
Hellowwww... kittyyyyy..... 🤩🤩🤩
ya elah thorrr.... kagak nyambung deh.. ahhh 😒😒😒
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\={\=\=\=\=\={\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jaka masih melihat Vava yang berjalan keluar dari mobil dan berjalan memutari mobil tersebut dari depan mobil dan bukan nya membuka pintu belakang mobil, Jaka sudah memegang gagang pintu mobil bersiap untuk keluar.
namun diluar dugaan Vava lah yang membuka pintu mobil dan meminta Jaka untuk keluar.
"Abang keluar, biar aku yang nyetir Abang duduk di belakang" ucap nya dengan mata melotot.
Jaka pun keluar dari mobil ia dengan patuh mengikuti kemauan istrinya, entah apa yang ia pikirkan, ia masih syok degan sikap mengalah Vava, bahkan kini matanya sudah" melotot saat meminta jaka keluar dari mobil dan pindah duduk di belakang.
Kini Vava sudah berada di dalam mobil dan ia lah yang menjadi sopir nya. Jangan lupakan kalau Vava jagonya menyetir, sama seperti ayah Jo, yang hobby balap liar semasa mudanya, maka kebalikan dari Vava ia hoby mengikuti balapan mobil liar, sewaktu Jaka meninggalkan nya.
__ADS_1
Dengan memacu adrenalin lah ia dapat melupakan keberadaan Jaka, menghilangkan bayangan laki laki yang sudah mengecewa kan nya.
'ok... teman kuliah suamiku, kita lihat apa yang namanya mabuk' batin Vava, ia pun tersenyum menaikkan sebelah bibir nya, seolah ada devil dalam dirinya.
"jangan lupa sabuk pengaman mu nona Sesilia" ucap Vava, "sayang gunakan juga sabuk pengaman mu" ucap Vava ia menatap suaminya yang seperti kambing congek menatap wajah Vava dengan melongo.
Bukan hanya Jaka yang melongo bahkan Sesilia tidak percaya jika wanita hamil tersebut malah mengganti kan Jaka untuk menyetir.
Vava mengemudikan mobil tersebut dengan santai, bahkan ia menyapa ramah kepada satpam yang ada di depan gerbang dan melemparkan kunci mobilnya agar diparkiran secara benar.
Setelah mereka melewati pintu gerbang perusahaan milik ayah Jo. Dengan secepat kilat Vava menginjak gas di kaki nya. bahkan ketika warna lampu hijau yang sudah berpindah merah ia menerobos dengan kencang, beruntung lah jalan tidak terlalu padat karena belum waktunya jam makan siang.
Sesilia sudah memegang erat pintu mobil dan tangan kanannya menahan dashboard. Jangan tanyakan lagi bagaimana keadaan Jaka, yang pasti sudah terpelanting ke sana ke mari karena ia tidak menggunakan sabuk pengaman. padahal Vava sudah memperingatkan.
waktu yang seharusnya dilalui tiga puluh menit, ternyata hanya dilalui sepuluh menit saja oleh Vava (gimana hebatnya vava, yah menghayal sajalah berasa balap F1 jadi jalan lempeng aja, 🤣🤣🤣ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤)
__ADS_1
Tiba di gerbang masuk rumah sakit Vava langsung memarkir kan mobil nya.
"sudah sampai nona, silahkan turun, Oh iya maaf ya aku lupa gak berhenti di depan restoran Jepang, mbak sesil bisa kan jalan sendiri ke depan, deket kok cuma nyebrang jalan doang kan" ucap Vava, ia berbicara semanis mungkin, dengan menekan kan setiap kata nya.
Dengan cepat Sesil dan Jaka turun dan langsung berlari ke arah selokan yang ada tepat di depan mobil ter parkir, lalu setelah nya mereka berdua pun muntah dan mabuk berjamaah.
Sedangkan Vava yang melihat suaminya dan juga sesil mabuk, diam diam menahan tawanya. ia benar-benar ingin tertawa terbahak-bahak, namun ia menahan nya mati Matian, sungguh ia benar benar ingin tertawa. bahkan perutnya terasa kencang karena ia menahan tawa itu.
'rasain tuh, memang pinter banget cari alesan, takut mabuk, mending Lo takut mati di tangan gue' batin Vava, ia berdiri bersandar di depan mobil nya. masih asyik dengan tayangan eklusif di depan sana.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Gimana gimana... hebatnya ibu hamil satu ini, yang selalu siap untuk melawan wanita mana pun yang berani mendekati suaminya.
Vava gitu loh... anak nya ayah Jo jangan harap bisa melawan.
__ADS_1
netizen : la Thor... kok Vava gak takut anaknya brojol di jalan, secara kebut kebutan gitu lohhh 😒😒😒
suka suka author yak, namanya juga dunia novel dunia halu super 😎😎😎