Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
lima puluh enam


__ADS_3

"assalamualaikum... permisi Bu selamat siang!!" sapaku kepada wanita setengah baya yang sedang duduk di teras depan panti asuhan


"waalaikumsalam... eh nak Kerya mari nak silahkan masuk" ucap Bu Maryam


beliau menyambut ramah kedatangan kami


"mau menjenguk Jaka!" tanya beliau lagi


"iya Bu, Vava rindu dengan Abang Jaka katanya" ucapku


"ah.. panjang umur, itu Jaka baru pulang sekolah" ucap Bu Maryam melihat Jaka yang masuk ke halaman panti asuhan dengan seragam sekolah


__________________________


"assalamualaikum ibu" ucap Jaka memberikan salam kemudian mencium punggung tangan kepala panti asuhan sekaligus ibu bagi nya, tak lupa mencium punggung tangan ku juga.


"selamat siang Tante" sapa Jaka


"Abang Jaka" teriak Vava melihat sang Abang penyelamatan, segera merosot turun dari pangkuanku, mengulurkan kedua tangannya meminta gendong pada Jaka


"sayang Abang Jaka capek pulang sekolah, biar Abang istirahat dulu" ucapku


"gak mau bunda, Vava gendong Abang Jaka" ucap Vava menolak


"gak apa-apa Tante Jaka juga rindu dengan Vava" ucap Jaka kemudian menggendong Vava


"halo cantik apa kabar, mau ikut Abang kedalam ketemu dengan saudara-saudara Abang" ucap Jaka


"mauuu" ucap Vava


"oh ya... maaf ibu, saya ada bawa beberapa makanan dan buah-buahan, pak Diman minta tolong bawa belanjaan saya tadi ya" ucapku


"baik Bu" jawab pak Diman


"terimakasih banyak nak, atas perhatiannya anak-anak pasti sangat menyukai nya, saya akan panggil anak-anak agar membantu membawakan" ucap Bu Maryam kemudian beranjak berdiri


akupun mengikuti beliau masuk kedalam rumah.


belum sempat masuk kulihat mobil Jonathan masuk ke halaman panti.


kulihat senyum diwajah tampan laki-laki yang kucintai.


"sudah lama sampai sayang, maaf agak lama tadi ketemu Ipang diparkiran, aku ngobrol sebentar memberikan beberapa tugas untuk nya" tanyanya mendekat dan mengecup keningku


inilah yang kusukai dari sosok Jonathan dimanapun berada bila melihat ku hal pertama yang dilakukan nya pasti mengecup keningku


membuat ku merasa dihormati, dihargai serta dicintai


"enggak juga, Mungin 10 menitan lah" jawabku


"ayo masuk" ucap Jonathan dengan memeluk pinggang ku


_________________________


Jonathan Prawira Atmaja


"loh nak Jonathan juga datang" sapa Bu Maryam


"iya ibu, saya jadi mengadopsi Jaka, beberapa hari yang lalu asisten saya ada datang kemari" ucapku


"iya nak Jonathan, saya sudah bicara dengan Jaka , dia sangat bahagia" ucap ibu Maryam


"Alhamdulillah kalau Jaka setuju ibu, Vava pasti senang sekali memiliki Abang" ucap keyra


"oh.. ya Bu ada bahan makanan mentah juga beberapa alat cuci dan mandi, sebaiknya disimpan dulu, untuk makanan nya biar langsung dimakan" ucap keyra

__ADS_1


"iya nak.. mereka sudah mandiri sudah tau apa yang dikerjakan" ucap Bu Maryam


"saya akan menyiapkan beberapa berkas untuk mengadopsi Jaka" ucap beliau lagi


_______________________________


Keyra Attala Haryanto


segera proses pengesahan mengadopsi Jaka


setelah selesai kamipun berpamitan


"bawa yang penting-penting saja sayang" ucap ku


"nanti kita beli sama-sama kalau ada yang kamu butuhkan" ucapku lagi


dia hanya mengangguk kan kepala nya, seperti nya masih malu, sedang kan Vava masih mendekam digendong nya


aku tersenyum melihat betapa lengket nya putriku dengan Jaka


'semoga kamu bisa menjaga Vava seumur hidupmu jaka' batinku


"ayo nak segera masuk ke mobil" ucapku


kutuntun dia menuju ke mobil


"hubby kembali ke kantor lagi apa pulang kerumah" tanyaku pada Jonathan


"maaf sayang aku kembali ke kantor, aku masih ada beberapa pertemuan dengan clien" jawab Jonathan


