
Hancur sudah hati Tiara mendengar ucapan keras dari Aldo, apa lagi melihat perlakuan lembut pemuda itu pada Keyra membuat hatinya kian perih. Betapa tidak beruntung nya dia yang telah jatuh cinta pada pemuda yang mencintai wanita lain.
Dan sialnya lagi, wanita yang di cintai pemuda itu bukan orang lain, melainkan mantan ibu tirinya sekaligus mantan sahabat nya. Air mata Tiara tak bisa di bendung lagi, dia menangis dan meraung dengan sangat keras, matanya kian merah dan bengkak, namun rasa sakit dan dendam di hatinya tak kunjung menghilang.
"Kau benar-benar pria brengsek yang tak memiliki perasaan Aldo! Kau badjingan! Aku akan membunuhmu dengan tangan ku sendiri!" teriak Tiara sambil bangkit.
Badan nya yang lemah karena darah yang terus menerus bercucuran tak membuat gadis itu goyah, dia berusaha untuk bisa membalaskan sakit hati yang di terima nya atas penolakan dari pemuda yang selama beberapa bulan ini selalu menghiasi mimpi indahnya.
Sreeet...
Tiara menyambar clurit yang ada di lantai tak jauh dari posisi duduknya, dengan cepat dia langsung menarik dan mengangkat clurit itu dan menggunakan nya untuk membunuh Aldo.
"Mati kau pria kejam! Aku membencimu!" Tiara menyabetkan clurit di tangannya ke arah Aldo.
Hap...
Aldo meloncat ke belakang menghindari serangan dari Tiara, tangan kokoh nya dengan cepat mencengkram pergelangan tangan gadis itu dan menariknya kebelakang, lutut nya dia gunakan untuk mencekal pergerakan kaki Tiara, dan menekannya ke depan.
Bruk...
Tubuh Tiara ambruk di lantai, wajah nya meringis menahan sakit dan juga perih, cekalan tangan Aldo terasa begitu kuat mencengkram pergelangan tangannya hingga memerah.
"Dasar gadis tak tahu diri! Kau fikir aku akan peduli atau kasihan padamu? Kau hanya mimpi! Jangan kan untuk mencintaimu, aku bahkan jijik melihat gadis murahan seperti mu! Kau itu tak lebih dari pada sampah di mataku! Dasar gadis gila!" sarkas Aldo sambil mendorong tubuh Tiara hingga kepala nya membentur dinding.
"Apakah itu sakit? Itu belum seberapa dibandingkan rasa sakit yang harus di terima oleh Keyra ku karena perbuatan mu dan juga seluruh keluarga mu! Dasar gadis sakit jiwa!" ucap Ado sambil menarik sabuk yang melingkar di pinggang nya.
Sreeet...
"Kau tahu ini apa?" tanya Aldo sambil menunjukkan sabuk di tangan nya, wajahnya terlihat merah padam karena menahan kekesalan atas perbuatan Tiara.
Baru saja Aldo akan melayangkan sabuknya ke tubuh Tiara, sebuah suara menghentikan pergerakan pemuda itu.
"Papi! Dia itu mainan Ara!" teriak Kyara sambil mendekat. Aldo berbalik dan menatap wajah Kyara sambil tersenyum manis, tangannya terulur memberikan sabuk yang kini di pegangnya pada bocah itu.
__ADS_1
"Ambil ini! Dan cambuk saja gadis lacknut itu sampai mati! Dimasa lalu papa nya juga pernah melakukan hal itu pada momy mu!" ucap Aldo.
Kyara dengan cepat langsung menyambar sabuk di tangan Aldo, bocah itu mengeluarkan seluruh tenaganya untuk menarik sabuk dan menghantamkannya pada tubuh Tiara.
Ctar...
Ctar...
Ctar...
Slash...
Brak...
Kyara mengayunkan sabuk milik Aldo dengan sangat kuat dan menyiksa Tiara dengan membabi buta, bocah itu tidak menunjukkan rasa kasihan ataupun simpati pada kakak tirinya itu.
Dia bahkan semakin menjadi-jadi mengingat di masa lalu, Tiaralah orang yang telah mendorong tubuh momy nya hingga jatuh dari tangga lantai dua, dan hampir membuat Keyra mati.
"Kalian! Ambil gadis itu dan lemparkan tubuhnya dari ketinggian, kuharap dia tak selamat! Kalau pun dia selamat, aku tak akan membiarkan dia hidup tenang!" ucap Aldo sambil menendang tubuh Tiara yang sudah pingsan.
