
Mendengar provokasi yang di ucapkan oleh Keyra tentu saja membuat kedua puluh orang pria itu berwajah masam, sepertinya wanita di depan mereka saat ini sedikitpun tidak memiliki rasa takut meski mereka telah mengancamnya.
Haruskah mereka bunuh? Atau biarkan saja wanita itu tetap hidup dan menjadi sandera agar mereka bisa terus menggerogoti harta Lucas dan juga Aldo? Otak mereka terus saja di penuhi dengan uang, uang dan uang.
Mereka masih belum menyadari jika saat ini, wanita yang ada di hadapannya itu bukanlah wanita biasa yang akan terus menuruti perkataan mereka, bahkan bisa saja mereka semua mati karena berurusan dengan orang yang salah.
Terlebih wajah dingin dan perkataan tajam dari wanita itu berhasil membuat mereka berang hingga berfikir untuk melenyapkan nyawanya. Kalau saja Lucas tidak menjanjikan uang yang sangat banyak, bisa jadi mereka akan segera melemparkan tubuh wanita itu ke dalam jurang.
Sementara Keyra masih bersikap santai, bahkan saat ini dia sengaja menyenderkan punggung nya pada pintu mobil dan berhasil membuat mata kedua puluh orang itu membola.
Jakun mereka terlihat naik turun, sementara matanya masih melotot dengan mulut menganga, bahkan kini mereka mulai menelan saliva dengan susah payah. Bagaimana tidak? Wanita itu berpose dengan sangat sensual, apalagi di dukung dengan postur tubuh nya yang semampai dengan pakaian yang sedikit terbuka.
Tentu saja hal itu berhasil membangunkan hasrat kelelakian mereka, bagaimana mungkin kucing akan melepaskan ikan? Apalagi ikan yang ada dihadapan mereka benar-benar sangat menggairahkan.
Keyra melihat wajah kedua puluh orang pria itu yang mulai memerah, apalagi nafas mereka juga memburu membuat wanita itu berjingkrak dalam hatinya, akhirnya rencananya berhasil. Dia tak perlu bersusah payah untuk membunuh mereka, cukup dengan melakukan trik kecil maka kedua puluh orang itu pun akan mati.
Keyra mengipas-ngipas wajahnya dengan tangan dan berpura-pura kepanasan, jari lentiknya dengan santai membuka salah satu kancing kemeja yang dikenakan nya hingga membuat da*a nya yang putih bersih sedikit terekspos.
Kedua puluh orang itu pun spontan saling berpandangan, mereka seolah tengah saling memberi kode siapa yang akan mendapatkan wanita itu untuk pertama kalinya.
Sementara Keyra tersenyum begitu manis. Hingga wajah cantiknya terlihat semakin mempesona, wanita ini benar-benar racun yang memabukkan dan berhasil membuat para penjahat itu kelabakan.
"Huh...! Membosankan!" ucap Keyra serayamelirik jam tangannya, dia juga melirik ke arah para penjahat itu dan mulai menjalankan rencananya.
"Dengar! Hari semakin pagi dan aku sudah kedinginan. Aku akan memilih salah satu dari kalian semua sebagai teman tidurku!" ucap nya sambil tersenyum manis.
Kedua puluh orang itu semakin terpesona, mereka sudah membayangkan jika nanti bisa menikmati tubuh indah wanita cantik ini di dalam mensionnya. Apalagi wanita itu sendiri telah menyodorkan tubuhnya, membuat mereka semakin bersemangat.
"Aku akan memilih satu orang pria yang paling kuat diantara kalian!" ucap Keyra sembari memperhatikan satu persatu wajah kedua puluh orang pria itu.
Sontak mereka pun langsung tersenyum dan berpose semenarik mungkin agar terpilih oleh Keyra, ini adalah kesempatan emas bagi mereka, kapan lagi mereka bisa mendapatkan santapan lezat? Terlebih gratis lagi.
__ADS_1
Hingga membuat mata mereka berbinar dan berharap terpilih oleh Keyra.
"Hmm.. Sepertinya kau cukup tampan! Aku harap kau bisa melayaniku malam ini!" ucap Keyra seraya menunjuk salah seorang pria yang terlihat lebih muda dari yang lainnya.
Pria itu pun tersenyum dengan sangat puas, dia bahkan menunjukan senyuman mencibir pada rekan-rekan nya yang tidak terpilih oleh wanita itu. Tapi baru saja pemuda itu akan melangkahkan kakinya ke arah Keyra, beberapa orang rekannya yang tidak terima dikalahkan langsung melayangkan tinjunya pada pria itu.
Bak! Buk!
Bak! Buk!
Bak! Buk!
Duagh....
