I'M Not Antagonis

I'M Not Antagonis
prolog


__ADS_3

Vyona Queensha Arabella gadis cantik cantik itu tercatat sebagai seorang siswi di SMA Satria Mandala. SMA yang sebagian siswanya adalah anak-anak dari keluarga berada.


vyona merupakan salah satu most wanted di SMA Satria Mandala. tak heran jika banyak sekali anak cowok yang berusaha mendekati dirinya, namun dari sekian banyak cowok yang mendekati dirinya hanya satu yang berhasil meluluhkan hati vyona. dia adalah Karel Ivander Aswangga, pria yang sudah ia pacari sejak duduk di bangku kelas 10.


semua orang juga tau bagaimana manisnya hubungan keduanya. pasangan ini juga termasuk pasangan paling fenomenal SMA Satria Mandala.


"VYONA"


baru saja vyona menginjakkan kakinya di koridor sekolah, sudah ada suara cempreng yang meneriakinya. vyona hafal betul dengan suara itu, siapa lagi kalau bukan Ghea prazella sahabat baiknya.


Ghea adalah satu-satunya sahabat yang dimiliki oleh vyona. jika kalian berfikir tidak ada yang mau berteman dengan vyona karena gadis itu suka membully, kalian salah besar. nyatanya banyak anak yang mengantri ingin menjadi teman vyona, namun vyona selalu tak memperdulikan hal itu.


vyona paling benci dengan orang yang mendekati dirinya hanya karena ingin pansos saja. itu sebabnya vyona lebih memilih berteman dengan Ghea si gadis cantik yang sayangnya otaknya sangat lemot.


"apasih ge? pagi-pagi udah teriak-teriak aja"


"nih dari mama" ucap Ghea sembari memberikan kotak bekal kepada vyona.


"emtt Tante Dea emang paling the best. bilangin nyokap loe makasih"


"iya, udah kayak siapa aja sih v pakai makasih segala"


setelah sampai di dalam kelas vyona segera melahap bekal buatan Tante Dea. nasi goreng Tante Dea memang tidak pernah gagal, ehh bukan nasi goreng saja sih. vyona rasa masakan Tante Dea semuanya enak.


terkadang vyona suka merasa iri dengan Ghea. Ghea memiliki mama yang sangat menyayanginya, tidak seperti mamanya vyona yang setiap hari sibuk bekerja. bahkan hampir jarang pulang kerumah.


vyona memiliki orang tua dan kakak yang begitu sibuk. mamanya vyona adalah seorang designer terkenal, ia selalu sibuk setiap hari bahkan bisa dihitung dengan jari dalam satu bulan Dahlia pulang berapa kali. sedangkan papa dan kakaknya menetap di LA karena mengurus perusahaan disana.


vyona suka dirumah sendirian. ia layaknya Rapunzel yang di kurung didalam istana yang dibangun oleh kedua orangtuanya, itu sebabnya vyona paling suka main kerumah Ghea. tak heran jika Tante Dea begitu menyayangi dirinya, apalagi vyona memang satu-satunya sahabat yang dimiliki oleh Ghea.


"makan yang banyak, gue tau loe pasti belum sarapan kan!" ujar Ghea sembari tersenyum. melihat cara makan vyona saja Ghea jadi kenyang sendiri.


"masakan nyokap loe emang nggak pernah gagal ge. enak banget, mantap"


"woyy,,,, woyyy ada anak baru cin" heboh Astrid salah satu teman kelas vyona.


"cewek apa cowok?" tanya yang lainnya.


"cowok, gila cakep banget. ehh tapi dia datang bareng sama Rafa loh, loe pasti kenal kan gue?" Astrid langsung bertanya kepada Ghea begitu mengingat siswa baru itu datang bersama dengan Rafa kekasihnya Ghea.


"aku nggak tau trid. Rafa nggak ada bilang apa-apa kok"


setelah kelas dibuat cukup heboh dengan berita yang disampaikan oleh Astrid, Rafa terlihat datang dengan wajah lempengnya. Rafa itu termasuk cowok yang dingin, tapi sialnya yang dapat mencairkan batu es itu cuma Ghea, cowok itu akan dingin kepada cewek manapun, tapi akan menjadi bayi besar jika sudah bersama dengan Ghea.


"sayang" ucap Ghea manja sembari merentangkan kedua tangannya.


dengan penuh kasih sayang Rafa pun langsung memeluk Ghea, hal seperti itu sudah biasa mereka lihat. kalau lagi jatuh cinta dua memang hanya milik berdua bukan.


"kata Astrid ada anak baru ya fa?" tanya vyona begitu Rafa duduk di bangkunya yang berada tepat dibelakang Ghea.


