I Love You Jessica

I Love You Jessica
Nikahi anak saya


__ADS_3

Setelah acara banyak tanya Jessica sudah selesai, Faris mengajak Jessica shalat isya dimusolla kecil lantai bawah rumahnya.


Mereka berdua menjadi imam dan makmum. Jessica memakai mukena yang tadi Faris berikan. Terlihat anggun dan sangat cantik memakai balutan mukena itu, Faris mengulum senyum.


Setelah salam kanan kiri, mereka berdzikir dan berdoa masing-masing. Sebenarnya Jessica benar-benar lupa tata cara shalat, Jessica hanya mampu mengikuti dan mengaminkan imam yang ada didepannya.


Suara lantunan ayat suci yang Faris dengungkan begitu menyayat hati. Hati Jessica begitu tersentuh, ingin belajar lebih dalam lagi mengenai islam. Memperbaiki kesalahan-kesalahan didalam shalatnya, belajar membaca alqur'an, dan lain-lain. Hmm sepertinya ia butuh guru ngaji.


"Kamu cantik." Ucap Faris, kata-kata itu keluar begitu saja padahal ia hanya berniat memujinya dalam hati.


Jessica mendongak, menarik kedua ujung bibirnya hingga tercetak senyuman. "Makasih Fa,"


"Ajari aku ngaji shalat yang benar..." Ucap Jessica.


"Ya insyaallah... kita atur saja waktunya." Jawab Faris tanpa keberatan. Ia justru senang mendengar Jessica ingin belajar shalat yang benar.


Jessica melipat mukenanya, diletakkan diatas lemari kecil tempat ia menyimpan segala macam buku.

__ADS_1


Faris berjalan menuju ruang tamu dan duduk disana, tak lama kemudian disusul oleh Jessica. Namun belum sampai Jessica duduk, Jessica dikejutkan dengan binatang yang menakutkan.


"Aaaaaaahhhkkk!!!" Jerit Jessica saat melihat kecoa didepan kakinya.


"GREBB!!!"


Karena ketakutan, Jessica langsung memeluk Faris yang pada saat itu langsung berdiri karena kaget teriakan yang begitu memekik telinga.


Faris berdiri mematung, ingin rasanya melepas pelukan itu, tapi tidak tega karena tubuh Jessica bergetar ketakutan. Namun tak bisa dipungkiri, kenyataannya pelukan itu terasa begitu nyaman. Sesuatu yang belum pernah ia rasakan dalam hidupnya. Tiba-tiba terbesit dalam hatinya, merasa ingin melindungi dengan segenap jiwa raga yang ia punya.


Jessica, tidak salah lagi. Aku mencintaimu, benar-benar mencintaimu.


Dengan masih gemetaran, Jessica enggan membuka matanya. Alhasil, binatang itupun tak terkejar karena sibuk pelukan. Faris tak melihat kecoa itu lagi.


Lama kelamaan tangan Faris bergerak membalas pelukan Jessica. Awalnya ragu, tapi Jessica malah diam tidak menolaknya...


Tanpa sadar, ada sepasang mata yang tengah melihat adegan mereka berdua. Faris yang lebih dulu menyadari, spontan menjauhkan tubuhnya dari Jessica.

__ADS_1


"Ma-maaf Om, ini tidak seperti yang Om pikirkan. Sa-saya bisa jelaskan." Tertangkap basah, Faris tergagap. Tidak bisa mengartikan tatapan papi Jessica dengan sorot mata tajam. Beliau melihat Faris dan Jessica tanpa berkedip, dingin seperti es.


Faris melirik Jessica yang berada disampingnya, juga tidak ada expresi sama sekali. Harus bagaimana Faris menyikapinya. Faris merasa dirinya sedang menjadi tersangka pembunuhan kalau seperti ini.


"Nikahi anak saya!!"


Sekian lama William terdiam, ahirnya tiga kata itu yang keluar dari mulutnya.


"Ki-kita ngga ngapa-ngapain kok om. Kita bisa jelaskan." Faris terus membela dirinya, lalu beralih menoleh kesamping, "Jess kenapa diam aja. Ayo kita jelaskan. Aku ngga ngapa-ngapain kamu, aku cuma nolongin..."


Sial! Jessica hanya diam dan hanya menggulung-gulung rambutnya, matanya melihat kesembarang arah. Rupanya gadis itu cuek bebek dengan kejadian itu. Disaat Faris pusing bukan kepalang malahan Jessica begitu santainya memasang muka.


"Nikahin anak saya!! Kamu harus tanggung jawab."


Aduuhhh, ini sih semacam jebakan, duhh mau bagaimana lagi. Udah berkata yang sejujurnya, tapi tidak dipercaya. Faris tidak mau terkesan buruk oleh William, apalagi ini adalah kali pertama bertemu dengan beliau.


"Jess, bilang dong sama papi kamu.. Kita ngga ngapa-ngapain..." Faris berikukuh membela diri.

__ADS_1


"Ya udah, kalau suruh nikah ya tinggal nikah aja. Trus kita wik wik!" ucap Jessica dan berlalu pergi keatas menuju kamarnya. Faris malah ditinggalkan begitu saja.


Astagaaa!! Jawabannya bikin ngilu....


__ADS_2