
"begok, kalian malah mencelakai wanita ku"
"maaf tuan, kami sudah berusaha pelan-pelan menghadang mobil mereka, tapi sepertinya mereka tau kami buntuti jadi mereka melaju mobil dengan kencang"
"itu urusan kalian yang aku inginkan wanita ku selamat, kalau sampai kenapa-kenapa dengan Keyra, jangan harap kalian bisa menghirup udara lagi" bentak Julian
para bodyguard dan beberapa orang bayaran Julian pun berlalu pergi
"maaf kan aku Keyra, bukan maksud ku menyakiti mu aku hanya ingin memiliki mu"
kuraih tangan nya kukecup jari-jari mungil nya, aku begitu gila, aku begitu egois ingin memiliki mu seutuhnya, walau aku tahu bahwa kau tak pernah mencintaiku.
------------------------
"gimana keadaan Jojo Pi" tanya mami Karin
"belum tau mi, pecahan kaca banyak sekali dikepala dan punggung nya"
"dokter bagaimana keadaan anak kami" tanya Sebastian papi Jonathan kepada salah satu dokter yang keluar
"maaf tuan, anda bisa keruangan kepala dokter bedah, kami hanya dokter pendamping" jawab dokter tersebut
kemudian berlalu dari dalam ruang operasi satu persatu dokter keluar beserta petugas medis lainnya
"maaf bisa dengan keluarga pasien atas nama Jonathan" tanya seorang perawat
"saya papinya sus"
"maaf tuan Sebastian, bisa ikut keruangan saya" seru dr. Irfan dokter kepala spesialis bedah
"apa saya bisa masuk dokter" tanya mami karin
"tunggu sebentar nyonya biar dipindah ke ruang ICU"
"anak saya baik-baik saja kan dokter" tanya mami Karin yang sudah tidak dapat menahan tangisnya
"nyonya tenang saja tuan Jonathan sudah melewati masa krisisnya"
"mami tenang ya, aku perlu bicara dengan dokter"
"iya Pi"
___________
"bagaimana keadaan anak saya yang sebenarnya dokter?" tanya Sebastian ketika memasuki ruangan dokter kepala spesialis bedah
"dari hasil CT scan seperti nya ada masalah dibagian otaknya, masih menunggu pasien siuman dulu, semoga baik-baik saja"
"maksud dokter, apa anak saya mengalami cacat mental"
"kemungkinan itu juga bisa, saya belum bisa memastikan kita hanya bisa menunggu hingga pasien sadar, berdoa yang terbaik untuk pasien adalah yang bisa kita lakukan saat ini"
"baik dok terima kasih"
"sama-sama tuan"
-----------------------
"gimana ras.. keadaan nya" tanya Julian kepada Rasya sahabat sekaligus dokter pribadi nya
__ADS_1
"tenang bro dia gak apa-apa hanya syok aja"
"sudah seharian ini, kenapa dia belum sadar juga"
"sabar aja, itu mungkin pengaruh obat pereda sakit yang aku berikan tadi"
"ok.. thanks ras"
"yupss... Lo beneran jatuh cinta ma ni cewek"
"entahlah ras, cintaku begitu besar tapi dia tak mencintai ku"
"hay..hay.. cewek mana yang tidak jatuh cinta pada seorang Julian Attapasha"
"duda ganteng, keren, dan kaya, bahkan para selebriti antri untuk jadi wanitamu"
"Jangan berlebihan Rasya, buktinya wanita cantik didepanmu tidak pernah menganggap ku ada"
"tapi bagaimana dengan memar di dahinya"
"kemungkinan sih gak apa-apa, mungkin itu benturan antara kepala wanita mu dengan laki-laki yang berusaha melindungi nya"
"anak buah ku memang bego semua, aku hanya menyuruh mereka untuk membawa wanita ku, bukan mencelakai nya" geram Julian
" wohooo... santai bro tenang, memang siapa laki-laki itu?" tanya Rasya
"dia calon suami keyra wanita itu, mereka akan menikah tiga Minggu lagi, makanya aku menculik nya, aku tak ingin wanita ku menikah dengan laki-laki lain"
"Julian... aku harap kamu tidak salah dalam mengambil keputusan yang akan kau sesali kelak di kemudian hari"
"apa maksudmu?"
"maaf Jul, aku hanya takut jika sampai wanita mu tau apa yang kau lakukan maka ia akan makin membencimu "
"bagaimana dengan Kinanti mama Nanda?"
