
"Berpencar!" ucap Keyra yang langsung terdengar di telinga seluruh anak buah nya, mobil para body guard itu pun langsung saling memisahkan diri dan mencari jalan alternatif lain agar tak mencolok mata. Meskipun semua body guard itu sudah terlatih dalam menangani bahaya, tapi tetap saja, tanpa rencana yang matang hal itu tidaklah berguna sama sekali.
"Arah jam 3 ada sekitar sepuluh orang yang berjaga Queen! Mereka membawa senapan laras panjang, salah seorang dari mereka juga membawa teropong!" laporan dari salah seorang anak buahnya yang di tugaskan sebagai pengintai.
"Hmm.. Jalankan mobil dengan pelan! Dan terus awasi mereka!" ucap Keyra
"Arah jam sepuluh kosong Queen! Kita bisa menyusup lewat sana!" kembali terdengar suara laporan dari anak buah nya.
Keyra tersenyum miring mendengar hal itu, arah jam 10? Bukan kah itu tebing? Mereka bisa memanjat tebing agar semakin cepat sampai di tujuan, tapi resiko nya juga cukup besar, jika ada salah seorang musuh yang melihat keberadaan mereka saat memanjat, kemungkinan untuk tetap hidup hanyalah 50%, dia bisa saja mati karena tembakan dari para sniper.
Keyra berfikir sejenak sebelum akhirnya dia pun memutuskan untuk mencoba hal itu.
"Seratus orang memanjat dan seratus orang lagi berjaga! Jangan sampai keberadaan kita di ketahui pihak musuh!" ucap Keyra.
"Baik Queen!" akhirnya dua ratus orang anak buah Keyra pun memarkirkan mobilnya di semak-semak, seratus orang mulai mendaki dan seratus orang lain nya berjaga di bawah dengan membawa senapan untuk melindungi kawan-kawan nya yang saat ini mulai menaiki tebing.
Cctv pengintai terus terbang menuju markas mafia White Tiger, gambar-gambar mulai terlihat semakin jelas dan sempurna, para body guard dengan telaten menghitung jumlah keseluruhan kelompok musuh itu dengan sangat teliti hingga akhir nya jumlah dari keseluruhan anggota kelompok itu pun diketahui pasti.
"Lapor Queen! Penjagaan di luar markas ada sekitar 20 orang dan di dalam ruangan ada sekitar 2400 orang yang sedang berkumpul" ucap salah satu anak buah nya yang di tugaskan untuk memata-matai gerak gerik musuh.
"Baiklah terus pantau perkembangan mereka! Jangan sampai melewatkan apa pun. Mengerti?" Keyra memberi perintah dengan lugas.
"Baik Queen!" ucap anak buah nya.
Akhirnya seratus orang yang di tugaskan untuk memanjat tebing pun sampai dengan selamat, seratus orang yang berjaga di bawah pun segera Berpencar untuk mencari tempat persembunyian yang paling aman, agar tak ada yang memperhatikan gerak - gerik mereka.
Mobil yang di tumpangi oleh Keyra dan juga anak buah nya akhirnya berhenti tak jauh dari markas mafia White Tiger, Keyra memarkirkan mobil nya di semak-semak sekitar 10 meter dari markas itu.
Dengan cepat dia pun memberi aba-aba agar seluruh anak buah nya kembali Berpencar.
"Bagi anggota menjadi 4 bagian! Sebagian menerobos dari arah jam 3! Sebagian lagi lewat belakang. Sisanya ikut aku masuk dari depan. Jangan lupa untuk menggunakan peredam suara agar tak menimbulkan kegaduhan! Akh aku sampai lupa! Satu kelompok terakhir akan tetap di sini untuk mengawasi situasi.. Jangan sampai ada anggota yang keluar dari markas nya! Apa lagi sampai ada orang luar yang mengetahui keberadaan kita." ucap Keyra yang langsung di angguki oleh semua anak buah nya.
Seluruh anggota mafia White Tiger saat ini sedang bersenang-senang di dalam markas nya, mereka tak menyadari keberadaan Keyra dan juga seluruh anak buahnya yang kini tengah mengincar nyawa mereka.
