I'M Not Antagonis

I'M Not Antagonis
doa bunda


__ADS_3

Setelah pulang dari pantai Vyona langsung menghempaskan badannya ke atas ranjang, sembari bermain game pada. Rasanya terlalu malas untuk mandi.


"Non udah pulang?"


"Ehh iya mbok, baru aja"


"Mau makan nanti apa sekarang?"


"Nggak deh mbok, Vyo masih kenyang. Papa belum pulang ya mbok?"


"Emang non Vyo udah makan?"


"Udah tadi mbok. Papa kemana mbok?"


"Tadi tuan udah pulang, tapi keluar lagi non. Katanya sih ada rapat penting"


"Papa kebiasaan banget, pulang bukannya istirahat tapi tetep aja masih kerja"


"Non Vyo kayak nggak tau tuan seperti apa. Ya udah mbok kebawah dulu ya, kalau butuh apa-apa panggil aja" ucap mbok sum sembari mengelus puncak kepala Vyona.


"Siap mbok"


Tak terasa sudah 1 jam Vyona asik bermain game di ponselnya, hingga membuat ia sedikit bosan dan memilih membuka instagramnya.


"Yah nggak bisa stalking Karel dong, kan udah di blokir sama jazz" gumam Vyona sembari mencebikkan bibirnya.


"Heyy apa-apaan sih, gue nggak boleh inget Karel terus. Gue harus move on" Vyona mengepalkan kedua tangannya seolah memberi semangat pada dirinya sendiri, bagaimana pun ia harus bangkit dan nggak boleh berharap pada laki-laki yang telah menyia-nyiakan dirinya.


"Ehh gue lupa belum upload foto tadi. Upload dulu ahh"


Setelah selesai meng-upload fotonya ketika di pantai tadi, Vyona bergegas bangun dan segera menuju kamar mandi, untuk membersihkan badannya dan ganti pakaian.


"Sebenarnya siapa yang menciptakan mandi! Kenapa harus mandi! Jika tanpa mandi saja gue masih cantik" ucap Vyona sembari mematut dirinya di cermin.


"Buat apa mandi, gue masih cantik. Cuci muka saja" ujarnya sembari terkekeh geli karena kepercayaan dirinya.


*****


"Boss dari mana loe? Gue ama Rapa sampai lumutan nungguin loe"


"Ngapain loe berdua disini?"


"Tadi bunda telfon gue sama Andi, katanya bunda ngusir loe dari rumah karena minta loe nyari pacar. Yaudah abis nganter Ghea pulang, gue langsung kesini"


"Terus loe pergi kemana boss? Biasanya kalau loe diusir sama bunda pasti pergi kerumah gue, atau nggak Rapa"


"Abis dari pantai"


"Ngapain ke pantai? Loe abis ngintipin bule berenang boss! Wah parah loe boss, mesum banget"


"****** loe" ucap jazz kesal sembari melempar jaketnya tepat di wajah Andi.


"Jazz jawab dulu, loe tadi kepantai ngapain!" Rafa berteriak ketika jazz malah berjalan masuk kedalam kamarnya.


"Anji*g"


Andi tiba-tiba saja mengumpat, dengan wajah yang terlihat sangat terkejut.


"Loe kenapa sih ngagetin aja"


"Sekarang gue tau alasan kenapa si boss hari ini pergi kepantai" ucap Andi dengan tersenyum, semakin lama senyum itu berubah menjadi sebuah tawa, hingga membuat Rafa heran sendiri.


"Loe kenapa sih?"


"Kalau gue kasih tau, loe pasti terjedot Mama's Rapa"


"Terkejut goblok" Rafa jadi kesal sendiri hingga akhirnya menampol kepala Andi.


"Sakit goblok. Mau tau nggak?"

__ADS_1


"Emang apaan sih?"


