I Love You Jessica

I Love You Jessica
Kamu kapan menikah?


__ADS_3

Seseorang laki-laki berpostur tubuh ideal, berkemeja putih sedang duduk di sebuah cafe&resto yang terletak dipusat kota. Tangannya sibuk mengetik keyboard dilaptopnya, sedangkan kertas-kertas dan berkas penting nampak berserakan dimeja. Ya, Dave orangnya. Dia sedang mengerjakan sesuatu disana sambil minum kopi dan beberapa makanan ringan. Sesekali dia mengedarkan pandangan keruangan untuk mencari keberadaan seseorang. Orang itu adalah Jessica, mereka telah berjanji akan bertemu ditempat ini.


"Dave," Panggilan termanis yang dia dengar, suara itu berpengaruh besar pada diri Dave. Dia merasa begitu senang, senyumnya langsung mengembang. Tanpa menunggu lama Dave langsung mengemas seluruh berkas dan kertas yang nampak berserakan dimeja.


"Kamu sudah datang Ica..." Sambut Dave.


"Ya, kamu sedang sibuk? Aku ngga papa nunggu kamu selesai. Kayaknya kamu lagi tanggung deh." Ucap Jessica, tangannya terulur untuk memencet bel yang berada diujung kiri meja guna memanggil waiters.


"Aku bisa lanjutkan lagi nanti, kamu dah makan siang? Makan bareng aja sekalian."


"Iya, baiklah. Dave mau pesen apa?" Tanya Jessica mengambil buku menu, disebelahnya sudah berdiri seorang waiters menunjukkan menu makan siang yang recomended dicafe & resto ini.


"Samain aja Ca..." Jawab Dave, Jessica memandang Dave sekilas.


"Ini, ini sama ini ya Mba," Tunjuk Jessica kebuku menu.


"Baik bu, berarti porsi medium ya?" Jessica menganggukkan kepala. "untuk tingkat kematangan steaknya sedang atau matang?"


"Matang aja, satu lagi disamakan." Hem, ya, terimakasih..." Waiters tersebut langsung pergi meninggalkan dua wanita dan pria bersahabat itu.


"Jadi ada apa Dave kamu tumben ngajak aku kesini," Tanya Jessica.

__ADS_1


"Kita dah lama kan ngga kumpul,"


"Kok cuma berdua? Citra mana?"


"Ada dirumahnya dong Ca, dia lagi bentar lagi mau nikah."


"Apa??" Terkejut Jessica.


"Kok aku ngga dikasih tau, ngga ada angin ngga ada ujan tiba-tiba begini nih." Jessica mencebik kesal.


"Mungkin belum saatnya dia membicarakan ini dengan kita, dia dijodohkan oleh orang tuanya." Jawab Dave santai, tidak seperti Jessica yang keliatannya kesal karena tidak diberi tahu seperti ini.


"Kenapa sih, tadi denger temen Caca nikah sekarang dengar lagi si Citra. Banyak banget yang nikah kayaknya."


"Iya tapi tetep aja satu persatu dari kita pasti akan menikah kan? Sedangkan orang kalau sudah nikah, pasti ngga ada kebebasan lagi seperti sebelum nikah. Persahabatan kita pasti semakin renggang. Itu yang aku takutin." Jessica jadi sedih.


"Masih ada aku," Jawab Dave menggenggam tangan Jessica. Jessica tampak terkejut dengan apa yang Dave lakukan, tapi berusaha menahannya.


"Jadi itu sebabnya kamu manggil aku kesini, hanya untuk membahas pernikahan Citra? Huuh menyebalkan sekali.."


Orang bilang, ngga ada laki-laki dan perempuan bersahabat tanpa perasaan yang menyelubungi diantara keduanya. Tapi Jessica benar-benar tak ada perasaan tersebut. Lain dengan diri Dave yang memang perasaan itu sudah tumbuh sejak lama. Hanya saja ia menahannya agar Jessica tidak menjauh. Tapi Jessica tetap bersikap masa bodoh untuk semua itu, dia tidak ingin mengacaukan persahabatan.

__ADS_1


"Kamu sendiri kapan menikah?" Tanya Dave pada Jessica, sontak Jessica langsung tersedak dengan pertanyaan macam itu.


"Uhukk ! Uhhukkk!!"


"Minum dulu Ca..." Dave mengulurkan minuman pada Jessica.


"Aku belum terfikir kesana, masih banyak hal yang belum aku pahami tentang pernikahan. Aku sendiri juga belum berubah menjadi lebih baik, mana ada laki-laki baik yang mau denganku..."


Aku menginginkanmu, tapi kamu tidak mau karena aku kurang baik untukmu bukan?" Batin Dave.


Ya karena laki laki baik akan dipasangkan dengan perempuan baik-baik dan begitu sebaliknya. Begitu hukum alam.


"Kenapa bisa dijodohkan? Kaya ngga laku aja sih." Celetuk Jessica, membuat Dave sedikit mengulum senyum.


"Karena orang tuanya menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Bukankah begitu?" Dave menanggapi Jessica selalau dengan santai.


"Trus bagaimana nanti party-party kita? Hmm?"


.....


Next.

__ADS_1


Jangan lupa like dulu.


__ADS_2