Ibu Cerdas Putri Jeniusku

Ibu Cerdas Putri Jeniusku
Part 41


__ADS_3

Brak...


Terdengar suara pintu yang di buka paksa, puluhan body guard langsung berjalan menyelusuri ruang tamu, mereka sudah terbiasa melihat keanehan ruangan di mension milik Keyra, ini bukan pemandangan yang pertama untuk mereka.


Kemahiran sang nona muda dalam mengganti suasana ruangan maupun memanipulasi ruangan dan juga menghidupkan seluruh ranjau dan juga jebakan sudah di ketahui oleh seluruh pekerja disana, sehingga mereka tak lagi kaget menghadapi situasi aneh seperti ini.


Mereka semua sangat yakin jika saat ini ada beberapa orang penyusup yang mencoba untuk memasuki kediaman dan mencoba untuk berbuat hal yang tidak baik pada nyonya rumah mereka. Hingga akhirnya sang nona muda pun harus membunyikan alarm dan juga menghidupkan seluruh jebakan.


"Periksa semua tempat dan temukan orang-orang yang bosan hidup itu! Biar kita jadikan domba panggang malam ini!" ucap seorang body guard pada teman-teman nya yang lain.


Akhirnya puluhan body guard pun mulai menelusuri tempat itu, namun seperti nya mereka masih belum menemukan dimana para penyusup itu.


Sedangkan para penyusup itu saat ini sudah pucat pasi, mereka tak menyangka jika mension besar yang mereka masuki itu di jaga oleh ratusan body guard.


Mereka yang merupakan anggota baru dari mafia White Tiger di beri perintah oleh pimpinan mereka untuk mencuri berkas-berkas perusahaan milik klien mereka di mension Keyra.


Kepanikan terlihat jelas di wajah maupun mata mereka, apalagi saat ini kaki salah seorang teman mereka terluka dan mengeluarkan banyak darah, hingga cepat atau pun lambat persembunyian mereka pasti akan segera di temukan.


Puluhan body guard terus berkeliling membuat dada mereka semakin berdegup kencang, mereka mati-matian menahan nafas agar tak ketahuan, keringat dingin pun kini mulai membanjiri tubuh mereka, selain karena mereka belum berpengalaman, mereka juga merasa sedikit gentar dengan perawakan para body guard yang kekar. Apalagi para body guard itu pun di persenjatai lengkap oleh bos mereka.


Tap...


Tap...


Tap...


Terdengar langkah kaki para body guard, mereka sepertinya belum juga puas mencari kesekeliling tempat itu, namun... Andai saja para penyusup itu tahu, saat ini para body guard itu sedang saling mengedipkan mata untuk memberikan tanda pada semua teman-teman nya yang langsung di sambut dengan senyuman seringaian dari semua orang.


Mereka pun sama-sama menganggukkan kepalanya sambil menggeser satu persatu kursi untuk duduk. Mereka duduk dengan santai sambil memejamkan mata.

__ADS_1


Para penyusup merasa sangat lega karena persembunyian mereka tidak di temukan oleh para body guard, apa lagi saat ini sudah tak ada lagi langkah kaki yang terdengar membuat mereka bisa bernafas lega.


Namun sepertinya nasib baik mereka tidak bertahan lama, suara gonggongan beberapa ekor anjing kembali membuat mereka merasa sangat ketakutan, apalagi saat salah satu dari para penyusup itu mencoba mengintip dari celah kecil.


Di hadapan mereka saat ini para body guard terlihat sedang duduk bermalas-malasan, mereka sama sekali tidak memperdulikan lagi para penyusup yang masih anteng bersembunyi.


Tapi bukannya merasa tenang, orang itu malah di buat semakin takut, karena sesuatu yang tenang belum tentu menjamin tidak berbahaya.


Hooaaam...


Para body guard itu terlihat sangat mengantuk, mereka mulai menguap beberapa kali, tapi baru saja orang itu hendak menjauhkan matanya dari lubang tempat dia mengintip tadi, dia segera di kagetkan dengan kemunculan tiga ekor anjing yang mereka tahu pasti merupakan anjing yang sangat galak dan juga suka menggigit.