"iya, temen gue. pindahan dari SMA merah putih"


"ohh"


"kenapa loe? tumben-tumbenan loe nanya hal kayak gini. jangan-jangan loe punya cita-cita buat selingkuh dari Karel ya?"


"palelu selingkuh. buat apa juga gue selingkuh dari Karel, gue itu sayang banget sama dia"

__ADS_1


"iye-iye bucin" ledek Rafa.


"ngaca bege" vyona jadi kesal sendiri kepada Rafa, bisa-bisanya Rafa mengatai dirinya bucin, emang dia ke Ghea nggak bucin.


"kenapa gue harus ngaca? tanpa gue ngaca pun semua orang juga tau kalau gue itu cakep v"


"serah lu dah, capek ngomong. sama orang gila"


tetttt,,,,, tettt,,,,,,, tettt


bel masuk berbunyi dengan nyaringnya, menandakan jam pelajaran pertama akan dimulai.


"Karel mana ya?" gumam vyona begitu sadar jika sang kekasih belum juga masuk kedalam kelas walau bel sudah berbunyi.


"diruang OSIS mungkin v" ucap Ghea yang tak sengaja mendengar gumaman vyona.


hal seperti itu memang sering kali terjadi, mengingat Karel adalah ketua OSIS. namun tak lama Karel datang bersama dengan Aretha dan juga zhavira. kedatangan Karel itu cukup membuat vyona lega, karena kekasihnya masuk sekolah. chat yang dikirim vyona pagi tadi belum juga dibaca oleh Karel, mungkin saja cowok itu sibuk.


"selamat pagi anak-anak" sapa Bu Ani begitu memasuki kelas XI IPA 1, dibelakang ada seorang siswa laki-laki, mungkin saja ia siswa baru yang dimaksud Astrid tadi.


"pagi Bu" jawab seluruh siswa dan juga siswi secara bersamaan.


"hari ini kalian kedatangan teman baru. jazz silahkan perkenalkan diri kamu" ucap Bu Ani mempersilahkan siswa baru itu untuk memperkenalkan diri.


"selamat pagi. perkenalkan nama saya Jazziel Devandra Alaris, saya pindahan dari SMA merah putih. kalian bisa panggil saya jazz" ucap jazz memperkenalkan dirinya didepan teman-teman barunya.


"apa ada yang ingin kalian tanyakan lagi dari jazz?" tanya Bu Ani yang ditujukan untuk anak-anak XI IPA 1.


"saya Bu" ucap Astrid dengan mengangkat tangannya tinggi-tinggi.


"jazz udah punya pacar belom? kalau belum boleh kali Astrid daftar" sontak saja aksi Astrid langsung mendapatkan sorakan dari teman-teman sekelasnya.


"sudah-sudah jangan berisik. jazz kamu duduk di sebelah Karel ya"


"emt apa boleh saya duduk dengan Rafa saja Bu?" tanya jazz dengan sopan.


"oh baiklah kalau itu yang kamu mau"


dengan segera jazz melangkah menuju ke bangku yang berada disamping Rafa.


"ge hawanya dingin banget ya, gue berasa duduk di depan bongkahan es" bisik vyona kepada Ghea.


"iya v, kelihatanya jazz galak banget deh"


"tau dari mana loe?"


"kamu nggak lihat tadi waktu dia memperkenalkan dirinya, dia sama sekali nggak senyum v"


"serah loe aja deh"


********


kini jam istirahat pun telah tiba, Ghea yang sudah lapar pun dengan segera mengajak Rafa dan juga vyona untuk pergi ke kantin. namun Rafa dan vyona malah dengan kompaknya menolak.


"aku laper loh yank" rengek Ghea kepada Rafa.


"berisik" bentak jazz yang sedari tadi menelungkupkan kepalanya diantara lipatan tangannya.

__ADS_1


"sayang temen kamu ngebentak aku" ucap Ghea dengan takut-takut, tak lupa Ghea juga memeluk lengan vyona. sudah menjadi kebiasaan Ghea, jika gadis itu merasa takut pasti akan langsung memeluk lengan vyona maupun lengan Rafa.


"loe bentak lagi cewek gue, gue jadiin perkedel loe jazz"


"ckk" bukannya merasa takut jazz justru berdecak dan melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu oleh drama kecil yang dibuat oleh Ghea.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


1. Vyona Queensha Arabella



2. Karel Ivander Aswangga



3. Ghea prazella



4. Rafa Aksa Radika



5. Jazziel Devandra Alaris



6. Aretha Freya Sahila



7. zhavira keyfana axelyn



8. Areksa Mahendra


__ADS_1


__ADS_2