"Tara Mak jrengg. Si boss pergi kepantai sama Vyona, anjir" ucap Andi heboh sembari menunjukkan ponselnya pada Rafa "si boss bentar lagi melepas masa lajang, doa bunda hari ini kelihatanya bakal segera di ijabah sama Tuhan"


"Wahh gokil sih, bisa-bisanya si boss diem-diem baek, tanpa ngasih tau kita"


"Komenin ***, jangan diem-diem bae. Jarang-jarang kan bisa godain si boss"


"Cocok"


Dengan segera kedua bocah laknat itu membrondong kolom komentar Vyona. Jangan lupakan juga, disana juga sudah ada Astrid, dan juga Riri yang sudah heboh ria, kalau Ghea jangan ditanyakan anak itu agak sedikit ngebug, jadi hebohnya pasti agak belakangan.


setelah selesai mengomentari unggahan Vyona, Rafa segera berlari kedalam kamar jazz. Dilihatnya sahabatnya baru saja keluar dari dalam kamar mandi dengan dililit handuk sebatas pinggang.


"Boss, loe pergi ngedate sama Vyo?"


"Apaan ngedate, jangan sebar gosip loe"


"Lah ini, apaan anjir" ucap Rafa sembari menunjukkan ponselnya pada jazz.


"Dia beneran unggah fotonya" bukannya menjawab pertanyaan Rafa, jazz justru berbicara sendiri sembari tersenyum.


"Jawab, njir"


"Ckk, tadi tu bocah telfon gue katanya dapat voucher give away. Dia minta gue nemenin dia pergi"


"Lah trus kenapa nyasar ke pantai?"


"Yang ngantri banyak banget, akhirnya si Queen nyerah duluan. Yaudah gue ajak ke pantai, daripada anaknya galau"


"Cakep boss. Lain kali harus selangkah lebih maju lagi, biar doa bunda cepet terkabul"


"Doa bunda apaan?"


"Doa supaya loe cepet dapet calon menantu buat bunda" jawab Rafa sembari menepuk pundak jazz.


"Udah pakek baju loe, keburu di slebew sama Andi"


"Bachot"


*******


Setelah selesai mencuci muka dan ganti baju, Vyona segera turun kebawah untuk menunggu sang papa. Hari semakin larut, akan tetapi Agra belum juga pulang.


"Papa kemana sih! Kenapa nggak pulang-pulang, bikin khawatir aja" gumam Vyona sembari berjalan kesana kemari seperti sebuah setrika.


"Non belum tidur?" Tanya pak Agus yang kebetulan baru saja keluar dari dapur dengan secangkir kopi ditangannya.


"Belum pak, masih nungguin papa"


"Sebentar lagi pasti pulang non, yaudah bapak kedepan dulu. Nanti kalau tuan pulang, nggak ada yang bukain gerbang"


"Iya pak"


Setelah menunggu hampir 30 menit, akhirnya Agra pulang juga. Hingga membuat Vyona langsung lega.


"Papa" Vyona langsung saja menubruk tubuh sang papa begitu Agra baru saja masuk kedalam rumah.


"Loh anak papa kok belum tidur sih!"


"Vyo mana bisa tidur kalau papa belum pulang"


"Maafin papa ya sayang. Tadi papa ada kerjaan mendadak, papa nggak sempat hubungi kamu. Oh iya tadi anak papa pergi kemana sih? Waktu papa pulang, kamu nggak ada di rumah"


"Vyo ke pantai pa"


"Ke pantai! Sama siapa?"


"Sama temen"

__ADS_1


"Temen atau pacar nih!" Goda Agra.


"Temen papa, papa nyebelin deh"


"Iya udah papa percaya kalau itu temen"


Agra selama ini tau kalau putri kesayangannya sudah memiliki seorang kekasih, dan Agra juga tau kalau pria itu adalah Karel. Sebenarnya Agra agak keberatan dengan hubungan keduanya, mengingat selama ini Karel tidak pernah mengenalkan Vyona kepada keluarga, padahal keduanya berpacaran sudah lumayan lama.


