Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
delapan puluh tujuh


__ADS_3

TIGA EPISODE TERAKHIR


*flashback


satu jam yang lalu, " Jaka bukankah ayah sudah berpesan jangan melibatkan Vava di dunia tuan Manfredo, tapi sekarang lihatlah Vava jadi terlihat dia ditembak, masih beruntung peluru tidak mengenai rahim nya, bila sampai kena rahim dan mengalami kerusakan bagaimana perasaan Vava nanti nya. ayah tidak meragukan kemampuan Vava untuk melindungi dirinya sendiri, tapi ayah tidak pernah mempersiapkan Vava untuk menghadapi dunia yang sekarang kamu pilih. jadi ayah minta pilihlah yang terbaik untuk masa depan mu dan masa depan Vava, ayah akan mengurus surat rujukan agar Vava pindah rumah sakit, agar Ayah dan bunda bisa memantau. ini kesempatan terakhir mu untuk menemui Vava, apapun keputusan mu ayah hargai itu" Jonathan pun menepuk bahu Jaka kemudian berdiri dan berjalan ke arah ruang administrasi. Jaka hanya menghela nafas panjang.


Flashback end*


'maafkan Abang dek, Abang mencintai mu tapi memang kita tidak pernah bisa ditakdirkan untuk bersama' Jaka mengecup punggung tangan Vava, ia berdiri dan mengecup kening Vava, lalu pergi meninggalkan ruangan tempat Vava di rawat.


*********


enam bulan pasca penyembuhan luka tembak ditubuh ku kini, aku kembali beraktivitas seperti biasa. ayah Jonathan sudah tidak memberikan ku kebebasan seperti dulu, kini aku kembali ke negara asalku, tetap menjadi dokter. enam bulan ini juga kulalui tanpa bang Jaka lagi, dia menghilang lagi, tapi sekarang hati ku jauh lebih tenang paling tidak aku tau kalau dia masih hidup dan dimana pun dia semoga baik baik saja.


*******


"Valennnnnn sini" suara cempreng meneriakan namaku, Aku pun berjalan mendekat kearah dua wanita berisik.


"sory gue telat, ada kecelakaan tadi gue bantu dulu sebelum pulang" ya mereka adalah Sofia dan Cindy sahabat putih abu-abu ku.


Sofia sudah menikah dan kini sedang hamil muda, masih berusia 7 Minggu, siapa yang menyangka kalau Sapta tetap menjadi pilihan bagi Sofia dari putus nyambung putus nyambung akhirnya mereka memutuskan untuk menikah.


sedangkan Cindy akan menikah tiga hari lagi suatu kejutan ternyata Cindy akan menikah dengan Kak Seno teman kuliah Abang Jaka. akhirnya perjuangan kak Seno bisa juga meluluh kan hati si cantik Cindy.


"nih baju buat Lo udah gue ambil sekalian, gue tau Bu dokter cantik pasti sibuk"


"ahhhh... makacihhh calon pengantin"


"jangan sampai telat Lo berdua jadi Bridesmaids gue, kalo bisa malam sebelum gue nikah kalian tidur dirumah gue haaaa"


"eh.. suami gue dikemain, masa iya gue ngelonin elo berdua", "ya elah sof... cuma semalam doang, ya kalik kak Seno gak kasi ijin", "alahhh.. bilang aja Lo kalau gak bai ketek kak Seno gak bisa tidur"

__ADS_1


"aaahhhhh... Valen lope yu co mate dehhh, tau aja gue gak bisa tidur kalau gak sama suami gue", "gue gak temenan deh ma Lo, gue temenan ma Valen doang, ya kan val Lo mau kan nginep di rumah gue"


"sory banget Cind gue jadwal piket jadi gak bisa", "ih kalian berdua jahat banget deh, udah ah gue mo balik, nih makanan udah gue bayar"


"eeeee...lahh.. nah bocah ngambek val, yeee beneran pulang tuh calon pengantin", "xixixixii..." aku dan Sofia pun tertawa cekikikan melihat bagaimana merajuk nya sahabat kami satu itu, cindy benar-benar ingin pulang, sampai di pintu kafe dia pun berteriak


"kalian beneran jahat deh, masa sih gak ada yang ngejar gue gitu bilang jangan pulang"


"gak apa-apa loe pulang aja" ucap ku, sedangkan Sofia ia malah melambaikan tangan nya "dadaaaa calon pengantin sampai ketemu lagi" Cindy pun melangkah dengan wajah manyun.


