Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
extra part 20


__ADS_3

"Pak Jonathan saya mohon maaf kan kesalahan putri saya pak" ucap pak Baskoro, ia mendatangi kediaman keluarga Atmaja.


"saya minta maaf pak, karena saya tidak bisa mendidik anak saya dengan benar, ia baru saja tinggal beberapa hari di negara ini, jadi ia membuat kesimpulan nya sendiri" jelas pak Baskoro lagi.


Jonathan tidak menjawab, hanya Jaka yang makin geram melihat pak Baskoro yang membela putrinya.


Jaka sendiri sebenarnya juga tidak menyalahkan sepenuhnya pak Baskoro, ayah mana yang tega melihat putri kesayangan nya masuk penjara.


"saya mohon pak, demi persahabatan kita yang sudah terjalin lama" ucap pak Baskoro lagi.


Ia pun berlutut di depan Jonathan memohon dengan sangat agar putri nya di bebaskan.


Walaupun sebenarnya pak Baskoro juga sudah menampar putri nya yang benar benar keterlaluan.


Padahal malam sebelum nya ia sudah memberikan peringatan, namun tetap saja tidak di indahkan oleh Sesilia.


Bahkan dengan lancangnya menyebut putri kesayangan Jonathan dengan sebutan anak haram.


bagaimana mau anak haram, sedangkan pak Baskoro juga menghadiri acara pemotongan rambut Valentina. Ia juga melihat Keyra istri Jonathan hamil.


Bahkan Keyra sendiri mengalami kelumpuhan setelah melahirkan putrinya, lalu dari mana putri nya Sesilia bisa mendapatkan informasi jika Valentina bukan anak kandung Keyra bahkan dengan lancangnya menyebut Vava dengan sebutan anak haram.


Marah pastilah kemarahan pak Baskoro sama seperti Jonathan dan juga Keyra. ia tidak tahu bagaimana kelanjutan perusahaan nya yang baru saja merangkak naik berkat campur tangan Jonathan dan kerjasama mereka selama ini.


Rambut di kepala nya terasa ingin rontok semua, apalagi botak yang ada di bagian depan terasa panas sekali.


"saya amat sangat menyayangkan sikap sombong Sesilia dari pertama saya berjumpa dengan putri mu ia benar benar arogan, apalagi hidup nya lebih banyak dihabiskan di negeri orang, sikap tidak sopan santun nya kepada orang tua, sikap tidak tau malunya juga" ucap Jonathan "saya heran bagaimana anda dan Bu Asri punya anak seperti itu, berbanding terbalik dengan sifat kalian berdua, malah sekarang saya menyangsikan dia anak kandung anda atau bukan" ucap Jonathan membalas perkataan Sesilia.


"pak Jonathan bagaimana bapak bisa bicara seperti itu, tentu saja Sesil putri kandung saya, istri saya hamil dan ketika melahirkan saya lah yang menunggu nya, bagaimana bapak bisa seenaknya mengatakan jika sesil bukan putri kandung saya" ucap pak Baskoro, sudah berdiri dan ia pun merasa emosi dengan ucapan Jonathan. "saya bisa saja menuntut Anda dengan tuduhan pencemaran nama baik" ucap nya kemudian.


"lihat lah anda saja langsung marah ketika saya mengatakan sesuatu yang tidak benar, lalu bagaimana dengan perasaan putri saya waktu dituduh dengan ucapan itu, bagaimana perasaan istri saya, dan bagaimana perasaan saya, anda sekarang faham kan, ada pelajaran yang di petik dari kejadian ini, biar lah jadi pembelajaran untuk putri mu, bagaimana kelak ia harus bertanggung jawab atas segala ucapan dan tindakan nya" ucap Jonathan.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Empat bulan setelah kejadian tersebut, Vava merasa gelisah setiap saat apalagi mengingat ia akan segera melahirkan.


Ada perasaan takut jika mengingat kepala bayi akan keluar lewat area sensitif nya.


"jangan cemas sayang, semua akan baik baik saja, tubuh mu sehat dedek nya juga sehat, kamu pasti kuat, demi anak kita" ucap Jaka menenangkan istri nya saat mereka berdua akan tidur.


"tapi Vava cemas bang, bagaimana kalau nanti Vava gak bisa jaga adek, seperti bunda yang lumpuh sewaktu Habis melahirkan Vava" ucap Vava.


"tidak akan terjadi apapun, kita bisa lalui bersama" ucap Jaka, ia mempererat pelukannya pada istri nya.


Hingga tengah malam Vava belum juga bisa memejamkan matanya.


Ia pun sebenarnya seorang dokter hanya saja, ia ahli bedah toraks pekerjaan yang ia lakoni sewaktu berada di Monaco.


Namun sekarang berbeda karena ia yang akan di bedah. memikirkan nya saja membuat nya mual.


"oh.. astaga air ketuban ku pecah" ucap Vava.


"Abang bangun bang.. " ucap Vava menggoyang goyangkan tubuh Jaka berusaha untuk membangun suaminya.


"iya sayang ada apa? kamu lapar" tanya Jaka ia berusaha membuka matanya yang masih terasa lengket karena kantuk nya.


"air ketuban aku pecah bang, aku akan melahirkan" ucap Vava.


"apa..." teriak Jaka ia langsung duduk di sebelah Vava dan melihat disekitar bokong istri nya basah.


"apa yang harus aku lakukan, oh.. iya bunda bunda..ayah.. ayah.. harus dibangun kan" ucap Jaka panik ia berlari keluar kamar dan menggedor gedor pintu kamar kedua orang tuanya.


"ayah.... bunda... Vava akan melahirkan" teriak nya. dengan terus menggedor gedor pintu kamar Jonathan dan Keyra.

__ADS_1


Keyra dan Jonathan pun tergopoh-gopoh berlari keluar pintu.


"bukannya masih seminggu lagi" tanya Keyra.


"air ketuban Vava merembes bund, kasur kita sampe basah" jawab Jaka.


"ya sudah kamu bawa Vava ke depan biar ayah yang menyetir, bunda bawa keperluan Vava untuk melahirkan, bunda menyusul bareng pak man" ucap Jonathan.


ia pun langsung keluar menuju garasi untuk memanasi mobil dan segera membawa mobil nya ke depan untuk memudahkan Jaka membawa Vava.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Saat tiba di rumah sakit barulah Vava merasakan kontraksi pada rahim nya. yang terkadang datang dan pergi.


Beruntung lah Vava karena kurang dari dua Puluh Empat jam ia sudah dapat melahirkan.


ia melahirkan secara normal. bayi laki laki sehat.


"terima kasih sayang untuk semua sudah mau menjadi istri ku" ucap Jaka, ia duduk di sebelah brankar dimana Vava berbaring.


sedangkan bayi kecil mereka sedang berada di gendongan Keyra dan secara bergantian di ciumi si kembar Kenzo dan Kenzi.


Tamat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Seperti kataku yang akan menamatkan extra part kisah Jaka dan Vava.


terima kasih masih setia membaca kisah Jonathan dan juga Keyra.


Boleh dong mampir di cerita ku "Dear Mr Jonson"

__ADS_1


__ADS_2