Walaupun Agra jauh tetapi ia selalu memantau Vyona. Ia selalu menyuruh sahabat baiknya untuk terus mengawasi putri kesayangannya.


Kalau kalian tanya apakah papa Agra tau Vyona dicampakkan begitu saja oleh Karel, tentu saja papa Agra tau. Ia sangat geram ketika mendapat kabar bahwa putrinya dicampakkan begitu saja, rasanya ia seperti ingin menguliti Karel saat itu juga.


Agra akui Vyona memang nakal dan suka membully, tapi Agra tau kalau Vyona membuly agar orang yang ia bully bisa jadi kuat dan tidak penakut lagi. Tapi Karel yang katanya kekasih dari putrinya, malah tidak bisa menilai itu.


"Papa mandi gih, habis itu istirahat. Jangan sampai kecapean"


"Iya princess"


"Ingat, pa___" Vyona sengaja menggantung omongannya agar sang papa merasa penasaran.


"Ingat apa, nak!"


"Ingat papa sudah tua" ucap Vyona sembari terkekeh dan melesat menaiki anak tangga.


"Dasar anak nakal" ucap Agra sembari tersenyum. "Tua-tua gini papa masih ganteng kali V"


*****


Sesampainya di kamar Vyona segera merebahkan tubuhnya dan menyembunyikan dirinya dibawah selimut. Namun baru saja ia akan memejamkan mata, notifikasi di ponselnya membuatnya urung untuk memejamkan mata.


"Buset, ponsel gue rame banget" gumamnya sembari memeriksa puluhan notifikasi yang masuk di ponselnya.


"Anjir rame banget, gila kalau ada Astrid udah pasti pada gibah sih"


Dibacanya satu persatu komentar yang membanjiri postingan instagramnya, banyak sekali orang yang mendoakan agar Vyona bisa bersama dengan jazz, ada juga yang mengira kalau keduanya berpacaran, tapi ada juga yang tidak suka dengan postingan miliknya dan kebanyakan adalah penggemar jazz.



❤️100.672 likes


Vqueensha Dia memang indah, namun tanpanya hidupmu masih punya arti. Mari terbang bersamaku 😊📷 @jazziel85


(View all comments)


Astrid anjir kapal gue berlayar juga 🥰 @_ririe besok jangan lupa minta pajak


Ririe huah Daebak, garcep banget. Setelah kemarin mojok dibawah pohon mangga, sekarang udah pergi kencan.


Reva anjir pergi kencan nih 🤣


Andieverett ahhh akhirnya boss gue otw melepas masa lajang @jazziel85


Rafa.dika buset garcep banget loe boss. Gila, Pepet terus boss biar doa bunda cepet terkabul


User1 lah yang ini juga udah gandeng aja, pada cepet-cepetan move on apa gimana. Ahh, tapi semoga langgeng.


User2 ahh gue nggak rela @jazziel85 cuma punya gue, nggak boleh direbut.


User3 asli apa hoaks nih yang fotoin kak jazz, jangan-jangan halu lagi mbaknya.


Jazziel dihh beneran di up dong 😉 @vqueensha.a


User4 anjir dikomen langsung sama kak jazz, berarti real dong 😭😭 nangis dipojokan


Vyona hanya mampu tertawa saat membaca komentar dari para teman dan juga para nitizen.


"Nggak nyangka dia ikut komen juga, tapi ya lumayan lah ya, jadinya gue nggak dikira halu sama fans-nya jazz"


Setelah lumayan lelah membaca komentar yang lumayan banyak, Vyona memutuskan untuk segera tidur. Karena sudah ia prediksi jika besok akan sangat melelahkan, karena pasti Astrid dan Riri akan bertanya ini itu layaknya seorang wartawan, maka dari itu Vyona harus menyiapkan energi lebih, dengan cara tidur lebih awal.

__ADS_1


__ADS_2