
"Ara! Lebih baik kita makan di rumah saja!" ucap Keyra sambil menarik tangan Kyara dan mengajaknya kembali.
"Astaga momy, kenapa harus pulang? Ayo kita mainkan drama baru untuk si penghianat itu!" ucap Kyara sambil mengerlingkan matanya.
Keyra melotot tak percaya dengan ucapan bocah itu, bagaimana bisa Kyara berfikiran untuk memainkan sandiwara di depan Lucas dan keluarga nya? Tapi melihat keyakinan bocah itu, akhirnya Keyra pun ikut melangkahkan kakinya kembali dan mencari meja kosong.
Keyra dan Kyara duduk di meja paling pojok, bocah itu langsung membuka tas yang di bawanya, ada sebuah benda kecil berbentuk seperti lalat dan berwarna hitam yang dia keluarkan dari tas nya.
"Apa itu Ara?" tanya Keyra.
Kyara tersenyum penuh arti, akhirnya Keyra pun memilih untuk diam dan memperhatikan apa yang di lakukan oleh putri kecilnya.
"Ini robot terbaru nya Ara momy, kita bisa mencuri dengar apa pun yang di bicarakan om Lucas dan keluarga nya, selain itu robot ini juga memiliki alat pengintai yang sangat kecil, jadi orang lain tidak akan mencurigai nya!" bisik Kyara sambil tersenyum kecil.
Keyra hampir saja terjatuh dari kursinya, putri kecilnya yang baru saja berusia 5 tahun memiliki segala macam keahlian yang mengerikan, mulai dari bela diri, menggunakan senjata, meretas data dan sekarang tambah satu lagi, menciptakan robot kecil sebagai alat pengintai musuh.
Akan sangat menyulitkan jika memiliki musuh seperti Kyara, tubuh mungil dan sikap manja nya 100% menipu siapa pun, tak akan ada yang menyangka jika bocah ini adalah musuh tersulit dan paling licin. Selain otak cerdas dan kemampuan nya dalam menciptakan robot, ketangkasan dan kelincahan nya juga patut di waspadai.
Kyara menarik sebuah benda dari belakang robot lalat yang ada di tangannya, itu sangat mirip dengan benang kecil, kemudian melemparkan nya ke atas, robot itu langsung terbang menuju ke bawah meja Lucas dan keluarga nya, sementara bocah itu kini telah mengeluarkan 2 earphone untuk menguping bersama sang momy.
__ADS_1
"Ingat Lucas! Dekati Keyra dan buat dia bertekuk lutut! Kau harus bisa menjadikan dia sebagai istrimu! Harta nya cukup untuk mengembalikan seluruh kehormatan keluarga kita yang telah di hancurkan si bedebah Bima itu" ucap Ayah Lucas dengan tegas.
"Ayah mu benar nak! Kita hanya butuh hartanya! Ingatlah jangan sampai kau jatuh cinta pada janda si Adrian itu! Keluarga Wiguna pembawa sial itu benar-benar sudah membuat kesabaran ku hilang tak bersisa! Aku ingin tahu bagaimana reaksi mereka jika kita membalas perbuatan keji mereka pada si Keyra itu! Kalau perlu kita siksa ibu dan anak itu nanti, supaya si Bima sialan itu tahu berhadapan dengan siapa!" sahut ibunya menambahkan.
Lucas hanya mengangguk patuh sambil menyuapkan makanan ke mulut nya, awal nya keluarga Lucas tidak mempermasalahkan kedekatan antara putranya dengan Keyra, tapi setelah keluarga mereka kehilangan tender yang bernilai trilyunan, mereka langsung murka dan berniat membalas dendam pada keluarga Wiguna.
Terlebih tender itu telah jatuh ke tangan Bima Sanjaya selaku ayah dari Adrian Wiguna. Selain kerugian besar itu, keluarga Lucas juga banyak mendapatkan cemoohan dan sindiran pedas dari rekan-rekan bisnis nya.
Nyonya Rahma selaku pemilik usaha sekaligus ibu dari Lucas murka hingga berfikir untuk melampiaskan kekesalannya pada Keyra dan juga Kyara yang tidak tahu apa-apa.