"dia tak mungkin kembali lagi ras"
"kenapa tidak mungkin, dia masih hidup kan, kau saja yang membuat hubungan kalian makin runyam"
"bukan salah ku menghancurkan keluarga nya, dia yang lebih memilih keluarga nya dibandingkan aku pada saat aku benar-benar terpuruk, bahkan dia tega meninggalkan anaknya yang masih bayi, kamu tidak akan pernah bisa tahu bagaimana hancur nya hatiku saat itu ras"
"ok..ok.. maafkan aku, aku hanya mengira rasa cinta mu pada wanita ini hanya karena dia mirip dengan anggun"
ku akui wajah keyra mirip dengan Kinanti istri serta cinta pertama ku, tidak ini bukan obsesi, aku benar-benar mencintai Keyra, dia begitu menyayangi Nanda, dia juga perhatian padaku, aku yakin dihati kecil nya ada namaku, maaf keyra aku harus melakukan ini semua untuk mendapatkan mu
------------------------
Keyra Attala Haryanto
'ya Allah kepalaku sakit sekali' batin ku
ingin kubuka mata sayup-sayup kudengar suara orang sedangkan berbincang bincang
ku lanjutkan pura-pura pingsan agar dapat mendengar apa yang mereka bicarakan
ya dan aku mendengar semua pembicaraan mereka Julian dan dokter Rasya seperti itulah Julian memanggil nya
semua ini, kecelakaan ini adalah rencana dari Julian, apa dia gila, lalu Kinanti mama Nanda masih hidup, kenapa dia berbohong bilang kalau Kinanti meninggal saat melahirkan Nanda
__ADS_1
ok..ok.. aku mengerti sebaiknya aku pura-pura ikut saja dalam permainan nya.
bagaimana keadaan Jonathan dia terluka parah ya Allah apakah anak buah papi Sebastian cepat datang menolong Jonathan
aku merindukan nya benar-benar merindukan Jonathan, aku ingin melihat nya untuk mengetahui bahwa dia baik-baik saja
tak terasa air mata ku berlinang hingga menyadarkan Julian bahwa aku sudah siuman
"Rasya... wanita ku menangis apa dia sudah sadar" tanya Julian kepada dokter Rasya
perlahan kubuka mataku untuk meyakinkan akting ku, semoga dokter ini tidak menyadari nya
"key.. bagaimana keadaan mu? kenapa menangis?, apa yang sakit?"
sikap Julian yang benar-benar perhatian dan menyayangi ku benar-benar membuat ku mual.
segera aku berlari mencari kamar mandi dan memuntahkan semua isi dalam perut ku, bahkan hingga cairan kuning yang begitu pahit dimulut
"key... are you okey"
"hmmmm... menyingkirlah dariku"
"aku hanya ingin menolong mu"
"dimana Jonathan"
"dia sudah dibawa para bodyguard nya"
"kenapa harus menyelamatkan ku kalau ingin membunuh ku"
"apa maksud mu key"
"antarkan aku pulang, nenek pasti mencari ku"
"nanti aku antar bila badan mu sudah membaik"
pusing kepala ku pusing sekali, tidak ada tenaga bahkan untuk berdiri pun tak mampu, berasa tak memiliki tulang untuk menopang tubuhku.
brukkkkkk... keyra kembali terjatuh, sebelum sempat jatuh julian sudah menangkap nya lebih dulu
"Rasya.. kenapa lagi dengan Keyra, kenapa dia pingsan lagi"
"efek habis muntah mungkin kepalanya pusing akibat benturan jadi pingsan lagi"
"apa ada vitamin atau apapun untuk daya tahan tubuh nya"
"tidak tidak.. Jul aku sudah menyuntikkan vitamin tadi, jadi aku belum bisa memberikan nya lagi"
"dia masih syok Jul, aku harap kamu bersabar"
"ok..Jul aku ada jadwal operasi jadi maaf aku harus pergi ke rumah sakit, kalau ada apa-apa kamu bisa hubungi aku, ingat jangan panik, jangan memberikan tekanan padanya"
"ya .ya. aku mengerti, pergilah"
"cih.. aku juga akan pergi"
____________
"yang perlu kamu ketahui kamu harus tetap ada disini disisiku, apapun caranya pasti akan aku lakukan asalkan kau berada disisi ku selama nya"
__ADS_1
*Panji segera cari tau gimana keadaan Jonathan laki-laki yang bersama keyra, kalau bisa pastikan dia tidak ada di dunia ini* titah Julian pada Panji tangan kanan serta bodyguard kepercayaan Julian
*baik tuan* jawabnya diseberang telpon