Ugh...
Pemuda itu tersungkur dengan wajah penuh lebam, bahkan kini pria itu pun merasakan sakit yang teramat sangat karena rekan-rekan nya mengeroyoknya dengan menggunakan kekuatan penuh, hingga dia bisa merasakan jika saat ini mungkin beberapa tulangnya telah di patahkan.
"Kau! Sepertinya kau cukup kuat!" ucap Keyra dengan santai.
Kejadian itu pun kembali berulang, mereka dengan membabi buta terus memukuli pria yang di pilih oleh Keyra, hingga membuatnya tak sadarkan diri. Keyra pun memilih pria yang lain lagi, terus dan terus seperti itu hingga akhirnya hanya tersisa dua orang saat ini.
Keyra memiringkan kepalanya, ternyata benar?! Saat ini delapan orang penjahat itu telah terkapar ditanah, dalam kondisi yang sangat menyedihkan. Bahkan dua orang yang tersisa juga sudah kelelahan karena terus menghajar rekan-rekan nya.
Nafas mereka terlihat tak beraturan, bahkan penampilan mereka juga terlihat sangat kacau, dengan keringat yang mengucur di seluruh tubuhnya. Keyra memasang wajah datar, akhirnya pucuk dicinta ulam pun tiba, sebentar lagi kedua orang itu pun akan bernasib sama, menyusul rekan-rekan nya yang lain, bahkan mungkin lebih parah jika Keyra yang menghajarnya.
"Jadi siapa diantara kalian yang lebih kuat?" tanya Keyra, pandangan nya terus memperhatikan kedua pria itu dari atas hingga kebawah. Dia sangat yakin jika sebentar lagi kedua orang itu pun akan segera saling menyerang.
"Jadi siapa yang akan kau pilih nona?" tanya pria itu seraya menatap Keyra tanpa berkelip, dia tak ingin kehilangan kesempatan untuk menghabiskan malam bersama dengan wanita cantik yang sangat terkenal karena tangan dingin nya itu.
Keyra hanya menggelengkan kepalanya, dia berpura-pura sedang berfikir, tapi tak lama kemudian dia kembali menggelengkan kepala untuk kedua kalinya.
__ADS_1
"Siapa pun yang paling kuat dan paling hebat, dialah yang akan mendapatkan pelayanan spesial dariku!" ucap Keyra dengan mantap.
Akhirnya kedua orang itu pun saling berpandangan, mereka mulai mengepalkan tinju dan menyunggingkan seringaian. Sepertinya keduanya belum juga sadar jika saat ini tengah di manfaatkan oleh wanita yang ada di hadapannya dan bersiap untuk saling menghabisi.
Keyra tersenyum manis melihat gelagat kedua orang itu, dia juga mulai berpose tak sabaran agar keduanya segera saling menyerang.
"Apa kalian masih lama? Jika begitu biar aku pergi saja dari sini dan mencari pria yang lain! Sepertinya kakiku juga sudah kram menunggu sejak tadi!" ucapnya seraya mendekati pintu mobil dan membukanya, Keyra langsung mendudukkan dirinya di belakang kemudi.
Kedua pria itu langsung bertatapan dengan sengit, hingga akhirnya pertarungan diantara keduanya pun terjadi.
Bak! Buk!
Bak! Buk!
Bak! Buk!
Duagh....
Keduanya saling menyerang dengan tinju masing-masing, dan kini mereka mulai menggunakan kaki kanan mereka untuk saling menendang. Keduanya bertarung dengan sangat brutal, tak hanya karena menginginkan wanita yang sama tapi juga untuk membuktikan siapa yang paling kuat diantara keduanya.
Bruuum...
Bruuum...
Keyra terdengar mulai menyalakan mesin mobil nya, kedua pria itu pun menoleh dan berniat untuk membunuh lawannya dengan segera agar bisa cepat pergi dari sana bersama wanita cantik itu.
Tapi sepertinya mereka harus menelan pahit keinginan mereka karena saat ini mobil yang dikendarai oleh Keyra telah melaju dengan kecepatan maksimal hingga akhirnya...
Brak...
Tubuh kedua pria itu pun terpental sangat jauh saat keduanya di tabrak dari belakang oleh Keyra dengan mobilnya, mata mereka melotot karena baru saja menyadari jika wanita itu sengaja membuat mereka saling membunuh.
__ADS_1
Tapi nasi telah menjadi bubur, mereka bahkan sudah tak bisa melakukan apapun karena saat ini tubuhnya telah roboh dan menubruk tanah dengan sangat keras, dari seluruh tubuhnya merembes darah dengan sangat deras, mereka mati dengan keadaan yang sangat memilukan.