
"Bu Keyra.. Tolong Lina buk! Mereka semua berniat buruk terhadap Lina!" ucap wanita yang berpakaian pelayan itu.
Keyra mengerutkan kedua alis nya sambil memperhatikan ke sekeliling, nampak para body guard yang ada di rumahnya itu telah berdiri dengan posisi tegak, siap untuk menerima perintah.
Keyra tersenyum melihat betapa sigapnya anak buah yang dia pimpin, apalagi kesetiaan yang mereka tunjukkan selama ini membuat Keyra benar-benar bangga.
"Apa yang sedang kalian lakukan?" tanya Keyra seolah tak tahu apa yang sedang terjadi di dalam kediamannya, para body guard hanya tersenyum tipis saat mendengar pertanyaan dari majikannya itu. Tentu saja Keyra tahu, bahkan sangat tahu, karena ini juga bagian dari rencana dia untuk menarik Lina agar mau menunjukkan siapa orang yang telah membayarnya untuk menjadi mata-mata di dalam mension milik Keyra.
Tepat saat Keyra keluar dari dalam markas White tiger, dia memang sempat menelpon anak buah nya untuk segera menangkap Lina, dia ingin sedikit bermain-main dengan pengasuh dari putrinya itu.
Dan karena hal itulah saat ini para body guard berkumpul setelah melemparkan tubuh Lina yang terbungkus di dalam karung. Lina yang belum mengetahui jika sebenarnya Keyra saat ini sedang memainkan sandiwara dengan para body guard nya pun tersenyum manis, dia sangat yakin jika Keyra akan membelanya dan memberikan pelajaran untuk para body guard itu.
Salah seorang body guard pun maju dan menghadap kepada Keyra, badannya sedikit di bungkukkan sambil ujung matanya melirik sinis pada Lina yang masih berdiri angkuh dengan senyum yang mengambang.
"Dia mata-mata yang di kirimkan oleh salah satu rival bisnis ibu!" ucap body guard yang bernama Tino sambil tersenyum manis.
Seketika badan Lina pun bergetar hebat, dia sangat takut jika Keyra akan melakukan sesuatu yang buruk padanya, terlebih lagi saat ini Tino telah memberitahukan kebenaran tentang dirinya yang merupakan seorang mata-mata yang di kirimkan seseorang untuk mencuri berkas-berkas Keyra.
Lina begitu takut kalau-kalau Keyra akan mempercayai ucapan Tino, dia segera memutar otak nya untuk mencari cara agar bisa melepaskan diri dari sana. Lina belum menikmati hasil dari jerih payahnya mengabdi pada seorang pengusaha yang telah menjanjikan dirinya untuk memberikan sejumlah uang, jadi dia harus tetap hidup dan juga aman.
Keyra memperhatikan raut wajah Lina yang pucat, apa lagi kini tubuh dari pengasuh putrinya itu telah bergetar dengan keringat yang memenuhi dahinya, sekali lirik saja Keyra sudah faham jika Lina tengah di landa ketakutan.
Keyra mendatarkan kembali raut wajah nya, dia pun segera memberikan Kyara pada body guard yang lain untuk di antar ke kamar nya, sedangkan dirinya saat ini akan mengorek informasi dari Lina.
"Apakah itu benar mbak Lina?" tanya Keyra sambil memandang wajah Lina dengan sangat tajam, ucapannya terdengar halus namun memiliki penekanan di setiap kalimat nya.
Lina semakin gugup mendengar pertanyaan dari majikan perempuan yang selama ini di layaninya, hatinya sedikit bimbang untuk memilih, antara jujur atau pun tetap menyembunyikan kebenaran.
__ADS_1
Lina juga cukup hapal dengan sepak terjang yang di lakukan oleh Keyra, selama mengabdi pada keluarga ini, dia juga telah melihat betapa sadis nya Keyra dan juga Kyara. Hatinya sedikit menciut, entah hukuman apa yang akan dia terima jika sampai rahasia ini terkuak.
