Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
dua puluh tujuh


__ADS_3

Jonathan Prawira Atmaja


dua Minggu setelah dirawat Jonathan akhirnya kembali


dari keterangan sang dokter dan papi, ia telah kehilangan memori selama 10 tahun terakhir ini.


sang papi meyakinkan kalau mami Karin seorang ibu yang baik, yang selama ini selalu mengasihi dan menyayangi Jonathan


"Jo makanan nya mami antar kamar ya?" tawar mami Karin saat berada di kamar Jonathan


"Jonathan mau makan bareng papi sama mami aja mi, bosan dikamar melulu"


"tapi badanmu masih lemas nak"


"gak apa-apa mi Jojo kuat kok"


"ya sudah ayo mami bantu turun"


"iya mi Terima kasih" jawabku


"sama-sama nak"


_____________


aku seperti melupakan sesuatu yang amat penting dalam kehidupan ku


'keyra Attala Haryanto, calon istri ku yang hilang akibat kecelakaan, apa dia masih hidup atau sudah mati'


'hatiku terasa sakit saat melihat foto-foto nya digaleri handphone ku, walau aku lupa tetap ada rasa hangat yang kurasakan'


"Hai Keyra dimana pun engkau berada segera lah kembali, bantu aku mengingat kenangan ku yang hilang" aku bicara pada handphone ku sendiri dengan menatap foto cantik wanita didalam galeri ku


"melihat fotomu saja aku sudah jatuh cinta bagaimana bila aku melihat mu langsung? tanpa harus mengingat kenangan ku pun aku benar-benar jatuh cinta padamu, sebesar apa rasa cinta ku dulu padamu, apakah kamu juga mencintai ku"


______________


"tuan didesa saya ada seorang dukun yang sangat pandai" ucap seorang bawahan Panji dengan takut-takut


"bawalah kemari besok" ucap Panji dengan wajah dinginnya


"tuan saya sudah membawa dukun nya" ucap bawah an Panji


"Dimana dia"


"masih menunggu diluar tuan"


"bawa kemari" ucap Panji


"baik tuan


"kenapa nenek tua" ucap panji dengan mengerutkan keningnya menatap seorang wanita setengah baya yang dibawa bawahannya dan seorang wanita yang pebih muda dari wanita tersebut mengikuti dari belakang


"beliau sangat berpengalaman tuan, sangat terkenal didesa saya" ucapnya lagi


"baiklah tunggu disini biar aku menghadap tuan Julian" ucap Panji kemudian berjalan berlalu dari sana, menuju ruang kerja Julian


"tuan Julian, dukunnya sudah datang" ucap Panji


"apakah dia benar-benar pandai menghilangkan ingatan seseorang" tanya Julian


"menurut pengakuan anak buah saya, dia sangat berpengalaman tuan"

__ADS_1


"baiklah bawa kemari"


"mari nyai saya bawa kekamar nona keyra"


ucap Panji


_________


"permisi nona, ada seseorang yang ingin bertemu dengan nona" ucap Panji ketika memasuki kamar tempat keyra dikurung (wkwkwkwk... udah kayak ayam aja dikurung)


Keyra menatap Panji kemudian mengangguk kan kepala, sudah sebulan lebih keyra berada diruangan itu, berbagai cara kutempuh untuk keluar dari sin, namun selalu gagal.


banyaknya bodyguard Julian yang mengawasi rumah ini membuatnya frustasi


pernah mencoba bunuh diri saking gilanya memotong urat nadi ditangan dengan pecahan kaca dikamar mandi.


namun tidak berhasil keburu Julian mausk mendobrak pintu kamar mandi, dan pecahan kaca tersebut berhasil direbut Julian malah membuat tangan Julian berdarah karena merebut paksa pecahan kaca tersebut.


karena emosi nya Julian tanpa sengaja menapar Keyra dengan keras, membuat nya jatuh lalu kepalanya membentur pinggir an kloset.


"ada apa nyai mencari saya" tanyaku


"siapa yang akan melahirkan?" tanya wanita tua itu padaku


"maaf nyai, tidak ada orang yang akan melahirkan disini" jawab keyra


"siapa nyai?" tanya Keyra lagi


"saya dukun Beranak juga bisa menggugurkan kandungan" jawabnya


keyra hanya melongo mendapat jawaban dari wanita tersebut


dukun tersebut mulai berjalan mendekati keyra yang masih terbaring lemas


"nak, apa kamu dikurung disini" tanyanya


"iya nyai, saya mohon bantu saya nyai"


"sebentar nak, seperti nya kamu hamil muda" jawabnya


"hamil? saya hamil nyai?"


