
Memang benar apa yang dikatakan Jaka, ia tidak pernah membuat janji pada waktu jam makan siang, karena dia pasti memilih pulang kerumah atau makan siang bersama istrinya. apalagi setelah mengetahui istrinya hamil Jaka tidak pernah absen untuk pulang makan siang bersama istrinya, ia ingin melihat dengan mata kepala nya sendiri kalau istrinya makan makanan dengan benar dan bergizi.
Sasya berdiri ketakutan "Minggu lalu nona Rebecca datang kemari dan ingin mengajak anda makan siang bersama tapi anda bilang tidak bisa karena ingin pulang kerumah, lalu anda mengatakan Minggu depan saja, jadi saya membuat jadwal anda makan siang dengan nona Rebecca siang ini"
"batalkan aku akan keluar makan siang dengan istriku" , Jaka clingak clinguk mencari keberadaan Vava, masa sih dari tadi belum kembali dari pantry ngapain aja dia disana.
"pak waktu nya anda meeting" ucap sasya, "baiklah kalian tunggu disana aku akan mencari istri ku dulu "baik pak" , Jaka keluar dari ruangan nya diikuti oleh sasya sekertaris nya.
Jaka berjalan ke arah pantry untuk mencari keberadaan Vava, dan benar saja istrinya malah asik mengobrol dengan beberapa OB dan OG, mereka terkejut dan langsung berdiri saat mengetahui kedatangan bos mereka.
"aa.. apa yang bisa kami bantu pak" ucap salah satu OB dengan id card bernama Sinyo, Jaka mengerutkan keningnya untuk membaca nama OB tersebut "tidak ada sinyo saya hanya mencari keberadaan istri saya"
"haloo... sayang ke asyik an ngobrol ni sambil makan" , "aku akan meeting setelah selesai kita keluar untuk makan siang, kamu mau ikutan meeting atau menunggu di ruangan ku saja" , "tidak mau aku nunggu disini aja" Jaka menatap kearah sekitar pantry hanya ada kipas angin yang terpasang itu pun sudah di kuasai oleh Vava.
"sinyo minta bagian teknisi untuk memasang AC disini hari ini, tampak nya istri ku senang sekali disini, aku tidak mau dia gerah kepanasan" , "eh... i.. iya... pak" ucap sinyo teman teman mereka tersenyum semua senang rasanya bila tempat mereka berkumpul akan terasa adem dan nyaman karena akan dipasang AC, mereka akan berterima kasih kepada istri pak bos, kalau bukan karena Vava yang hobby nongkrong di pantry tiap berkunjung ke perusahaan tidak mungkin bos nya berfikir akan memasang AC.
__ADS_1
hingga memasuki jam makan siang Vava kembali ke ruangan Jaka, ia mendengar suara emosional dari Jaka, terdengar Jaka mengamuk dengan seseorang, dengan hati hati Vava membuka pintu ruangan Jaka.
Disana ada Sasya sekertaris Jaka dan juga seorang wanita dengan dandanan super seksi lekuk tubuh nya menonjol kemana mana apalagi dia memakai baju kekurangan bahan seperti itu bahkan tonjolan di dadanya seperti akan melompat keluar.
Vava memandang tubuhnya kenapa hanya bagian perut nya saja yang menonjol batin Vava. Vava pun segera berjalan masuk kedalam ruangan Jaka. Jaka yang melihat Vava langsung memasang senyum diwajah tampan nya yang semula angker seperti kanibal yang ingin memakan orang.
Sasya dan Rebecca sama sama membalik kan kepala nya menatap ke arah belakang mereka. Sasya yang mengetahui bahwa yang datang itu adalah Vava istri bos nya, ia pun langsung mengucap salam dan menyapa, berbeda dengan Rebecca dia memang termasuk artis dan foto model baru di negara ini, ia hanya pendatang jadi dia belum mengenal betul siapa itu Theo Konstantino Manfredo, yang ia tahu Theo seorang pengusaha muda saat ini dia di kontrak untuk iklan produk minuman jus buah yang pangsa pasarnya adalah negara tetangga tempat asal Rebecca.
"sayang sudah selesai?? ayo kita keluar untuk makan siang sekarang" ucap Jaka tanpa peduli kepada Rebecca dan juga Sasya "sudah kok, ayo kita makan siang aku mau makan gado gado boleh" tanya Vava dengan memasang wajah cantik nya.
"tentu saja ada, kita ke warung makan dekat sekolah abu abu putih ku, disana gado gado nya enak banget" , "baiklah kita kesana sekarang" Jaka pun memeluk pinggang Vava posesif seolah menunjukkan pada dunia wanita cantik ini hanya miliknya.
Karena merasa di abaikan Rebecca akhirnya angkat bicara "tuan Theo jika anda tidak bisa menghargai saya lebih baik batalkan saja kontrak saya menjadi bintang iklan produk anda" .... Jaka langsung berhenti dia menoleh kearah arah Rebecca dengan wajah pucat, Rebecca adalah rekomendasi dari pak Rian dan dia tadi baru saja tanda tangan kontrak dengan pak Rian.......
🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
__ADS_1
Kira kira apa yang dilakukan bang Jaka
A... membatalkan makan siang dengan Vava dan makan siang dengan Rebecca
B... masa bodoh dengan ancaman Rebecca dan memilih membatalkan kontrak dengan pak Rian dan membayar denda mungkin membuat nya bangkrut.
C... mengajak Rebecca makan bersama dengan Vava (Vava marah gak ya**!!!!)
___________________________________________
Kasi like dan juga rate ⭐⭐⭐⭐⭐ bintang lima ya, gak kalah sama hotel Lo maunya ya bintang lima
jangan lupa juga vote nya tipis tipis juga gak apa-apa, tau gak kalau vote kalian bisa menaikkan ranking author lhooo...
bantuinnn yaaaaa biar tambah semangat author nulisnya
__ADS_1