Guk... Guk... Guk...


Guk... Guk... Guk...


Ketiga anjing itu mulai menggonggong, mata orang itu pun melotot melihat ke tiga anjing besar yang merupakan ras Siberian Husky, American Bulldog dan Doberman Pinscer.


Orang-orang yang saat ini memegang tali kekang anjing itu pun segera melepaskan nya, mereka juga dengan sengaja menyuruh agar ketiga anjing itu mengendus darah yang berceceran di lantai, agar mempermudah pencarian.


"Selamat bersenang-senang boy!" ucap salah satu body guard sambil mengelus kepala ke tiga anjing itu. Bibirnya menyunggingkan senyuman sinis, sembarisudut matanya memicing ke arah tempat persembunyian para penyusup.


Sebenarnya body guard - body guard itu tahu dimana letak persembunyian para penyusup, tapi sepertinya mereka ingin sedikit bermain-main terlebih dahulu dengan orang-orang yang bodoh itu karena berani mengantar nyawa ke mension Keyra.


Guk... Guk... Guk...


Ketiga anjing itu mulai mengendus bau darah, kemudian matanya terlihat begitu cerah, mereka menjulurkan lidah nya sambil duduk dengan tenang.


Tak lama kemudian ketiganya pun langsung mendekati tempat persembunyian para penyusup, mereka menendang dan mulai menyerang satu persatu orang yang berada di dalam sana.

__ADS_1


Cakar nya yang runcing di sertai dengan gigi taring yang tajam langsung mengoyak tubuh para penyusup, ketiga anjing itu terus saja menyerang mereka dengan sangat agresif, bahkan sudah tak terhitung lagi daging-daging dari para penyusup yang terpaksa harus berceceran di lantai akibat dari gigitan hewan yang tiba-tiba buas itu.


Ketiga anjing itu memang sengaja di pelihara dan juga di didik oleh Keyra untuk menjaga keamanan rumah nya, bahkan ketiga anjing itu juga di ajarkan caranya membunuh dengan sangat sadis, gigi taring mereka terkadang sengaja di kikir agar semakin tajam.


Aaaargh...


Teriak para penyusup itu sambil berlarian kesana kemari dengan tubuh penuh luka, bahkan beberapa bagian tubuh mereka juga terlihat tak memiliki daging karena berhasil di gigit dan di koyak oleh ketiga anjing penjaga itu.


Sedangkan para body guard hanya tertawa terbahak-bahak melihat bagaimana keadaan dari musuh bos mereka. Mereka bahkan terus berteriak memberikan semangat pada ketiga anjing pintar itu agar semakin menambah penyiksaan nya pada para penyusup.


Brugh...


Brugh...


Beberapa orang penyusup itu pun tiba-tiba saja jatuh dalam keadaan tanpa nyawa, karena ketiga anjing itu telah melubangi lehar nya dengan sangat kuat, dan meninggalkan bekas luka yang bolong dan sangat tajam.


"Ayo boy... Habisi mereka!" teriak salah seorang body guard sambil bertepuk tangan melihat penderitaan dari orang-orang yang kini ada di hadapan mereka.


Ketiga anjing itu pun semakin brutal, mereka tentu saja ingin mendapatkan pengakuan dari majikan mereka yang selama ini telah dengan tulus menyayangi ketiganya dan melatih nya hingga menjadi sangat mengerikan.


...----------------...


Mohon maaf jika up nya lambat 🙏🙏🙏 di tempat author tadi mati lampu lumayan lama, jangan lupa untuk terus dukung karya receh author, klik like, subscribe, dan komentar nya ya, jika berkenan lemparkan juga vote dan gift nya.


Sekedar mengingatkan kembali untuk semua readers bahwa author kembali membuka gift away untuk sepuluh orang pendukung terbanyak karya receh author.


Pendukung terbanyak ke-1, ke-2 dan ke-3 akan mendapatkan masing-masing Rp. 100.000,-


Dan tujuh orang selanjutnya mendapatkan pulsa sebesar 20k.

__ADS_1


Selamat beristirahat semua 🙏🙏🙏


__ADS_2