"iya nak, saya memang bukan seorang ahli kebidanan apalagi dokter kandungan, tapi pengalaman saya dengan orang-orang yang hamil dan melahirkan hampir sepertiga dari hidup saya, dengan melihat aura wajah mu saja saya tau jika kamu hamil"


'ya Allah ampunilah dosaku, jika benar hamil berarti ini anak Jonathan, Jo apakah kamu selamat' batinku


"nyai tolong jangan katakan apapun tentang kehamilan saya nyai"


"tenang nak, saya akan bantu kamu keluar dari sini, sabarlah"


"nyai tolong bilang ke nenek saya nurselo didesa akueh katakan padanya saya diculik Julian Attapasha, nenek tau apa yang akan dilakukan nya nanti"


"kau cucu nurselo nak?" tanya wanita baya tersebut


"iya nyai, kumohon jangan sampai orang-orang suruhan julian curiga"


"tenang nak, aku kenal baik dengan nenekmu, dia sahabat ku ketika kami masih di dalam suku, nyai akan laporkan ke kepala suku jika cucu nya disekap disini"


"terima kasih banyak nyai" ucap keyra lemah


"lalu apakah anak dikandung an mu anak laki-laki yang menculik mu"

__ADS_1


"bukan nyai, aku tak pernah bertemu langsung dengannya, ini anak Jonathan calon suami saya nek" ucap keyra malu


"baiklah aku pasti akan membantu mu, jaga dirimu baik-baik, kandungan mu sangat lemah, aku kemari tidak membawa ramuan penguat kandungan"


"tak apa-apa nyai, aku akan jaga baik-baik anak ku nyai"


hanya beberapakali saja bertemu langsung dengan Julian disiang hari selebihnya hanya malam ketika aku tertidur sering kudengar suara Julian yang mengatakan kata-kata cinta dan sayang serta penyesalan karena mengurung ku disini


karena yang dia lakukan hanya untuk membuat ku berada disisi nya, tak peduli aku seperti apa yang penting aku disisi nya.


tak pernah Julian menjamah ku, hanya mencium kening dan kedua pipiku disaat aku pura-pura tidur karena benci melihat wajahnya.


terkadang dia tertidur beberapa saat memeluk ku dari belakang.


terlebih ketika kecelakaan dikamar mandi kemarin yang membuatnya benar-benar murka, kudengar suara isakan tangisannya memeluk ku.


____________


"tuan, apa yang terjadi tidak ada orang yang melahirkan kenapa memanggil saya" tanya nyai sekaren


"haaaa... siapa yang melahirkan nyai" jawab Panji bingung


"apa kau dukun beranak nyai" tanya Panji lagi


"tentu saja aku dukun beranak kau pikir aku siapa ha" jawab nyai sekaren


"APA??" teriak Julian saat akan masuk kedalam kamar keyra, untuk melihat bagaimana cara dukun tersebut bekerja untuk menghapus ingatan keyra


bukan dukun santet yang datang malah dukun beranak yang datang


Karena kedatangan Julian yang tiba-tiba dan berteriak membuat Panji dan juga nyai sekaren terlonjak


"ada apa kau teriak-teriak" bentak nyai sekaren yang tidak mau kalah


Julian Hanya melirik nyai sekaren, ya meskipun Julian memiliki banyak anak buah dan kekuasaan yang melimpah


namun untuk memarahi atau menyakiti orang dari desa pedalaman Julian harus berpikir seribu kali.


Julian lebih memilih memberikan isyarat pada Panji mengantar dua wanita tersebut keluar dari rumah nya dan memberinya uang


dari pada berurusan yang bisa membuat kepala nya lepas dari leher tanpa berdarah seperti *setan kuyang* (setan berwujud manusa, yaitu wanita cantik yang memakan bayi-bayi baru lahir dengan cara melepas kepala dari tubuhnya kemudian terbang melayang mencari bayi-bayi merah, digunakan agar supaya dia tetap awet muda dan cantik)


membuat bulu kuduk Julian berdiri mengingat dia berada dikawasan pedalaman yang masih begitu primitif.


"key, kamu baik-baik saja sayang" tanya Julian


keyra hanya melirik tanpa minat kepada Julian yang tiba-tiba membuat nya merasa mual


'astaga nak tolong Bekerjasama lah dengan mama nak, jangan rewel dulu sebelum kita bisa keluar dari rumah ini' batin keyra


"maafkan aku key, jangan mendiamkan ku key" pinta Julian


"tuan Julian yang terhormat saya mohon, saya hanya ingin keluar dari sini" ucap keyra dengan nada sarkasme


"key, apa kurangnya diriku, aku menyayangi mu menjaga mu dengan sepenuh hati ku, bahkan diluar sana banyak wanita mengingin kan ku, tapi mengapa malah kau menolak ku" bentak julian


"wajah ku juga tampan, kekayaan ku melinpah kau tidak akan pernah kekurangan apapun jika menikah dengan ku"


"jangan keras kepala key, membuat ku bertindak jauh"


"

__ADS_1


__ADS_2