Ibu Cerdas Putri Jeniusku

Ibu Cerdas Putri Jeniusku
Part 33


__ADS_3

Aldo menatap pria buncit yang kini tengah tersenyum pongah di hadapannya, dia benar-benar tak menduga jika orang-orang yang menculik nyonya Stella adalah suruhan dari rival bisnis nya. Markus Sebastian.


Aldo dan markus beberapa hari yang lalu bersaing untuk mendapatkan tender dari sebuah perusahaan asing milik dari Yudo Abraham, sang konglomerat terkenal dari negara B.


"Dimana mama ku?" tanya Aldo sambil menatap tajam ke arah Markus yang kini tengah tertawa.


"Berikan tender itu padaku dan aku akan mengembalikan mama mu!" ucap Markus sambil tertawa mengejek.


Kalau saja saat ini nyonya Stella tidak berada dalam genggaman Markus, mungkin Aldo sudah menghajar si tua bangka buncit itu hingga mencincang tulang belulang nya.


Tapi mengingat keselamatan sang mama, Aldo pun akhirnya memendam kembali kemarahan nya pada Markus dan berusaha untuk berdamai dengan amarah nya.


"Bebaskan mamaku, atau kau akan tahu berhadapan dengan siapa saat ini!" ucap Aldo dengan wajah yang semakin merah.


Markus tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah Aldo sambil menggelengkan kepala nya.


"Jika itu yang kau inginkan! Maka matilah!" teriak Aldo sambil mengangkat tangan kanannya yang memegangi pistol dan langsung menarik pelatuk nya.


Dor...


Dor...


Dor...


Suara tembakan bergema di gudang kosong, seluruh anggota mafia Black Sky pun mulai keluar dari tempat persembunyian mereka dan menodongkan pistol pada Aldo yang hanya berdiri sendirian.


Di hadapan mereka kini, Markus Sebastian telah mati dengan kepala dan juga dada yang berlubang akibat peluru yang di tembakan oleh Aldo.


"Kalian berani bermain-main dengan ku? Kalian tak tahu siapa aku?" tanya Aldo sambil menjentikkan jarinya.


Seratus orang anggota mafia Eagle Eye pun muncul dan langsung berdiri di belakang Aldo.


Anggota Mafia Black Sky baru saja menyadari kebodohan mereka karena berani mengganggu keluarga dari orang yang tak semestinya mereka ganggu.


Meski hati mereka ketar ketir, akhir nya mereka pun memutuskan untuk melawan.


Adu tembak tak bisa di hindarkan lagi, kini kedua kubu telah bersiap dengan senjata masing, beberapa orang juga sudah membawa senjata lipat dan juga besi untuk mengeksekusi mereka semua.


Dor...

__ADS_1


Dor...


Dor...


Suara tembakan kembali terdengar, kali ini lebih banyak dan juga semakin sengit.


Kedua kubu juga telah mengalami kerugian, 5 orang anggota Eagle Eye tewas dan sekitar seratus orang anggota Black Sky pun mati.


Kini Aldo dan kawan-kawan nya merangsek semakin masuk kedalam gudang kosong dan mulai mencari keberadaan nyonya Stella dari satu tempat ke tempat lain.


Anggota mafia Aldo juga berpencar untuk terus mencari sambil terus membantai orang-orang yang mereka temui.


Hingga akhirnya mereka pun berhasil menemukan nyonya Stella yang terkurung di sebuah kamar mandi, tangan dan juga kaki nyonya Stella terikat dengan tambang, mulut nya pun di tutup dengan lakban hitam.


Aldo segera melepaskan seluruh ikatan di tangan dan juga kaki nyonya Stella, dia juga melepaskan lakban hitam dari mulut nya kemudian segera bergegas menuju ke rumah sakit untuk menyelamatkan mama nya.


Sesampainya di rumah sakit, Nyonya Stella segera di tangani oleh dokter, sedangkan Aldo menunggu di depan ruang ICU dengan perasaan cemas.


Beberapa orang anggota mafia Aldo pun ikut duduk di sana dan menunggu perintah selanjutnya.


"Pergi dan bawa dua ratus orang menuju mension milik Markus Sebastian, kuras semua harta mereka dan bunuh semua keluarga nya! Jangan lupa untuk menghilangkan jejak, hancurkan saja kediaman mereka!" ucap Aldo memberi perintah.


Dengan cepat, puluhan mobil pun mulai melesat membelah jalanan ibu kota dan mencari keberadaan keluarga Markus Sebastian.


