Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
Tujuh puluh sembilan


__ADS_3

Bahkan untuk mengantarkan jasad sang Abang ke tempat peristirahatan nya yang terakhir pun ia tidak bisa apalagi untuk melihat jasad Abang nya yang terakhir kali.


Vava menangis sejadi-jadinya hingga ia merasa kepalanya berdenyut denyut, matanya berkunang-kunang, akhirnya ia pun pingsan kembali dan membuat Oma Karin panik, berteriak memanggil Jonathan dan Keyra.


___________________________________________


Jonathan POV


"bagaimana dokter keadaan putri saya" tanya keyra, "tidak apa-apa Bu, dia hanya kelelahan karena tidak memakan apapun, diusahakan agar makan dan minum ketika sadar"


"terima kasih dokter"


kulihat istriku tengah berbincang dengan dokter Latief, "apa perlu di bawa ke rumah sakit dokter"


"masih bisa dirawat dirumah saja pak, tapi bila dia menolak makan dan badannya semakin lemas ada baiknya kita rawat dirumah sakit


"baiklah dokter, mari saya antar anda keluar"


"bagaimana dengan kondisi psikis putri saya dok, dia merasa bersalah atas meninggalnya Abang"


"maaf pak saya belum bisa memberikan Jawaban, semoga saja kondisi psikis tidak terganggu.


****


hari-hari dijalani Vava dengan melamun, ia akan menangis bila ingat Abang nya sudah tidak ada didunia ini, namun terkadang ia tersenyum dikala ia teringat dengan canda tawa Abang. wajah nya yang cantik kini tidak terurus, tubuh nya kini kurus kering, pipi yang dahulunya chubby kini terlihat tirus.


Bunda Keyra bahkan sudah kehabisan akal untuk membujuk putrinya agar bisa mengikhlas kan kepergian Abang. ia bahkan bertengkar dengan suaminya Jonathan karena Jonathan yang ingin membawa ke panti sosial.


Keyra tidak suka bila putri nya dianggap gila, padahal Jonathan hanya ingin mengobatinya ia tidak pernah menganggap putri nya gila, sang bunda yang dahulu nya seorang psikolog pun tidak dapat bicara dengan Vava.


******


Valentina POV


lima tahun sepeninggalan Jaka, kini Vava dapat menata hidup nya kembali.


ia menjadi seorang dokter ahli bedah toraks.


disinilah kina ia menetap menjadi dokter dirumah sakit centre cardio, salah satu rumah sakit yang ada di negara Monaco.

__ADS_1


Monaco adalah negara kedua terkecil setelah Vatikan, dengan luas wilayah hanya 2 kilometer persegi, belum mencakuo lautnya. negara dengan luas wilayah yang tidak lebih besar dari Jakarta kota kelahirannya.


Monaco adalah negara kecil yang berada didalam wilayah negara Perancis, lebih tepatnya di wilayah pantai yang berada di tenggara negara Perancis dan berdekatan dengan perbatasan wilayah Italia.


Negara yang terkenal dengan banyak miliader, memiliki barang barang mewah, industri jasa dan perjudiannya. meskipun memiliki luas wilayah yang sangat kecil dibandingkan dengan negara negara lainnya. tetapi Monaco memiliki penataan kota yang teratur dan wilayah teluk teluk kecil yang bersih dengan kapal kapal yang bersandar. karena wilayah nya yang berada didalam negara Perancis maka mayoritas penduduk menggunakan bahasa Perancis.


karena negara' Monaco terkenal dengan negara banyak nya miliader, maka tidak heran jika banyak mobil mobil mewah yang lewat dan terparkir seperti Porsche, Bentley, Ferrari dan roll royce.


Vava tengah duduk menikmati secangkir kopi espresso hangat ditemani beberapa buah cookies coklat. dulu di tidak begitu menyukai kopi apapun jenis kopi tersebut dia tidka pernah mau, tapi kini dia lebih menyukai minuman mengandung kafein ini.


ia memandang keluar jendela dimana terdapat beberapa mobil mewah terparkir didepan kafe.


