I Love You Jessica

I Love You Jessica
Main gandeng-gandeng aja


__ADS_3

"Duduk aja Fa, jangan tegang gitu." Tatapan Jessica mengarah penuh pada Faris yang kelihatan sangat tegang. Membuat Jessica semakin senang menggodanya.


Kok ada ya, pria jaman sekarang sepolos ini? Ahahhaa. Senangnya Jessica ngerjain dia.


"Sebaiknya kita ngobrol diluar saja Jessica. Jangan ditempat tertutup seperti ini, yang ketiganya itu, setan !" Tepuk tangan buat Faris, rupanya bukan dia pria yang mudah tergoda.


"Kamu takut ya?"


"Jess buka pintunya, aku mau keluar." Kunci pintu berada dikantong jas Jessica.


"Aku ngga seliar yang kamu bayangin kok. Aku emang sering mabuk dan masih banyak lagi, tapi aku ngga sampai memberikan yang tidak semestinya aku berikan kepada orang lain." Ucap Jessica, berharap Faris tidak melihatnya terlalu buruk.


Baru kali ini Jessica bertemu dengan pria yang sopan dan tampak takut-takut padanya. Pria yang biasa dia temui selalu mempunyai niatan tidak baik dan mencuri kesempatan.


"Apa ada yang perlu dibicarakan Jessica, aku belum makan siang." Faris memberikan alasan agar lekas cepat pergi dari jerat iblis betina ini.


"Oh iya, ide bagus. Aku akan temani kamu makan dan aku akan mentraktirmu ya."


Niat mau menghindari malahan wanita ini semakin gencar mendekati Faris.

__ADS_1


"Tidak usah Jessica, aku akan membayarnya sendiri. Aku juga makannya dipinggiran jalan, mana mungkin Jessica mau. Tempatnya kotor, banyak lalat, dekat got lagi, bau, nggak sehat Jess..."


"Oh iya? Berarti rumah makan itu ada diatas selokan? Ihhh!" Jessica berakting bergidik ngeri, dia pikir Jessica bisa diakal-akalin begitu.


"Emangnya ngga ada tempat lain? Dikota ini warung makan kan sangat banyak. Ehm gimana kalau kita makan dirumah makan padang aja, kalau kamu mau traktir aku jadinya ngga terlalu mahal. Kita jadi sama-sama enak. Gimana?" Jessica mengembangkan senyum dan menaikkan alisnya.


Bagaimana kalau Aisyah tau kalau aku jalan sama wanita lain. Apalagi wanitanya secantik dan seseksi ini? Ya Allah... Goyah ya goyah ini iman kalau disodorin bening-bening begini terus. Batin Faris terus berkecamuk.


Faris sudah kehilangan akal lagi untuk menghindar dari Jessica. Hingga ahirnya dia terpaksa meng'iya'kan ajakannya. Dia berharap setelah ini cepat-cepat pergi dari wanita ini.


"Baiklah.."


Jessica tersenyum sumringah, langsung menyambar ponsel dan tasya diatas meja, lalu menggandeng Faris keluar.


"Eh, Fa, mau kemana? Pakai mobilku.." Ucap Jessica mengetahui Faris belok kekanan, sedangkan mobil Jessica sebelah kiri.


"Oh?"


Hanya ber'oh' ria saja. Oke ngga masalah.

__ADS_1


Faris mengikuti Jessica kemobilnya, tapi dia benar-benar merasa tidak pede sama sekali berdekatan dengan Jessica. Apalagi menaiki mobil mewahnya, rasanya seperti sedang menjadi ajudannya.


Setelah beberapa menit, mereka sampai di depan rumah makan padang yang tidak terlalu besar.


"Jess ngga salah? Mobil sport ini parkir di rumah makan padang?" Dahi Faris mengernyit keheranan.


"Ngga, aku juga pernah kok! Kamu pikir aku sekaya apa sampai ngga pernah makan-makan begini." Jawab Jessica singkat, langkah mereka menuju kedalam rumah makan itu.


Saat jam makan siang begini, rumah makan terasa ramai. Jessica sempat menjadi pusat perhatian orang-orang yang sedang makan disana. Kedatangannya sangat kontras. Seperti melihat artis masuk rumah makan kira-kira begitu pandangan mereka.


Keduanya duduk berhadapan, Faris mencuci tangannya terlebih dahulu disusul oleh Jessica. Lalu pesanan pun datang dan segera melahap makanan.


Pipi tembem Jessica memancarkan rona kemerah-merahan karena merasakan pedas. Faris yang melihatnya berusaha menelan makanan dengan susah payah. Dia sampai menyebut istighfar berkali-kali didalam hatinya yang wara wiri khilaf memandangi kecantikan Jessica.


Jessica, orang mengira wanita cantik makannya sedikit. Tapi kenyataannya tidak. Contohnya sekarang, nambah 2x dengan porsi laki-laki. Luar biasa, Faris hanya bisa berdehem tatkala nasi kedua datang lagi, namun Jessica hanya melirik Faris tajam sekilas.


Didalam hati Jessica, dia tidak pernah senyaman ini saat didekat laki-laki. Jujur baru kali ini dia merasakannya.


Ya. Jessica bahkan baru bertemu 2x. Tapi merasa sudah mengenalnya lebih lama.

__ADS_1


...


Bagaimana kelanjutannya ya?


__ADS_2