Sementara para mafia yang tergeletak mati disana juga sudah mereka kumpulkan dan akan di lemparkan ke hutan untuk menghilangkan jejak, Aldo dengan segera langsung membereskan tempat itu bersama anak buahnya.
Sedangkan Keyra dan Kyara kini telah berada di dalam mobil dan bersiap untuk kembali ke mension mereka.
Drrt...
Drrrt...
Ponsel Keyra berdering, sebuah panggilan masuk dari Adrian muncul di layar ponsel milik Keyra, tapi wanita itu bahkan tak berniat untuk mengangkatnya dan hanya mengabaikannya saja.
Kyara mengambil ponsel dan langsung mengangkatnya, dia penasaran dengan apa yang akan di sampaikan oleh pria tua itu pada Keyra.
Tut...
__ADS_1
Panggilan pun di terima, di seberang sana Adrian tersenyum saat tahu Keyra bersedia mengangkat panggilan nya.
📱"Key! Kau baik-baik saja?" tanya Adrian to the point.
Kyara cemberut saat tahu jika ayah kandung dari sang pemilik tubuhnya itu kini kembali mengumbar perhatian untuk menjerat sang momy.
📱"Astaga! Pak tua.. Apa kau tak punya malu? Kenapa kau terus mengganggu momy? Kalau kau menginginkan istri, cari saja wanita yang sama tuanya dengan mu! Kau itu benar-benar sudah gila ya? Momy ku jauh lebih pantas jadi putrimu, mulai sekarang jangan ganggu kami lagi! Ingat itu! Dasar kakek tua menyebalkan!" ucap Kyara menyemburkan omelan pedas nya pada Adrian.
Kyara tak perlu berbasa basi ataupun bersikap baik pada Adrian, meski dia tak bisa menyangkal kenyataan bahwa Adrian adalah ayah kandung dari sang pemilik tubuh nya, tapi bukan kah dia jiwa lain yang bertransmigrasi? Itu artinya Adrian bukan lah ayahnya.
Adrian terhenyak mendengar ucapan kasar dari Kyara, baru saja mulutnya terbuka dan ingin mengucapkan sesuatu, Kyara dengan cepat segera mematikan panggilan secara sepihak hingga membuat pria berusia 43 tahun itu lagi-lagi harus menelan ludahnya.
Betapa sulit nya menaklukkan hati kedua wanita berbeda usia itu, meskipun Kyara masih berusia 5 tahun, bocah itu seperti seorang gadis dewasa yang telah mengalami pahit getir nya hidup.
Hingga bujuk rayu pun tak akan mampu membuat bocah itu memaafkan dan menerima nya kembali sebagai seorang ayah, Adrian hanya bisa mengusap dada, menerima kenyataan pahit yang kini ada di hadapan matanya.
Betapa besarnya kesalahan dia di masa lalu, hingga saat ini setelah dia menyadari kesalahan nya dan berusaha untuk memperbaiki diri, tak ada satu orang pun yang mau menerima nya.
Bahkan mantan istri dan juga putri kecilnya juga terus saja membencinya, dia begitu rapuh, kehilangan seluruh dunianya hanya karena keegoisannya di masa lalu.
"Momy.. Ara lapar!" rengek Kyara sambil memandang wajah Keyra.
Keyra segera melirik dan memperhatikan wajah putri kecilnya, ada rasa bersalah dihatinya karena selama ini dia kurang begitu memperhatikan perkembangan Kyara, hingga bocah itu tumbuh menjadi brutal dan tidak terkendali.
"Kita akan makan di restoran yang ada di ujung jalan sana!" ucap Keyra kembali melajukan mobil nya menuju sebuah restoran mewah yang baru saja buka beberapa hari yang lalu.
Bruuuum...
Mobil Keyra kembali melaju membelah jalanan kota C, dan berhenti di sebuah restoran yang terlihat begitu ramai, Kyara melangkah dengan sangat riang, bocah itu begitu gembira karena bisa menghabiskan waktu bersama dengan Keyra.
Hingga sebuah suara mengejutkan langkah sepasang ibu dan anak itu.
"Kerja bagus Lucas! Ayah harap kau bisa terus mendekati wanita yang bernama Keyra itu! Masa depan keluarga kita ada padamu! Kau harus bisa menaklukkan hatinya dan menjadikan dia istrimu agar perusahaan kita bisa terselamatkan!" ucap seorang pria paruh baya sambil menepuk pundak Lucas.
__ADS_1
"Om Lucas?" cicit Kyara dengan suara pelan saat mengetahui jika pria yang sedang duduk di meja depan nya adalah Lucas bersama seluruh keluarga nya.