Lina menggelengkan kepalanya perlahan, hatinya masih di rundung bimbang, sepertinya saat ini dia tak punya pilihan lain, jujur salah, bohong pun tetap salah. Dia hanya bisa berharap semoga Keyra tidak menyakitinya.
"Kau tahu bukan apa hukumannya untuk seorang penghianat?" tanya Keyra kembali tanpa merubah ekspresi wajahnya. Lina semakin ketakutan, saat ini Keyra pasti tak akan melepaskannya begitu saja.
Gluk..
Lina menelan ludah nya dengan susah payah mendengar pertanyaan kedua dari Keyra, dia sangat tahu apa hukuman yang akan di terima seseorang jika ketahuan berkhianat pada Keyra. Selain di siksa dengan kejam, mungkin dia juga akan di kuliti dan di jadikan santapan untuk binatang peliharaannya.
Bruk...
Tubuh Lina ambruk, dia berlutut di hadapan Keyra. Hatinya benar-benar sangat takut saat ini. Entah apa yang akan terjadi nanti? Jika saja dia tak menerima uang dari Bastian, mungkin dia tak harus menghianati Keyra.
Tapi penyesalan pun sudah tak berguna lagi sekarang, semuanya sudah terjadi dan Lina harus siap menerima konsekuensi atas perbuatannya pada Keyra.
Lina hanya menunduk, mata nya sudah berkaca-kaca, perasaan takut menguasai hati nuraninya saat ini. Lina tak bisa membela diri, dia sangat yakin jika sekarang Keyra telah mengetahui semua perbuatannya. Lalu apa yang bisa dia lakukan?
"Siksa dia dan kirimkan mayat nya ke rumah si tua bangka Bastian!" teriak Keyra
Bruk....
Lina langsung bersujud di hadapan Keyra, dia mencoba untuk menggapai kaki Keyra, tapi tangannya langsung di cekal oleh para body guard yang langsung menyeretnya ke dalam ruang penyiksaan.
Teriakan kesakitan dan juga jerit tangis Lina terdengar di seluruh mension milik Keyra, tapi tentu saja suara itu tak mengganggu ketenangan Kyara yang saat ini tengah tidur dengan pulas di kamarnya. Bahkan Kyara masih bisa santai sambil menikmati campaigne di tangan kanannya.
Para body guard menyiksa Lina dengan sangat brutal dan juga kejam, mereka tak segan-segan menguliti tubuh wanita itu dan juga merontokkan semua giginya, jari tangannya di potong dengan isi perut yang di keluarkan.
__ADS_1
Sedangkan wajah Lina di biarkan tetap utuh, karena jasad nya akan di jadikan hadiah untuk Bastian. Tentu saja pria tua itu harus tahu mayat siapa yang di kirim ke rumahnya, jangan sampai dia salah mengenali orang-orang nya.
Meskipun Keyra tidak memberikan perintah secara gamblang apa yang harus di lakukan, para body guard itu sudah tahu apa yang di inginkan oleh majikan mereka. Sehingga cukup dengan satu kalimat pendek, para body guard itu langsung bergerak untuk memenuhi keinginan dari sang majikan.
...----------------...
Assalamualaikum wr wb.
sebelumnya author ingin mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya untuk readers semua yang selalu setia mendukung karya receh author.
Seperti janji author sebelumnya, pada hari ini tepatnya tanggal 7 januari 2023 akan di umumkan pemenang GA 3 sebagai bentuk apresiasi dari author atas dukungan readers semua.
Untuk 3 orang pendukung terbanyak, seperti biasanya author akan memberikan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp. 100.000,- dan yang menduduki posisi 3 besar itu adalah:
Jangan lupa untuk follow akun author, nomor rekening bisa di kirimkan lewat chatt ya.
Untuk 7 orang berikut, author akan memberikan pulsa sebesar 20k, dan yang beruntung mendapatkan nya adalah:
Author akan menunggu sampai semua mengumpulkan nomor rekening dan juga nomor ponselnya ya, jadi pengirimannya bisa sekaligus dalam 1 hari.
Terima kasih untuk semuanya, jaga kesehatan dan jangan lupa makan siang.
Wassalamualaikum wr wb.
__ADS_1