Mereka dengan cepat masuk ke mension yang hanya di jaga oleh dua orang satpam itu, dan mulai menjarah semua harta milik keluarga sebastian.


Anggota mafia Eagle Eye menghancurkan seluruh kediaman keluarga Sebastian dan langsung membunuh seluruh anggota keluarga itu, tak menyisakan satu orang pun.


Bahkan para pelayan, tukang kebun dan juga satpam pun turut jadi korban pembantaian yang di lakukan oleh anggota Mafia itu.


Tak tanggung-tanggung, mereka juga merampok seluruh uang, perhiasan bahkan surat-surat berharga milik keluarga sebastian.


Setelah menghancurkan semua cctv rumah itu, mereka pun menghancurkan cctv depan milik tetangga dari keluarga Sebastian, kemudian dengan santainya menyimpan beberapa bom di setiap sudut rumah.


Setelah menyelesaikan semua pekerjaan nya, anggota mafia Eagle Eye pun segera keluar dari tempat itu dan kembali ke mobil mereka masing-masing.


Setelah mengambil jarak agak jauh dengan kediaman Sebastian, mereka pun segera menekan remot yang ada di tangan mereka dan meledakkan seluruh mension besar milik keluarga Sebastian.


Kini mereka segera kembali menuju markas mereka dengan barang hasil jarahan yang banyak, tak lupa mereka pun segera membuka penutup wajah yang di pakainya setelah berada di dalam mobil.

__ADS_1


Booom...


Duar...


Duar...


Duar...


Ledakan besar yang terjadi di mension milik keluarga Sebastian tentu saja mengagetkan semua orang, bahkan ledakan itu terdengar hingga radius 30 km.


Semua orang datang berbondong-bondong melihat kejadian itu, terutama para tetangga rumah Markus Sebastian karena takut jika rumah mereka pun akan ikut terbakar.


Beberapa orang mengambil air dengan ember dari rumah masing-masing, ada pula yang langsung menelpon pemadam kebakaran.


Gadis-gadis tanggung dan juga beberapa pemuda mengabadikan kejadian itu dalam sebuah video dan mengunggahnya ke akun media sosial mereka, membuat dunia bisnis tiba-tiba menjadi ramai karena terbunuhnya seluruh keluarga Sebastian.


Ada yang menyayangkan kematian mereka, ada juga yang bersorak gembira.


Tentu saja untuk saingan bisnis Markus Sebastian langsung tertawa bahagia mendengar kematian dari seluruh keluarga Sebastian yang sombong itu.


Polisi mulai berdatangan dan menyisir tempat terjadinya ledakan itu, setelah anggota pemadam kebakaran berhasil menaklukan si jago merah itu dalam waktu 5 jam.


Mereka mulai mengusut dan mencari bukti atau pun jejak yang di tinggalkan oleh orang-orang yang telah berbuat keji seperti itu.


Ribuan komentar dari para netizen kini mulai semarak di sosial media, terutama tentang kehancuran dari keluarga Sebastian ini, bahkan banyak dari mereka yang mengatakan jika keluarga Sebastian telah menyinggung orang yang salah hingga mengakibatkan kehancuran keluarga nya sendiri.


Antony kini telah kembali ke markas beserta orang-orang nya setelah berhasil memporak porandakan markas Black Sky yang ada di pelosok kota itu.


Bahkan dia telah meringkus ketua dan juga wakil ketua dari organisasi mafia Black Sky dan membawanya ke markas Eagle Eye untuk di interogasi sekaligus di berikan pelajaran oleh Aldo.


Anggota mafia Black Sky benar-benar tak menduga jika permintaan dari kliennya itu kini berbuntut panjang dan membuat kehancuran organisasi mereka.


Bahkan semua anak buah dari mafia Black Sky juga telah mati seluruh nya. Dan hanya menyisakan ketua dan juga wakil ketua nya saja.


Brak...


Pintu ruang tahanan pun terbuka, Antony segera menyuruh anak buah nya untuk mengikat kedua kaki dan juga tangan dari ketua dan juga wakil ketua dari mafia Black Sky itu, kemudian dengan tak berperasaan nya segera menggantung kedua orang itu dengan posisi kaki di atas dan juga kepala di bawah.


Tepat di bawah kepala mereka berdua, terdapat sebuah kotak kaca berisi ular beracun yang mulai menggeliat saat melihat kepala yang terjulur ke arah mereka.

__ADS_1


Jika bukan karena kaca itu terkunci, mungkin saat ini kedua orang yang di gantung itu telah mati karena terkena bisa dari ular beracun itu.


__ADS_2