"baiklah... aku harap kamu bisa kembali tepat waktu, kita akan merayakan kedatangan Jaka" ucapku


"insyaallah sayang ku usahakan pulang tepat waktu" jawab Jonathan


"aku kembali ke kantor ya, hati-hati dijalan segera menghubungi ku bila sampai rumah" ucap Jonathan lagi, kemudian mengecup keningku


_____________________________


"baiklah Jaka kita sudah sampai rumah, sini biar bunda yang gendong Vava" segera ku ambil alih Vava yang tertidur lelap dipangkuan Jaka


"iya Tante terima kasih" ucap Jaka


"sayang kenapa masih memanggilku Tante, panggil bunda seperti Vava juga memanggil ku bunda" ucapku


ku usap kepala nya, perasaan bahagia melihat anak laki-laki didepan ku


________________________________


13 tahun kemudian


"bundaaaaaaa" suara teriakan Vava


aku hanya tersenyum melihat tingkah laku Vava yang berlari mendekati ku, menghindar dari kejaran si kembar kenzi dan Kenzo yang berusia 5 tahun, mereka berdua hoby menjahili sang kakak.


aku tak pernah mengira mengandung lagi karena selisih Vava dengan adik kembarnya nya sebelas tahun.


kini putri kesayanganku sudah berusia 16 tahun dia sudah kelas XII, bersekolah ditempat yang sama dengan sang ayah.


sedangkan Jaka sudah berumur 21 tahun menempuh S2 semester pertama.


Putra sulung ku benar-benar seorang yang bertanggung jawab, dia begitu menyayangi adik-adiknya


"sudah-sudah ayo sarapan dulu" ucapku


segera ku pegang lengan kedua putra kembar ku kududukkan mereka dikursi mereka masing-masing

__ADS_1


"Vava.. panggil Abang mu agar segera sarapan" ucapku memberi perintah kepada Vava


"iya.. bunda" jawabnya


"kalian berdua segera minum susunya, bunda panggil ayah dulu, jangan kemana-mana lagi" ucapku


"iya bunda" jawab mereka kompak


___________________________


VALENTINA JOERA ATMAJA


Segera aku berlari kembali keatas untuk memanggil bang Jaka


"abangggggg.... dipanggil bunda, cepetan turun untuk sarapan" teriakku


kubuka pintu kamar nya, namun tak kutemukan Abang kesayangan ku itu


kudengar ada suara air mengalir didalam kamar mandi


'huh... baru mandi' batinku,


kurebahkan tubuhku dipinggir bed milik Abang ku, sambil memainkan handphone ku


'capek juga dikejar si kembar, kok jadi ngantuk ya' batinku


______________________________


JAKA JOERA ATMAJA


'Eh... sejak kapan ni bocah masuk kamar, malah molor' batinku


segera aku masuk ke walk in closet untuk memakai baju


setelah selesai aku pun keluar kudapati adik perempuan ku masih tidur dengan nyenyak


'ni anak masih pagi loh.. kok udah tidur lagi, semalam begadang sampai jam berapa sih' batinku


"Val... bangun dek" ku goyang pelan-pelan tubuh nya agar dia tidak terkejut


"lima menit lagi bunda" ucapnya masih dengan mata terpejam


aku tersenyum melihat tingkah laku nya


'ni anak gadis ya'


kucubit hidung nya agar dia tidak bisa bernafas


"aaaahhhhh... abangggggg jahil banget kayak sikembar, nyebelin" ucapnya merajuk


"maafin Abang" ucapku


"gak.. Abang harus gendong aku sampai bawah baru aku maafin" ucap vava


"baiklah.. ayo Abang gendong" jawabku


segera aku berjongkok, Vava langsung menempel dipunggung ku seperti cicak


jantungku berdetak kencang, setiap kedekatan kami yang intim seperti ini, aku sadar dia adikku, meskipun kami tidak ada hubungan darah.


____________________________________


🥰🥰 Terima kasih sudah membaca ibu guru cantik "i love you"


bantu like dan coment

__ADS_1


jangan lupa vote agar author lebih bersemangat dalam berkarya 💪💪💪


__ADS_2