"dokter apa yang sedang anda pikirkan?" tanya ezme, "tidak ada ezme aku hanya merindukan keluarga ku"


Ezme adalah perawat sekaligus asisten ku di rumah sakit


"seperti nya tidak dokter", "lantas apa yang aku pikirkan", "bagaimana dengan bokong seksi milik dokter Betram"


uhukk..uhukkk.... aku pun tersedak mendengar perkataan ezme


"ezzz.... jangan jadi gila seperti mereka"


"tidak ez, kamu tau aku tidak suka suasana yang ramai dan berisik, apalagi pesta seperti itu"


"ayolah dok, anda tidak boleh melewatkan ini, acara seperti ini hanya dilakukan setahun sekali, disana pasti banyak para dokter tampan dan seksi yang hadir, saya yakin para dokter muda dirumah sakit menantikan kehadiran seorang dokter Valen"


"berhenti merayuku ez, tidak akan Mempan"


"kenapa anda tidak mencoba berkencan dok"


"berkencan? untuk apa ez!", "dokter anda memang spesialis bedah toraks, tapi kenapa anda tidak ahli sama sekali dalam hal kepekaan, banyak para dokter yang menginginkan anda dok"


"siapa yang menginginkan siapa ez, dihatimu sudah ada seseorang yang tidak akan pernah tergantikan"


"dokter hentikan itu, anda tidak akan bisa bersama dengan orang yang telah tiada, cobalah untuk membuka pintu hati anda dok, atau paling tidak anda bisa mencoba untuk dekat dengan seseorang"


"aku belum bisa ez", "oh ayolah dok, saya lihat dokter Darrel, dokter Edgar, dokter Henry, dan dokter Betram. mereka semua berusaha mendekati Anda"


"berhenti mengabsen ezme, ayo kita kembay kerumah sakit lagi, malam ini aku jadi dokter jaga, semoga tidak ada pasien jadi aku bisa tidur, aku lelah sekali hampir sepekan selalu saja ada operasi besar-besaran"

__ADS_1


"dokter berhenti mengalihkan pembicaraan kita", "terserahlah ezme, tinggal lah disini dengan ocehan mu, aku kembali kerumah sakit", "dokter tunggu aku" ezme segera berlari dan berjalan mensejajarkan kakinya dengan langkah kakiku


Sampai dirumah sakit, aku segera menuju ke ruangan ku, namun di cegah oleh dokter listi dia dokter yang sama dengan ku namun dia hanya dokter spesialis jantung


"dokter Valen anda dicari dokter Betram" akupun memandang ezme dan dia hanya menai kedua bahunya tanda tidak tahu apa-apa "terima kasih dokter listi, apa dia ada diruangan nya", "seperti nya begitu dok"


"ok.. terima kasih dok"


segera ku langkahkan kakiku menuju ruang wakil direktur rumah sakit ini, dokter Betram sama denganku dia seorang dokter bedah toraks, lebih tua lima tahun dibandingkan dengan ku, dia juga sudah lima tahun ini bekerja disini, karena kepintarannya dia diangkat menjadi wakil direktur rumah sakit ini.


tok..tok..tok..


"permisi dokter saya Valen", " masuk lah dokter" aku pun segera membuka pintu ruangannya dan masuk kemudian duduk didepan meja kerjanya


"Anda mencari saya dok" tanyaku kulihat ia masih sibuk dengan beberapa buku pasien yang ada di meja nya


"iya dok, saya ingin menanyakan bagaimana dengan pasien yang tadi baru saja selesai anda operasi, mengapa saya belum menerima laporan nya"


"maaf dokter pagi ini saya belum melakukan operasi, operasi tersebut diambil alih dokter Sarah dan dokter Edgar"


"bagaimana bisa saya tidak tau ada pergantian jadwal operasi", "tidak ada yang mengganti kan nya Dok, itu sudah sesuai jadwal, saya melakukan operasi semalam"


"oh.. astaga saya lupa dokter, maaf dokter"


"tidak apa dokter, apakah ada yang lain dok, bila tidak ada lagi saya permisi"


"oh ya dokter Valen, apa anda akan menghadiri acara yang diadakan rumah sakit akhir pekan ini, saya harap anda datang dan dapat bersenang-senang sejenak melupakan penat selama setahun bekerja"


"maaf dokter seperti nya saya tidak bisa ikut" "ada apa dokter Valen apa anda tugas jaga"


"tidak dokter, saya hanya ada urusan pribadi"


"baiklah, tapi saya harap anda bisa hadir dok"


"terima kasih dokter, saya akan pikirkan, kalau begitu saya permisi" aku pun segera berjalan keluar dari ruangan dokter Betram


__________________________________________


terima kasih sudah membaca

__ADS_1


Ibu guru cantik "I Love you"


__ADS_2