Mengingat keduanya di masa lalu merupakan bagian dari keluarga Wiguna, bahkan saat ini nyonya Rahma berusaha untuk mendoktrin pemikiran Lucas untuk ikut membenci dan membalas dendam.
Dia ingin seluruh keluarga Wiguna hancur, terlepas dari siapa Keyra dan juga Kyara, nyonya Rahma sangat yakin jika suaminya yang merupakan salah satu petinggi di kemiliteran pasti bisa menutup kasus itu pada waktunya nanti.
Dia juga sudah mencari tahu seluruh data tentang Keyra yang sengaja di bocorkan sedikit oleh Kyara untuk memancing musuh yang tersembunyi menunjukkan batang hidung nya.
Kyara ingin menjebak siapa pun yang sudah berani bermain-main dengan keluarga nya, dia juga pasti akan membalas perbuatan orang-orang yang telah berani mengintimidasi momy nya langsung tanpa belas kasih.
"Benar-benar keluarga bobrok! Lihat saja pembalasan ku nanti!" gerutu Kyara sambil mencebikkan bibir nya.
__ADS_1
Tangan nya serasa sangat gatal dan ingin segera menampar mulut nyonya Rahma yang terlalu banyak bicara dan memiliki niat busuk terhadap keluarga nya.
Keyra yang mendengar pembicaraan mereka juga mulai tersenyum sinis, dia saat ini telah memegang ponselnya dan mengirimkan pesan pada seseorang, bukan kah dia harus segera membasmi hama yang terus mengincar keluarga nya?
Ternyata sebelum membalas dendam pada keluarga Wiguna, Keyra harus menyingkirkan terlebih dulu keluarga yang lain yang merupakan musuh bebuyutan Bima Sanjaya.
Tapi itu bukan masalah besar untuk seorang Keyra, dia sudah terbiasa berurusan dengan orang-orang yang memiliki sifat rakus dan juga dengki dengan keberhasilannya sebagai seorang pengusaha wanita.
"Aku tunggu kejutan mu wanita tua! Tapi jangan sebut namaku Keyra kalau aku tak bisa menghancurkan kebanggaan mu itu! Lihat saja! Cepat atau lambat kamu pasti akan berhadapan dengan ku!" gumam Keyra sambil menunjukkan seringaian khas nya.
Keyra sudah menghubungi beberapa anak buah nya lewat chatt, dia juga sudah menyiapkan sesuatu untuk keluarga yang tak jelas urusannya itu, agar mereka tahu siapa yang mereka lawan saat ini.
Sementara di meja depan nyonya Rahma masih dengan gaya sombongnya membicarakan rencana jahatnya terhadap Keyra dan juga Kyara, dia sama sekali tidak mengetahui jika kedua orang yang dia jadikan target incaran nya itu saat ini duduk tak jauh dari mejanya.
Dengan gamblang nya dia mengungkapkan seluruh rencana yang telah dia susun dan akan segera di lakukan nya, termasuk rencana dia sendiri yang akan memulai membangun bisnis baru sebagai partner Keyra.
Dia terlalu sombong hingga berfikir jika rencananya itu akan berjalan dengan lancar, tanpa tahu jika saat ini ada dua iblis wanita di belakangnya yang sedang tersenyum tipis dan mulai membangun rencana pembalasan di otak cantiknya.
Keyra menghubungi anak buahnya untuk menjebak nyonya Rahma, sedangkan si bocah kecil itu telah berselancar di ponselnya untuk meretas data keluarga besar Permana, dia juga telah memastikan jika kehancuran bisnis keluarga itu hanya tinggal hitungan waktu.
__ADS_1
"Akhirnya..!" ucap Kyara sambil tersenyum dan menutup ponselnya, dia juga telah mengirim email ke beberapa orang untuk di sebarkan di media sosial tentang kelakuan busuk dari nyonya besar Permana itu.
Selesai membahas rencana besarnya, nyonya Rahma beserta keluarga langsung kembali ke rumah mereka, saking bahagianya mereka tak sadar jika di belakang mobil yang di tungganginya sebuah sedan hitam melaju dengan kecepatan rendah mengikuti kemana pun mereka pergi.