Berbagai macam senjata telah menempel dengan sangat cantik di tubuh mereka, selain senjata tajam dan senjata api, mereka juga membawa berbagai senjata lain di tas ransel nya.
__ADS_1
Dor...
Dor...
Dor...
Timah panas mulai di lesatkan menuju batok kepala para penjaga markas yang memang terlihat mengantuk dan tak waspada dengan kehadiran para penyusup, di tambah lagi anak buah Keyra pun menggunakan pakaian serba hitam hingga bisa bersembunyi dalam gelap tanpa di ketahui oleh mereka.
Bruk...
Bruk...
Bruk...
Dua puluh orang penjaga depan markas mulai berjatuhan dan mati dengan kepala berlubang, mereka adalah tumbal pertama yang di berikan oleh anak buah Keyra sebagai perkenalan untuk anggota mafia White Tiger.
Sedangkan di bagian belakang markas, 200 orang anggota Keyra pun sudah mulai melancarkan serangan, mereka membunuh satu persatu penjaga di sana dengan menikam jantung nya menggunakan belati atau pun kerambit, hingga para penjaga itu tak bisa berteriak karena kaget terlalu cepat di jemput oleh dewa yama.
Sedangkan pemimpin dari kelompok itu saat ini masih bersenang-senang bersama beberapa orang perempuan panggilan, mereka minum-minum hingga mabuk.
Jleb...
Jleb...
Jleb...
Puluhan anak buah mafia White Tiger mulai meregang nyawa, mereka di bantai tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Berbagai macam senjata kecil mulai menancap di jantung, perut dan juga kepala mereka.
Tak sampai satu jam, akhirnya ribuan anggota mafia White Tiger pun berhasil di lumpuhkan, mereka semua mati dengan sangat mengenaskan, anak buah Keyra benar-benar sangat ahli dalam membunuh mangsa nya dengan sangat sadis.
Brak...
Pintu ruangan di buka, di dalam nya ada seorang pria paruh baya yang di temani lima orang wanita cantik sedang meracau tak jelas, dia adalah pemimpin dari kelompok mafia White Tiger yang saat ini tengah mabuk karena efek dari minuman keras yang di teguk nya.
Pria itu membelalakan matanya melihat orang-orang yang tak di kenal memasuki ruangan nya, apa lagi saat ini anggota kelompok nya juga tak ada yang memberitahukan kedatangan mereka, membuat si pemimpin yang bernama Jay itu bertanya-tanya dan sangat heran.
__ADS_1
Tak...
Tak...
Tak..
Sesosok wanita cantik muncul di antara anak buahnya, dia memandang Jay yang juga tengah memandang dirinya dengan tatapan yang rrr...
Jay tak mau menundukkan kepala nya, dia dengan sangat arogan menunjuk gadis itu sambil menjilat bibir bawah nya yang tiba-tiba saja terasa sangat kering.
Hasrat kelelakian nya bangkit begitu melihat paras cantik dengan body goal di hadapan nya. Dia sangat menginginkan wanita itu untuk teman tidur nya.
"Hahahaha.. Jadi kau di kirim kemari untuk melayani ku? Kemarilah! Aku akan membuatmu terbang hingga ke langit ke tujuh." ucap Jay dengan tak tahu malu, dia berfikir jika wanita yang saat ini ada di hadapan nya itu adalah j****g yang sengaja di kirim oleh seorang germo untuk nya.
"Kau sendiri yang memintanya! Maka dengan senang hati aku kabulkan!" ucap Keyra sambil menaril pelatuk pistol nya dan menodongkan nya pada Jay.
Dor....
Dor...
Dor...
...----------------...
Assalamualaikum wr wb
Sebelum nya author ingin berterima kasih pada semua reader yang telah setia mengikuti karya receh dari author ini.
Mohon maaf jika karya ini terpaksa saya hiatuskan terlebih dahulu selama beberapa hari ke depan, mengingat author baru sembuh dari sakit dan tak bisa mengejar target seperti yang seharusnya author lakukan.
Give away masih terus berlangsung hingga tanggal 7 januari ya, dan kemungkinan karya ini akan kembali di lanjutkan setelah lewat tahun baru. 🙏🙏🙏
Sehat selalu untuk semuanya.
__ADS_1