"kalian udah selesai" Sapta pun menyapa kami, "hai Sapta bisa kan kami menginap semalam dirumah Cindy", "boleh kan beb" rengek Sofia ia memegang lengan suaminya dengan manja "iya boleh", "yeee makasih sayang love you full deh" ucap Sofia yang membuat ku tersenyum melihat kelakuan ibu hamil satu ini.


********


malam sebelum pernikahannya Cindy, aku dan Sofia pun berangkat bersama diantar oleh Sapta mereka menjemput ku dirumah


"Tante Cindy ada", "eh dokter cantik apa kabar sayang dan ini ibu hamil juga ikut kesini ya, kalian mau nemanin Cindy", "Alhamdulillah Valen baik baik aja Tante, iya kami menginap disini malam ini"


"ah cindy seharian murung marah marah Mulu bilang kalau kalian gak bisa nemanin dia di malam terakhir masa lajang nya, bahkan Seno menelpon aja kena semprot uring-uringan terus dia"


"ya sudah baiklah ke atas dia di kamarnya tuh, pasti Seneng banget nanti biar Tante bawakan minuman dan camilan"


"uuuhhhhh.... makasih Tante yang banyak ya"


"eh ni bumil ngebo ya gak pake ngidam" aku pun menggandeng tangan Sofia menuju kamar Cindy


jangan heran ya sama ibu hamil satu ini, kalau yang lain pada ngalamin morning sickness tapi kalau dia malah nafsu makan nya bertambah. lihat saja pipi chubby nya sudah kayak bak Pao padalah kandungan nya baru usia 7 Minggu.


tokk...tok...tok..


"permisi non tukang pijat urut nya sudah datang" Sofia cekikikan mendengar perkataan ku "siapa yang minta urut sih" suara teriakan Cindy didalam kamar dan ****ceklek** ceklek s**uara kunci pintu dibuka.

__ADS_1


"selamat malam nona", "aaaaaaaaaaa.... Valen Sofia", "wadohhhh kuping gue kagak budeg non" ucap Sofia "ayo buruan masuk"


semalaman kami bercerita masa masa putih abu-abu tak terasa 7 tahun lebih masa itu kami tinggalkan.


"Val Lo dicariin langit lho, ditanyain Mulu", aku hanya melirik pada Sofia "masih sering jumpa emang", "ya sekarang kan langit lagi kerja sama sama laki gue, bikin resort baru di Bali", "wuihhhh gila cuy, mantan pemain basket kita sukses semua ya" ucap Cindy


"val.. kenapa Lo gak coba jalan ma langit dari dulu loh tiap ketemu gue pasti nanya Lo Mulu, kurang apa coba udah ganteng, tajir pula" ucap Sofia


"ya ada yang kurang lah", "hah.. apaan", "ya gue kurang suka", "ya elah si Oneng", "Lo kalik yang Oneng gue kagak ya"


"val besok Langit datang Lo, gue ngudang gerombolan nya Sapta tuh, gara gara nih ibu hamil satu ini", "ya gak apa-apa Cind kita bisa reonian sekalian dong!!!"


*********


enam bulan setelah pernikahan Cindy


"Vava, buruan dong bunda sudah ditelpon pihak butik dari tadi loh, mereka keburu tutup"


"iya bund sabar Lagian tadi Vava bilang langsung dari rumah sakit bunda ngomel bilang harus pulang mandi dulu nanti gaunnya bau badan, ya kalik pihak butik gak nyucii dulu baju pesanan kita"


"kok malah ngomel ngomel sih, harusnya bunda dong yang ngomel, Kenzi Kenzo buruan", "maaf ibu mas kembar sudah nunggu dimobil dari tadi" ucap Bu Surti


"oh. ya makasih ya bi", "yuks ma"


___________________________________________


numpang promo ya


baca juga novelku berjudul


"baby inseminasi" karya Riri Riza Carissa

__ADS_1


sudah dirilis 2 episode, cerita nya tentang gadis perawan tapi bisa hamil. jangan lupa like dan vote nya


Ganbatte Ri-Chan


__ADS_2