
"Nona tidak bisa menipu kami Nona." Ucap salah satu penculik. Jessica tertangkap dan kembali diikat karena ketahuan kabur.
"Breng*ek kalian!" Umpat Jessica.
Salah satu penculik botak itu menyuapkan makanan pada Jessica. "Makan dulu nona, saya tidak mau nona mati didepan kami."
"Makanan itu ngga enak, ditenggorokan berasa tawuran." Keluh Jessica karena dikasih makan nasi sama gorengan badak. "Beri aku steak dan kentang."
"Cih. Kalau korban culik kita makannya terus-terusan kaya gini bisa-bisa kita gadein rumah bro!" Sibotak berdecih dan mengeluh pada temannya sibagong(badannya lebih besar).
"Lagian sibos kenapa ngga dateng-dateng sih. Kita jadi ngga bisa komplotan."
Dirumah Jessica.
Bibi Wena telah menghubungi polisi dan papinya yang berada di Canada.
Polisipun sudah bertindak ke TKP. Sementara papi Jessica masih belum bisa dihubungi, selain hanya mengirim message lewat sosial media, itupun jarang aktif. Entah kapan onlinenya. Setidaknya semua cara sudah dilakukan.
Mami Jessica juga mendadak menghilang entah kemana. Padahal situasi lagi genting.
***
"Gimana yah non, ini salah bibik harusnya bibik nungguin non Jessica diruang tamu. Bibik takut non Jessica diculik trus dimutilasi Hhuu....huu..." Bibik Wena menangis sesegukan didepan asisten Caca yang sudah dihubunginya beberapa jam yang lalu. Mereka berdua sedang keder memikirkan hilangnya nona mereka.
"Serem amat! Bibik jangan nakut-nakutin dong, jangan bilang mutilasi-mutilasi. Kita dah lapor polisi kok, sebentar lagi pasti Bu Jessica ditemukan." Caca pura-pura tenang, padahal dirinya sendiri sudah gemetaran sampai pipis wara-wiri. Biar bagaimanapun nanti dirinya yang kena dari berbagai penjuru karena dia asistennya.
"TING TONG, TING TONG"
Bel berbunyi, security membuka gerbang dan mengantarkan Faris dan Bagas kedalam rumah. Faris dan Bagas juga harapan Caca karena selama ini mereka juga terlihat dekat dengan Jessica. Tak lupa juga Caca menghubungi Dave, walaupun ngga ada jawaban.
__ADS_1
"Assalamualaikum.." Salam Faris dan Bagas.
"Waalaikum salam," jawab kedua perempuan itu bersamaan. Security juga bergabung membicarakan bagaimana bisa terjadi.
"Jadi gimana pak Dodo dan bibik, ceritakan kepada kami sejelas-jelasnya." Tanya Faris pada secutity. Security mendesah pelan merasa sangat bersalah.
"Ja-jadi tadi siang ada satu orang tamu berbadan tinggi besar. Katanya sudah buat janji dengan nona Jessica. Trus saya persilahkan masuk, tapi diteras... " Pak security tergagap karena takut. Selama ini beliau tidak pernah sekalipun kecolongan.
"Lanjutin lagi pak, sabar, tenang..." Ucap Faris sambil menepuk punggung pak Dodo, seolah-olah sedang mengisyaratkan, semua akan baik-baik saja.
"Nah p-pas kira-kira lima menitan nunggu, da-dateng satu lagi orang memakai masker pakaiannya hitam juga. Ngga tau maksud kedatangannya. Saya belum nanya, belum berbuat apa-apa, tiba-tiba saya langsung dibius." Jelas security.
Pandangan Faris beralih kearah bibi, matanya sembab dan terus menunduk.
"Kalau cerita dari bibik gimana.." Tanya Faris lembut.
