?!!!" Teriaknya Elsa seraya memegang menggenggam erat ujung bedcover nya itu yang menggema melengking memenuhi seluruh sudut penjuru ruangan kamar hotel bintang lima itu.


Malam itu kedua pengantin baru akhirnya belah duren juga, setelah beberapa hari belum sempat merasakan indahnya hubungan suami istri mereka masing-masing.


Kebahagiaan jelas terpancar dari wajah kedua pasutri itu dan mereka berharap pernikahan yang mereka bangun dan bina itu bisa langgeng hingga kakek nenek, sakinah mawadah warahmah hingga menuju Jannah.


Semua anggota keluarganya bahagia dengan kehidupan masing-masing, cobaan dan ujian yang datang melanda menjadikan mereka semakin dewasa, bijaksana dan hidup rukun.


Elsa berharap pernikahannya ini bukan hanya di dunia tapi hingga maut memisahkan cinta mereka hingga mereka kembali dipertemukan di surgaNya Allah SWT amin ya rabbal alamin.

__ADS_1


Ridhoilah pernikahan kami ini yah Allah...


...********TAMAT********...


__ADS_2