Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
empat puluh


__ADS_3

***maaf kalau terlalu lama Hiatus, kondisi badan lagi drop mau pegang hp mata berkunang-kunang 😓😓😓


diusahakan kejar tayang yah... 🥰🥰🥰


Jonathan Prawira Atmaja***


tepat sebulan setelah kejadian tersebut, hari ini pernikahan kami, aku dan keyra mengadakan acara resepsi dirumah keluarga keyra, acara yang sederhana seperti keinginan Keyra


untunglah papi dan mami Menurut mereka menghargai keinginan sang menantu terlebih lebih takut bila calon cucu mereka kenapa kenapa karena sang momy nya kelelahan.


"capek sayang" tanyaku dengan mengusap rambut nya


"enggak Jo, cuma pegel aja kakiku" ucap keyra


sekembalinya kami dari pelaminan aku langsung membawa keyra masuk kekamar nya, agar dia segera beristirahat


"sini aku pijitin" kuangkat kakinya diatas pangkuan ku


"makasih sayang, kamu beneran deh suami idaman" ucapnya


"kamu godain aku sayang" ucapku


"gak salah kan godain suami sendiri, masa iya kamu mau aku godain suami tetangga" ucapnya santai


"lahhhh... sejak kapan istriku pinter cari alasan"


"ya pinter lah, kalau gak pinter gak mungkin juga jadi istri kamu"


"uuhhh... bikin gemes ya, kalau gak ingat baby ku disini yang pasti kecapekan juga udah aku makan kamu key"


"loh.. kamu lapar sayang? mau aku ambilin" ucapnya


'astaganaga istri ku beneran menggoda ya' segera ku angkat badannya hingga beralih kepangkuan ku


kulumat habis bibir tipisnya yang super cerewet dan berisik


memang benar-benar guru BK ya


suasana yang mulai panas seketika terhenti ketika suara ketukan pintu dan teriakan dari luar pintu


"mas Jojo sama mbak Rara ditunggu ibu marlina disuruh makan dulu" ucap Raffa


"iya dek makasih, bentar lagi kami kesana " teriak Jonathan

__ADS_1


atas desakan Rafa, keyra dan juga Julian akhirnya pak Atta dan ibu Marlina menikah seminggu setelah pertemuan mereka


hanya ijab qobul yang diadakan di masjid dekat rumah keyra, yang dulu juga tempat aku dan keyra melangsungkan ijab qobul


"selamat kamu ya" ucapku kemudian mengakhiri adegan panas kami yang tertunda, dengan memberi nya kecupan didahi nya


buruan ganti baju, nanti aku bantu lepasin sanggul kamu


"malam bu" ucap keyra menyapa ibu marlina yang ada dimeja makan sedang menata beberapa menu makanan sehat untuk ibu hamil yang berdiri disampingku


"malam sayang, kalian makan dulu, tadi siang cuma makan dikit kan, kasian baby nya"


"iya bu, Rara pasti makan banyak Rara laper banget bu"


"ngomong-ngomong kapan kalian kembali ke ibukota lagi"


"sekitar seminggu an lagi Bu" ucap ku


"maunya sih tinggal disini aja bu, tapi aku gak bisa karena kerjaan di ibukota menumpuk, kasian papi juga kalau saya lama cuti"


"Rafa sama mas Julian dimana Bu?" tanya Keyra


"masih didepan bersih bersih"


"sayang aku bantu bersih bersih juga ya!"


kulihat keyra makan dengan lahapnya


"istriku ternyata benar-benar kelaparan"


-------------------


"bantuin apa nih" ucapku ketika berada dihalaman depan rumah keyra


rumahnya memang tidak sebesar rumah kedua orang tua ku, tapi jangan tanya halaman samping dan depan rumahnya, bisa dijadikan lapangan sepak bola.


jangankan 2000 undangan mungkin bisa menampung 5000 undangan


kalau diibukota sudah pasti bisa dibangun dijadikan tempat wisata kolam renang


wah jadi kepikiran ide bikin kolam renang disini. hahahaha.... otak bisnis ku berjalan


"ngapain mas Jo senyum senyum sendiri" ucap Rafa sambil memukul bahuku

__ADS_1


"astaga naga, ngapain dek"


"elah sibambang kita yang tanya malah balik dia nanya"


"emang tanya apaan dek"


"lah busyet kayaknya pengantin baru, lagi mikirin jurus buat ntar malam dek" ucap Julian


"jurus jurus apaan mas" tanyaku dengan wajah cengo'


ya aku membiasakan diri memanggil Julian dengan sebutan mas atas permintaan istriku tercinta pastinya


sebenarnya ogah juga manggil mas, aku masih dendam gegara dia culik keyra dan membuat kami terpisah lagi, setelah lima tahun tidak bertemu


"emang mau jurus apaan mas Jul, orang dia udah pake jurus kredit" ucap Raffa


"kok jurus kredit dek" tanya Julian bingung


"yah... kan dicicil dulu sebelum nikah"


"enak aja, kita udah resmi ya secara agama" ucap Ki tak terima dengan menjitak kepala Raffa


wahahahahahhhhh... kami bertiga pun tertawa bersama


"dek sebaiknya kamu keluar dari kerjaan dari tempat kerja kamu, lanjutkan sekolah S2, bagus lagi kamu mau kuliah diluar negeri biar mas yang biayain" ucap Julian


"gak usah dek mas juga bisa biayain kamu" ucapku tak mau kalah


"ngapain Lo sewot sih, Raffa adek gue ya" ucap Julian


"tuan Julian Attapasha yang terhormat jangan lupa sekarang Raffasya Attala Haryanto juga adek gue" ucapku tambah sewot


"halo pemirsa, selamat petang menjelang malam, kabar terkini dua pemuda sukses dan kaya raya telah memperebutkan seorang perjaka Ting Ting yang tampan dan pintar, bukan berebut an wanita cantik pemirsa tapi seorang perjaka pemirsa" ucap Raffa dengan masih memegang sapu dengan gagang sapu dijadikan mix


spontan aku dan Julian menjitak kepala Raffa bersamaan


"wah.. wah... pelanggaran.. pelanggaran nih ya, bisa bisa geger otak gue kalau pala dijitakin Mulu"


"mana ada cerita nya jitakin kepala bikin geger otak yang ada ya bikin pala Lo benjol dek" ucapku


dan sukses membuat Julian tertawa cekikikan


"kalian pada mau bersih bersih apa ngobrol sih" teriak ibu merlina

__ADS_1


"kapan kelarnya kalau cuma ngobrol aja keburu malam, buruan disapu semua sampai bersih" ucapnya lagi


"yes madam" ucap kami bertiga serempak dengan memberi hormat layaknya anggota militer yang mendapat tugas dari atasan


__ADS_2