"Ja-jadi siang-siang sinon lagi berenang den. Trus saya bilang suruh udahan dulu soalnya ada tamu. Sitamu itu berdiri sepuluh menitan diteras, menunggu siNon keluar. Ngga lama setelah itu, waktu bibik didapur, tiba-tiba bibik denger sinon jerit-jerit tapi kaya dibekep mulutnya. Trus saya lari kedepan udah ngga ada si non sama sitamu itu den, malah saya ngeliat pak Dodo udah pingsan." Huuuffftt legaa..
"Semua temen-temennya udah aku tanyain, juga ada beberapa teman papinya yang berprofesi sebagai inteligen juga aku hubungin. Kita masih was-was juga belum kedengaran kabar apa-apa." Jawab Caca, dengan raut wajah yang ngga bisa diartikan. Mendadak nafsu makannya hilang. Dari siang Caca belum makan sama sekali mendengar kabar Jessica diculik. Bisa kurus lama-lama.
Faris menghembuskan nafas kasar. Perasaan yang ngga biasa, mendengar Jessica diculik membuat hatinya merasa sangat sakit. Jesica memang brandal, bandel dan susah diatur. Tapi dibalik itu semua Faris tau Jessica sebetulnya gadis yang baik, dia hanyalah gadis lugu yang sedang salah arah.
Dalam lubuk hati Faris sebetulnya ingin lebih dekat lagi dengan Jessica, mengenalkan satu persatu yang tidak boleh Jessica lakukan dan yang wajib dilakukan. Tapi dia sadar betul dirinya siapa. Faris hanyalah seorang driver online. Merasa ngga pantas dekat-dekat dengan Jessica yang bedaknya saja mungkin bisa dibeli dengan pendapatan Faris selama beberapa bulan.
Faris takut jatuh sejatuh jatuhnya kedalam cinta dan sulit keluar dari perasaan itu.
***
"Mau nyari dimana lagi kita Mas?" Tanya Bagas pada Faris, mereka sudah keliling tiga jam dikota itu.
__ADS_1
"Aku juga bingung." Jawab Faris wajahnya begitu frustasi. Berkali-kali dia menelvon Caca tapi belum juga ada kabar terbaru.
"Dari yang aku lihat nih, Mas punya perasaan lebih sama Jessica." Ucap Bagas, Faris kaget dan langsung menoleh kesamping.
"Kok bisa? Darimananya?" Faris juga merasa bingung dengan perasaannya sendiri. Hampir ngga bisa membedakan rasa kasihan kepada teman atau lebih.
"Masa ngga merasa Mas? Aku aja bukan yang punya hati bisa ngrasain kok. Mas itu sangat hawatir kan kelihatan beda. Wah mas hati-hati loh..." Bagas menjeda perkataannya. " Mas belum menyadarinya?"
"Apa sih Gas, aku cuma hawatir sebagai teman saja..."
"Ngga peka rupanya, Mas itu bodoh atau gimana. Coba belajar soal perasaan Mas. Jangan sampai menyadari pas nanti Jessica sudah menjadi milik orang lain."
Faris tampak meyakinkan perasaannya. Aahh masa iya secepat itu perasaan itu tumbuh? Tapi kalau dipikir-pikir, kepada Aisyah yang pernah ada hubungan, ngga sampai seperti ini rasanya.
"kita berhenti dulu dimasjid itu." Tunjuk Faris keujung jalan. " Tidur dulu sebentar nanti baru bisa shalat tahajud. Kita berdoa meminta perlindungan buat kita sendiri dan buat Jessica juga."
Bagas menyetujui saran Faris kemasjid terdekat. Kemudian mereka tertidur sebentar disana. Menjelang jam tiga pagi mereka berdua shalat tahajud, berdoa dengan khusyuk.
Harapannya, semoga Jessica cepat ditemukan. Karena ada yang sudah sangat merindu cerewetnya.
...
To be continued.
Like dilu sebelum lanjut kebab selanjutnya yah.
Klik profil aku, baca novel aku yang lain.
Semoga hari-hari kalian menyenangkan 😙😙
__ADS_1
Salam hangat dari author buat yang setia baca..... JILY ....